Sekolah Islam Milik Orang Indonesia di Tokyo Akhirnya Diresmikan

Siswanto Suara.Com
Senin, 25 Juli 2016 | 15:58 WIB
Sekolah Islam Milik Orang Indonesia di Tokyo Akhirnya Diresmikan
Ketua DPD Irman Gusman (suara.com/Kurniawan Mas'ud)

Suara.com - Ketua Dewan Perwakilan Daerah Irman Gusman meresmikan sekolah Islam bertaraf internasional yang dimiliki orang Indonesia di Tokyo, Jepang. Pendirian YUAI International Islamic School bertujuan agar anak-anak muslim di Jepang tidak menjadi the lost generation, yang tumbuh dan besarnya makin jauh dari nilai-nilai Islam.

"Kualitas pendidikan Jepang memang tak perlu diragukan lagi. Pendidikan karakter di sekolah mereka juga well-established. Tetapi, anak-anak muslim kita membutuhkan lebih dari itu. Mereka membutuhkan pendidikan yang memperkuat akidah dan menumbuhkan spirit yang dimiliki oleh Rasulullah, yakni spirit untuk menjadi manusia yang bermanfaat bagi orang lain," ujar Irman melalui pernyataan tertulis yang diterima Suara.com, hari ini.

Kehadiran YUAI International Islamic School diharapkan menjadi sekolah model di negara minoritas muslim seperti Jepang. Menyadari pentingnya sekolah ini, setiba di Bandar Udara Internasional Tokyo (nama populernya Haneda) menyambut ajakan mendadak Wakil Presiden Garuda Indonesia untuk Wilayah Jepang, Korea, dan Amerika Serikat, Fikdanel Thaufik, untuk menuju YUAI International Islamic School. Iman sempat memberikan bantuan spontan 2.600 dollar AS.

YUAI International Islamic School adalah satu-satunya sekolah internasional di Jepang yang mengintegrasikan Cambridge Curriculum, Islamic Curriculum, dan kurikulum Jepang. Sekolah ini hasil kolaborasi antara Islamic Center of Japan dan FGA Education Foundation yang diinisiasi orang Indonesia yang lama bergerak di bidang pendidikan Islam di Tokyo dan sekitarnya.

Launching ini dihadiri lebih 50 peserta, seperti perwakilan organisasi dan komunitas muslim berbagai negara di Jepang, direktur perusahaan nasional Indonesia di Jepang, juga profesor dan akademisi universitas Jepang seperti Keio University. Para orang tua muslim Jepang bersama keluarganya yang menyekolahkan putra-putrinya di YUAI-IIS ini terlihat antusias menghadiri acara ini.

Tak hanya presentasi mengenai sekolah atau profil organisasi, launching dimeriahkan dengan video keseharian anak muslim di Jepang drama anak-anak muslim berusia 4-13 tahun yang tumbuh dan besarnya di Jepang. Drama yang ditampilkan mengisahkan keseharian Miyasaka Azusa, seorang remaja putri Jepang yang berlari pulang ke rumah setiap jam makan siang agar dapat menunaikan shalat dzuhur.

Dalam sambutan, Ketua FGA Education Foundation, Yetti Dalimi, menekankan urgensi sekolah Islam bertaraf internasional di Jepang.

Menurutnya muslim di Jepang mengalami suatu masalah serius yang diistilahkannya the lost generation yakni generasi muda yang sejak kelahirannya tumbuh dan besar di keluarga muslim, tapi makin jauh dari nilai-nilai Islam ketika mereka beranjak dewasa.

Membentuk generasi Islam yang tangguh dengan pemberian pendidikan Islam sejak usia belia diikuti penjagaan akidah anak-anak muslim yang memasuki usia remaja. Di saat ini anak-anak itu mulai bisa berpikir kritis dan mengalami proses pencarian identitas. Karena alasan itu, sambung Yetti, di tahun pertamanya YUAI-IIS membuka kindergarten satu dan dua (setingkat TK) dan secondary satu (setingkat SMP).

Sejalan dengan pemikiran Yetti, Musa Omer, mantan Duta Besar Sudan untuk Jepang yang juga Ketua Islamic Center of Japan menyimpulkan bahwa sekolah Islam adalah solusi mengatasi berbagai masalah yang dihadapi para orangtua muslim di Jepang dalam mendidik anaknya agar tumbuh dan besar sebagai muslim yang baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

REKOMENDASI

TERKINI