Awal Isu Barista Disuap Bunuh Mirna, Polisi: Itu Curhatan Rangga

Jum'at, 29 Juli 2016 | 14:18 WIB
Awal Isu Barista Disuap Bunuh Mirna, Polisi: Itu Curhatan Rangga
Sidang lanjutan kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (27/7). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti menjelaskan awal mula muncul kabar barista kafe Olivier, Rangga Dwi Saputra, diberi uang Rp140 juta oleh Arief Soemarko, sebagai imbalan untuk membunuh Wayan Mirna Salihin. Mirna meninggal usai minum es kopi Vietnam di kafe Olivier. Saat ini, kasusnya sedang disidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso.

"Itu tidak seperti itu. Jadi itu yang dimaksud bukan berita acara (kepolisian). Ada dalam berkas, berkas perkara tuh beda dengan berita acara. Dia dituduh menerima duit 140 juta dari Arief. Dalam berkas itu ada laporan psikiater," kata Krishna di Polda Metro Jaya, Jumat (29/7/2016).

Krishna menambahkan saat menjalani pemeriksaan kejiwaan oleh psikiater, Rangga menceritakan kalau dia pernah dicari-cari oleh seorang lelaki di kafe Olivier. Lelaki tersebut menuduhnya menerima uang ratusan juta dari Arief.

"Psikiater itu menerima curhatannya Rangga bahwa ada wartawan datang ke dia.Tuduhan itu dimasukkan dalam berkas perkara oleh psikiater," katanya.

Krisha membantah informasi yang beredar yang menyebutkan lelaki yang menuduh Rangga kala itu seorang polisi.

"Nggak, nggak (bukan orang yang mengaku polisi tapi) Wartawan. Dalam peristiwa itu kan rumor berseliweran," katanya.

Informasi dugaan Rangga menerima uang Rp140 juta dari Arief disampaikan ketua pengacara Jessica, Otto Hasibuan, dalam persidangan yang digelar Rabu (27/7/2016).

"Rangga itu mengaku sama dokter waktu diperiksa, dia juga mengiyakan, kalau dia menerima transfer dari Arief untuk bunuh Mirna. Rangga mengiyakan, dan itu ada dalam BAP polisi. Kami bukan mengada-ngada," kata Otto.

Tapi, Rangga membantah keras informasi dirinya telah menerima uang dari Arief. Rangga mengatakan telah melaporkan kasus tersebut ke Polda Metro Jaya sebagai pencemaran nama baik

Usai sidang selesai, Arief juga membantah jika dirinya memberikan uang suap kepada Rangga. Arief juga mengaku baru bertemu Rangga saat bersaksi di sidang kasus Kopi Maut Mirna.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI