Korban Penipuan BPJS Palsu Meluas ke Kabupaten Bandung

Siswanto Suara.Com
Selasa, 26 Juli 2016 | 21:12 WIB
Korban Penipuan BPJS Palsu Meluas ke Kabupaten Bandung
Ilustrasi BPJS Kesehatan [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Yusri Yunus menyatakan warga yang menjadi korban penipuan pemalsuan kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan meluas ke Kabupaten Bandung, setelah sebelumnya ditemukan di Kabupaten Bandung Barat.

"Korban sesuai data yang kami peroleh kurang lebih 65 warga masyarakat Desa Arjasari, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung," kata Yusri, Selasa (26/7/2016).

Dia menuturkan polisi terus melakukan pengembangan setelah kasus pembuatan kartu BPJS palsu yang berhasil terungkap oleh Polres Cimahi di Kecamatan Padalarang, Bandung Barat.

Dari hasil pengembangan, kata Yusri, Satuan Reskrim Polres Bandung mengamankan seorang perempuan berinisial DD (34) terkait pemalsuan kartu BPJS di wilayah Arjasari, Kabupaten Bandung.

"Saat ini diminta keterangan dengan perannya sosialisasi ke warga adanya program BPJS bersubsidi di kantor desa," katanya.

Yusri menuturkan perempuan tersebut pernah melakukan sosialisasi BPJS Kesehatan bersubsidi kepada masyarakat di kantor Desa Arjasari, November 2015.

Sosialisasi BPJS bersubsidi itu, kata Yusri, disponsori oleh Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Rumah Peduli Dhuafa dengan narasumber yakni DD dan dua orang lainnya.

"Dalam sosialisasi tersebut ketiga narasumber menyampaikan bahwa adanya program dari pemerintah tentang adanya program BPJS bersubsidi," katanya.

Selanjutnya, masyarakat yang ingin mendapatkan program tersebut diwajibkan membayar sebesar Rp170 ribu per kepala keluarga dan selanjutnya tidak perlu membayar iuran wajib setiap bulan.

Program yang diklaim dari pemerintah itu, kata Yusri, menarik minat masyarakat untuk menjadi peserta BPJS bersubsidi dengan rela memberikan uang sesuai permintaan.

"Kemudian masyarakat yang telah membayar diberikan kartu BPJS palsu yang mana telah dibuktikan dengan ditolaknya kartu tersebut di setiap rumah sakit yang ada," kata Yusri.

Selain mengamankan DD, polisi juga menyita barang bukti dua lembar catatan nama yang telah mengikuti program BPJS tersebut, kemudian 24 kartu BPJS palsu, satu lembaran foto copy Lembaga Pemberdayaan Masyarakat.

Polisi juga akan terus mengembangkan kasus tersebut karena diduga dialami oleh warga di daerah lain.

"Melakukan pengembangan terhadap jaringan ini apakah terdapat di lokasi kecamatan-kecamatan lain di Kabupaten Bandung," kata Yusri. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI