Ini Hasil Komunikasi PDIP dengan Gerindra Terkait Pilkada DKI

Ardi Mandiri, Agung Sandy Lesmana

Minggu, 24 Juli 2016 | 15:51 WIB
Ini Hasil Komunikasi PDIP dengan Gerindra Terkait Pilkada DKI
Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDIP DKI Jakarta, Gembong Warsono bersama Ketua DPD Gerindra DKI Muhammad Taufik. (suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDI Perjuangan DKI Jakarta Gembong Warsono mengaku partainya terus membangun komunikasi politik dengan Partai Gerindra terkait Pilkada DKI Jakarta periode 2017-2022. Menurutnya komunikasi tersebut juga telah menghasilkan beberapa point yang dicapai.

"Dari beberapa pertemuan dengan Gerindra,  sudah ada beberapa titik temu yang sudah kita capai. Sudah ada dua titik temu. Satu, kedua partai tidak akan memberikan dukungan kepada calon perseorangan. Kedua,  dua partai sepakat akan memberikan penguatan kepada peran partai politik. Dua kesepakatan itu," kata Gembong saat ditemui di rumah dinas Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Minggu (24/7/2016).

Menurutnya hasil komunikasi dengan partai besutan Ketua Umum Prabowo Subianto itu juga telah diusulkan ke DPP PDI Perjuangan.

"Hasil konsolidasi kita bangun,  kemudian kita laporkan kepada DPP. Karena yang melakukan koalisi kan DPP.  Gitu kan. Jadi hanya sekedar memberikan masukan," kata dia.

Menurutnya, konsolidasi selanjutnya dengan Partai Gerindra juga akan membahas bagaimana memecahkan permasalahan yang ada di Jakarta

"Baru nanti kita bicarakan pembedahan persoalan Jakarta. Setelah itu, kita bicarakan lima tahun ke depan apa yang akan kita mau hadapi," kata dia.

Gembong juga menyampaikan tidak menuntup kemungkinan PDI Perjuangan dan Gerindra juga akan membahas soal pasangan calon yang bakal diusung.

"Itu persoalan nanti, setelah kita bedah siapa yang paling cocok untuk mengatasi persoalan Jakarta ke depan. Kan begitu," katanya.

Selain berkonsolidasi dengan Gerindra, menurutnya PDI Perjuangan juga terus secara intensi membangun komunikasi politik dengan partai lainnya yakni PKS, PKB dan PAN. Adanya kedekatan politik dengan keempat parpol, dia berharap rencana koalisi gemuk bisa dapat direalisasikan.

"Kita sudah lima lho. PDI perjuangan,  Gerindra, PKS, PKB, dan PAN. Lima partai tersebut sudah melakukan komunikasi," kata dia.

PDI Perjuangan, lanjut Gembong juga telah mengagendakan pertemuan dengan Partai Demokrat terkait wacana koalisi di Pilkada 2017 mendatang.

"Kita sudah jadwalkan tetapi belum bertemu dengan Demokrat," kafa Gembong.

Meski telah membangun komunikasi dengan beberapa parpol. Gembong memastikan soal wacana koalisi tersebut akan diputuskan di DPP PDI Perjuangan.

"Tapi sekali lagi,  kita hanya sekedar membangun komunikasi politik di tingkat provinsi. Masing-masing partai kita berikan peran untuk menyampaikan kepada partai masing-masing. Begitu lho.  Deal di DKI belum tentu deal di DPP.  Kan begitu.  Minimal apa yang sudah kita sepakati bisa disampaikan kepada DPP masing-masing," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok Kembali Koar-koar: Bicara Kecurangan Pemilu, Ungkit Ayat dan Mayat

Ahok Kembali Koar-koar: Bicara Kecurangan Pemilu, Ungkit Ayat dan Mayat

News | Sabtu, 09 Maret 2024 | 11:02 WIB

Mutualisme Saat Pencalonan, Jadi Benalu di Pemerintahan

Mutualisme Saat Pencalonan, Jadi Benalu di Pemerintahan

Kotak Suara | Selasa, 14 Februari 2023 | 16:28 WIB

Andai Anies Gagal Di Pilkada DKI, Utang Rp 92 Miliar Menanti

Andai Anies Gagal Di Pilkada DKI, Utang Rp 92 Miliar Menanti

News | Minggu, 12 Februari 2023 | 14:30 WIB

Sanggah Hutang Rp50 Miliar Saat Pilkada DKI 2017, Anies: Itu Bukan Uang Sandiaga, Tapi Dari Pihak Ketiga

Sanggah Hutang Rp50 Miliar Saat Pilkada DKI 2017, Anies: Itu Bukan Uang Sandiaga, Tapi Dari Pihak Ketiga

Kotak Suara | Sabtu, 11 Februari 2023 | 11:53 WIB

Hasil Salat Istikharah: Sandiaga Ikhlaskan Utang Anies Sebesar Rp 50 Miliar

Hasil Salat Istikharah: Sandiaga Ikhlaskan Utang Anies Sebesar Rp 50 Miliar

News | Selasa, 07 Februari 2023 | 14:14 WIB

Terkini

Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI

Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 00:04 WIB

Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami

Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 22:48 WIB

Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih

Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:43 WIB

Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?

Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:41 WIB

Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan

Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36 WIB

Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita

Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:28 WIB

Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui

Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:53 WIB

Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah

Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:52 WIB

Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar

Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:51 WIB

Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG

Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:49 WIB