Lima Provinsi Penyebaran Vaksin Palsu Versi BPOM

Pebriansyah Ariefana, Erick Tanjung

Selasa, 26 Juli 2016 | 14:01 WIB
Lima Provinsi Penyebaran Vaksin Palsu Versi BPOM
Sejumlah orangtua korban vaksin palsu kembali berkumpul dan menggelar aksi di Rumah Sakit (RS) Harapan Bunda, Sabtu (23/7/2016). [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Pemerintah menemukan daerah yang terindikasi penyebaran vaksin palsu terhadap anak di lima Provinsi termasuk DKI Jakarta. Lima wilayah tersebut lebih banyak terindikasi di pulau Sumatera.

"Berdasarkan hasil peneriksaan kami di BPOM ada lima wilayah yang ditemukan vasin palsu, yaitu Serang (Banten), DKI Jakarta, Pekanbaru (Riau), Palembang (Sumatera Selatan) dan Bengkulu," kata Penny Kusumastuti Lukito, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dalam keterangan pers usai rapat koordinasi di kantor Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Selasa (26/7/2016).

Dia menuturkan, sampai saat ini pihaknya bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan termasuk Kepolisian terus menelusuri tempat pelayanan kesehatan seperti rumah sakit, puskesmas, klinik di daerah lain yang melakukan penyebaran vaksin palsu tersebut.

"Kami terus melakukan upaya mencari sumber vaksin palsu di daerah-daerah lain," ujar dia.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani mengatakan bahwa Pemerintah terus melakukan pendataan terhadap orangtua yang anaknya terkena vaksin palsu di berbagai daerah selain DKI Jakarta.

"Walaupun hanya di beberapa wilayah, kami pemerintah akan memberikan vaksin ulang kepada anak yang mendapat vaksin palsu di daerah lain, tidak hanya di Jakarta Timur dan Bekasi," tutur dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kasus Vaksin Palsu, Menkes: 536 Anak Sudah Divaksin Ulang

Kasus Vaksin Palsu, Menkes: 536 Anak Sudah Divaksin Ulang

News | Selasa, 26 Juli 2016 | 11:26 WIB

Ortu Anak Korban Vaksin Palsu Lapor ke Komnas PA

Ortu Anak Korban Vaksin Palsu Lapor ke Komnas PA

News | Senin, 25 Juli 2016 | 14:41 WIB

Ketua DPR Heran Banyak Kasus Pemalsuan di Dunia Kesehatan

Ketua DPR Heran Banyak Kasus Pemalsuan di Dunia Kesehatan

DPR | Senin, 25 Juli 2016 | 14:12 WIB

YLBHI: Negara Gagal Tangani Kasus Vaksin Palsu

YLBHI: Negara Gagal Tangani Kasus Vaksin Palsu

News | Minggu, 24 Juli 2016 | 18:59 WIB

Hindari Beli Obat Secara Online

Hindari Beli Obat Secara Online

News | Minggu, 24 Juli 2016 | 16:45 WIB

Vaksin Palsu Akibat Lemahnya Pengawasan Obat di Indonesia

Vaksin Palsu Akibat Lemahnya Pengawasan Obat di Indonesia

News | Minggu, 24 Juli 2016 | 16:18 WIB

Kasus Vaksin Palsu Bukti Negara Gagal Lindungi Rakyat

Kasus Vaksin Palsu Bukti Negara Gagal Lindungi Rakyat

News | Minggu, 24 Juli 2016 | 14:43 WIB

Pengacara Heran Distributor Abal-abal Bisa Masuk RS ST Elisabeth

Pengacara Heran Distributor Abal-abal Bisa Masuk RS ST Elisabeth

News | Minggu, 24 Juli 2016 | 00:02 WIB

Kasus Vaksin Palsu, Direktur RS Elisabeth Dilaporkan ke Polisi

Kasus Vaksin Palsu, Direktur RS Elisabeth Dilaporkan ke Polisi

News | Sabtu, 23 Juli 2016 | 20:31 WIB

Manajemen RS Harapan Bunda Bungkam Tak Mau Beri Penjelasan

Manajemen RS Harapan Bunda Bungkam Tak Mau Beri Penjelasan

News | Sabtu, 23 Juli 2016 | 18:58 WIB

Terkini

DPRD DKI Dorong Anggaran Rp1,5 Triliun Sentuh Ekonomi Kampung Kumuh

DPRD DKI Dorong Anggaran Rp1,5 Triliun Sentuh Ekonomi Kampung Kumuh

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

Jamdatun Soal RUU Perampasan Aset: Negara Lain Tinggalkan Mekanisme NCB Karena Rawan Abusif

Jamdatun Soal RUU Perampasan Aset: Negara Lain Tinggalkan Mekanisme NCB Karena Rawan Abusif

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:17 WIB

Harta Kekayaan KSP Listyo Sigit Prabowo Menurut LHKPN, Bebas Utang

Harta Kekayaan KSP Listyo Sigit Prabowo Menurut LHKPN, Bebas Utang

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:15 WIB

Oknum PNS di Siak Ditangkap, Diduga Setubuhi Anak 11 Tahun Berkali-kali

Oknum PNS di Siak Ditangkap, Diduga Setubuhi Anak 11 Tahun Berkali-kali

Riau | Selasa, 03 November 2026 | 14:13 WIB

Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes

Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:11 WIB

BSU 2026 Cair Rp 900 Ribu, Cek 5 Syarat Pekerja yang Berhak Menerimanya

BSU 2026 Cair Rp 900 Ribu, Cek 5 Syarat Pekerja yang Berhak Menerimanya

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:11 WIB

Akuisisi Saham Bayan oleh Haji Isam Disebut Bukan Kedaulatan Tambang, Cuma Pindah Tangan Oligarki

Akuisisi Saham Bayan oleh Haji Isam Disebut Bukan Kedaulatan Tambang, Cuma Pindah Tangan Oligarki

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:10 WIB

TGRI Sapu Bersih Seri Kejurnas Sprint Rally 2026 dan Kunci Gelar Juara Nasional

TGRI Sapu Bersih Seri Kejurnas Sprint Rally 2026 dan Kunci Gelar Juara Nasional

Otomotif | Selasa, 03 November 2026 | 14:10 WIB

Cegah Korupsi, Pemprov Jateng Perkuat Sistem Pengawasan Terintegrasi Bersama KPK, BPK, dan BPKP

Cegah Korupsi, Pemprov Jateng Perkuat Sistem Pengawasan Terintegrasi Bersama KPK, BPK, dan BPKP

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:08 WIB

Sengkarut Korupsi Dana Bencana BNPB: Surat KPK Belum Dibalas Panglima TNI, Ada Apa?

Sengkarut Korupsi Dana Bencana BNPB: Surat KPK Belum Dibalas Panglima TNI, Ada Apa?

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:07 WIB

×