IPW Desak Kapolri Tito Segera Reformasi SDM Polri

Adhitya Himawan

Sabtu, 23 Juli 2016 | 18:18 WIB
IPW Desak Kapolri Tito Segera Reformasi SDM Polri
Kapolri Jenderal Tito Karnavian. [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

 Lembaga pemerhati kepolisian Indonesia Police Watch (IPW) mengusulkan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian segera mereformasi di jajaran Deputi Sumber Daya Manusia (SDM) Polri.

Reformasi itu guna mempercepat realisasi delapan visi dan misi reformasi kepolisian yang pernah disampaikan Tito saat uji kepatutan dan kelayakan di Komisi III DPR RI.

"Reformasi di jajaran Deputi SDM Polri perlu dilakukan guna mempercepat delapan visi dan misi reformasi kepolisian yang dijanjikan pak Tito," kata Ketua Presidium Indonesia Police Watch Neta S Pane melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu (23/7/2016).

IPW menilai mutasi pertama di era kepemimpinan Tito Karnavian yang dilakukan terhadap 110 pewira tinggi dan menengah Polri, Jumat (22/7) kemarin belum menunjukkan perubahan yang signifikan.

"Mutasi yang dilakukan masih menunjukkan mutasi gaya lama, dan tidak sesuai dengan semangat perubahan," kata Neta.

Menurut Neta, pada era Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo, jabatan tertentu seperti Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) atau Kapolresta, Kapolrestabes, dan lain sebagainya hanya boleh diisi perwira yang sudah lulus Staf dan Pimpinan Administrasi Tingkat Tinggi (Sespati).

Namun dalam mutasi yang dilakukan Tito tempo hari, perwira yang belum pernah ikut Sespati bisa menjabat posisi strategis.

IPW berharap Tito mencermati hal ini dengan cara melakukan reformasi total di jajaran Deputi SDM Polri agar sistem penilaian internal yang sudah dibangun Polri sejak 10 tahun lalu bisa berjalan efektif sehingga hanya perwira terbaik yang bisa menempati posisi strategis. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Fahri Hamzah Salut BG Legowo Dilangkahi Juniornya

Fahri Hamzah Salut BG Legowo Dilangkahi Juniornya

News | Sabtu, 16 Juli 2016 | 06:17 WIB

Pascasertijab Kapolri Baru Langsung Gelar Rapat Tertutup

Pascasertijab Kapolri Baru Langsung Gelar Rapat Tertutup

News | Jum'at, 15 Juli 2016 | 12:29 WIB

Gerindra Minta Tito Perangi Kejahatan Keuangan yang Makin Canggih

Gerindra Minta Tito Perangi Kejahatan Keuangan yang Makin Canggih

News | Jum'at, 15 Juli 2016 | 09:33 WIB

Tito Jadi Kapolri, Ini Komentar Wagub Djarot

Tito Jadi Kapolri, Ini Komentar Wagub Djarot

News | Jum'at, 15 Juli 2016 | 03:58 WIB

Terkini

Ketidakhadiran Andrie Yunus di Sidang Berujung Kritik Hakim: Dinilai Lecehkan Pengadilan

Ketidakhadiran Andrie Yunus di Sidang Berujung Kritik Hakim: Dinilai Lecehkan Pengadilan

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:59 WIB

Pertamax Naik Tajam, DPR Prediksi Inflasi Nasional Ikut Terdorong

Pertamax Naik Tajam, DPR Prediksi Inflasi Nasional Ikut Terdorong

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:49 WIB

Singgung Lagu Mas Bahlil Ganteng, Mufti PDIP Kritik Kenaikan BBM: Kapan Pemerintah Memahami Rakyat?

Singgung Lagu Mas Bahlil Ganteng, Mufti PDIP Kritik Kenaikan BBM: Kapan Pemerintah Memahami Rakyat?

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:46 WIB

Kenaikan Pertamax Jadi Sinyal Pemerintah Mulai Realistis Kurangi Beban APBN

Kenaikan Pertamax Jadi Sinyal Pemerintah Mulai Realistis Kurangi Beban APBN

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:46 WIB

Setahun Berjalan, Prof Nuh Soroti Dua Aspek Utama dalam Evaluasi Sekolah Rakyat

Setahun Berjalan, Prof Nuh Soroti Dua Aspek Utama dalam Evaluasi Sekolah Rakyat

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:45 WIB

Mengapa Lahan Basah Kecil Perlu Diperhitungkan dalam Upaya Mitigasi Perubahan Iklim?

Mengapa Lahan Basah Kecil Perlu Diperhitungkan dalam Upaya Mitigasi Perubahan Iklim?

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:45 WIB

Mensos Gus Ipul dan Kepala KSP Bahas Perkembangan Program Sekolah Rakyat

Mensos Gus Ipul dan Kepala KSP Bahas Perkembangan Program Sekolah Rakyat

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:39 WIB

Dipecat dari TNI, Hakim Sebut Dua Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus Khianati Rakyat

Dipecat dari TNI, Hakim Sebut Dua Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus Khianati Rakyat

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:39 WIB

Pertamax Naik Rp16.250 per Liter, Driver Ojol Khawatir Pendapatan Makin Tergerus

Pertamax Naik Rp16.250 per Liter, Driver Ojol Khawatir Pendapatan Makin Tergerus

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:27 WIB

Vonis Banding, Kerry Adrianto Kena Tambahan Uang Pengganti Rp 10,5 Triliun

Vonis Banding, Kerry Adrianto Kena Tambahan Uang Pengganti Rp 10,5 Triliun

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:25 WIB