Yohana Ingin Perppu Perlindungan Anak Jadi Kado Hari Anak

Pebriansyah Ariefana, Welly Hidayat

Selasa, 26 Juli 2016 | 15:02 WIB
Yohana Ingin Perppu Perlindungan Anak Jadi Kado Hari Anak
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise. (suara.com/Yohana Yambise)

Suara.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise meminta DPR segera mengesahkan peraturan pemerintah pengganti perundang-undangan (Perppu) Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak.

Hal itu disampaikan langsung oleh Yohana dalam rapat bersama Komisi VIII DPR di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (26/7/2016).

"Artinya kami meminta dengan hormat kepada anggota DPR supaya mengesahkan perppu ini. Karena ini tujuan pemerintah untuk menekan kekerasan terhadap anak," kata Yohanna.

"Kami ingin berikan sebuah kado untuk hari anak yang temanya adalah akhir hari kekerasan anak,"ujar Yohana.

Yohana juga mengomentari sikap Ikatan Dokter Indonesia yang menolak menjadi Eksekutor hukuman kebiri. Yohana berjanji akan mengkaji kembali hukuman itu lewat peraturan pemerintah.

"Rencana kita buat dalam peraturan pemerintah. Yang penting disahkan oleh DPR. Ada beberapa PP yang dibuat, PP tentang rehabilitasi sosial, PP hukuman kebiri dan pendeteksian, pemasangan chips,"kata Yohana.

Yohana berharap Perppu Perlundungan Anak dapat dibahas di paripurna 27 Juli mendatang.

"Semoga menjadi komitmen bersama. Yang penting adalah pemberatan hukuman bagi siapapun pelaku kejahatan seksual terhadap anak. Kami berusaha menyelamatkan anak bangsa," ujar Yohana.

Dalam rapat komisi VIII DPR RI, Undang-Undang pengganti Nomor 23 tahun 2002 untuk diubah peraturan pemerintah menjadi Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak.

Dalam rapat tersebut selain dihadiri Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak yohana Yembise, juga dihadiri Kementerian Sosial Khofifah Indar Parawansa, Perwakilan Kementerian Hukum dan Ham, dan perwakilan Kementerian Agama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Begini Cara Para Pendongeng Gelar Kampanye Stop Kekerasan Anak

Begini Cara Para Pendongeng Gelar Kampanye Stop Kekerasan Anak

News | Minggu, 05 Juni 2016 | 12:13 WIB

INSPIRE Indonesia Minta Pemerintah Wujudkan Lingkungan Ramah Anak

INSPIRE Indonesia Minta Pemerintah Wujudkan Lingkungan Ramah Anak

News | Kamis, 07 April 2016 | 15:05 WIB

Ortu Bocah Korban Pemukulan Marinir Tak Berani Pulang ke Rumah

Ortu Bocah Korban Pemukulan Marinir Tak Berani Pulang ke Rumah

News | Rabu, 13 Januari 2016 | 18:31 WIB

Bocah Korban Pemukulan Marinir Telah Keluar Rumah Sakit

Bocah Korban Pemukulan Marinir Telah Keluar Rumah Sakit

News | Rabu, 13 Januari 2016 | 16:43 WIB

Anggotanya Pukuli Bocah, Korps Marinir Minta Maaf ke Publik

Anggotanya Pukuli Bocah, Korps Marinir Minta Maaf ke Publik

News | Rabu, 13 Januari 2016 | 15:49 WIB

Ini Kronologis Anggota Marinir Aniaya Bocah T dan Orangtuanya

Ini Kronologis Anggota Marinir Aniaya Bocah T dan Orangtuanya

News | Rabu, 13 Januari 2016 | 15:04 WIB

Ini Kata Dokter yang Merawat Bocah yang Dianiaya Oknum Marinir

Ini Kata Dokter yang Merawat Bocah yang Dianiaya Oknum Marinir

News | Rabu, 13 Januari 2016 | 14:40 WIB

KPAI Bentuk Tim Investigasi Khusus untuk Bocah Dipukuli Tentara

KPAI Bentuk Tim Investigasi Khusus untuk Bocah Dipukuli Tentara

News | Rabu, 13 Januari 2016 | 14:23 WIB

KPAI: Jumlah Anak sebagai Pelaku Bullying Meningkat

KPAI: Jumlah Anak sebagai Pelaku Bullying Meningkat

News | Rabu, 30 Desember 2015 | 21:01 WIB

Komnas PA: Papua Darurat Kekerasan Anak

Komnas PA: Papua Darurat Kekerasan Anak

News | Selasa, 29 September 2015 | 06:43 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×