Lebih 120 Jenazah Pengungsi ke Eropa Terdampar di Libya

Adhitya Himawan | Suara.com

Senin, 01 Agustus 2016 | 02:07 WIB
Lebih 120 Jenazah Pengungsi ke Eropa Terdampar di Libya
Para pengungsi etnis Yazidi saat melintasi kawasan Sinjar untuk melarikan diri dari ISIS pada 11 Agustus 2014. (Reuters)

Lebih dari 120 jenazah pendatang, yang tewas setelah mencoba menyeberangi Laut Tengah ke Eropa, terdampar di sekitar Sabratha, Libya barat, pada bulan ini, kata wali kota tersebut pada Minggu (31/7/2016).

Hussein Thwadi mengatakan jenazah itu terdampar tiap hari, dengan 53 jenazah ditemukan dalam satu hari pada pekan lalu.

Libya adalah tempat kedatangan umum bagi perantau, yang mencoba memasuki Eropa melalui jalur laut, banyak di antara mereka lari dari perang, tekanan atau kemiskinan di Sub-Sahara Afrika.

Kekacauan politik dan perang di Libya memberikan lapangan kerja bagi penyelundup, mengelola jaringan perdagangan manusia, yang membawa perantau itu menyeberangi gurun Sahara ke pantai.

Lebih dari 3.000 orang migran diketahui tewas dalam usaha mereka untuk menyeberangi Laut Mediterania pada tahun ini, sekitar tiga dari empat di antaranya hilang saat mencoba mencapai Italia dari Afrika Utara, terutama dari Libya, menurut Organisasi Migrasi Internasional (IOM).

Hampir 90.000 orang migran telah menyeberangi Laut Mediterania ke arah Italia hingga minggu ini, IOM mengatakan, jumlah itu naik 14 persen dari tahun sebelumnya.

Saat jumlah mereka yang mencoba menyeberang dari Libya meningkat pada musim semmi ini, banyak kapal berangkat dari garis pantai dekat Sabratha.

"Keseluruhan pantai Sabratha terbuka," kata Thwadi kepada Reuters melalui telepon, "Terdapat sejumlah aparat yang berpatroli namun mereka tidak memiliki kemampuan yang cukup untuk menangani krisis ini." "Pendatang gelap ada sebelumnya, namun dengan ketidakamanan dan kekurangan pihak berwenang negara menjadikan krisis itu semakin buruk," tambahnya.

Thwadi mengatakan bahwa kebanyakan jenazah migran yang terdampar pada bulan ini berasal dari negara-negara Sub-Sahara Afrika, meskipun terdapat juga 23 orang warga Tunisia di antaranya. Relawan Bulan Sabit Merah dan pejabat setempat telah memakankan mereka di pemakaman jenazah tidak dikenali di Sabratha, kata dia.

Pemerintah dukungan PBB, yang mencoba membentuk kepemimpinan di Tripoli sejak Maret, mengatakan bahwa penangkalan migrasi menjadi salah satu prioritas mereka.

Namun, pemerintah berjuang untuk mengatur sejumlah tantangan keamanan dan ekonomi yang rumit, dan masih menghadapi perlawanan politik di negaranya.

Thwadi mengatakan bahwa dia telah mengangkat isu itu kepada pemerintahan baru namun belum mendapatkan tanggapan konkrit. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Serangan Kapak Pengungsi Afganistan Lukai 14 Penumpang Kereta

Serangan Kapak Pengungsi Afganistan Lukai 14 Penumpang Kereta

News | Selasa, 19 Juli 2016 | 07:12 WIB

Turki Bantah Bunuh 11 Pengungsi Asal Suriah

Turki Bantah Bunuh 11 Pengungsi Asal Suriah

News | Minggu, 19 Juni 2016 | 20:43 WIB

Lima Perahu Karet BPBD Sumbar Stand By di Kota Padang

Lima Perahu Karet BPBD Sumbar Stand By di Kota Padang

News | Jum'at, 17 Juni 2016 | 09:01 WIB

Desa Super Kaya Ini Tolak Tampung 10 Pengungsi, Pilih Bayar Denda

Desa Super Kaya Ini Tolak Tampung 10 Pengungsi, Pilih Bayar Denda

News | Minggu, 29 Mei 2016 | 17:17 WIB

Ribuan Warga Pengungsi Kebakaran Hutan Kanada Tertahan Asap

Ribuan Warga Pengungsi Kebakaran Hutan Kanada Tertahan Asap

News | Sabtu, 07 Mei 2016 | 06:57 WIB

Merkel Kunjungi Kamp Pengungsi di Garis Depan Turki

Merkel Kunjungi Kamp Pengungsi di Garis Depan Turki

News | Minggu, 24 April 2016 | 12:12 WIB

Obama Akui Libya Adalah Kesalahan Terbesar dalam Pemerintahannya

Obama Akui Libya Adalah Kesalahan Terbesar dalam Pemerintahannya

News | Selasa, 12 April 2016 | 05:56 WIB

Bank Dunia Setuju Kasih Pinjaman 100 Juta Dolar AS untuk Yordania

Bank Dunia Setuju Kasih Pinjaman 100 Juta Dolar AS untuk Yordania

Bisnis | Senin, 28 Maret 2016 | 12:12 WIB

Italia Selamatkan Hampir Seribu Migran Timur Tengah dan Afrika

Italia Selamatkan Hampir Seribu Migran Timur Tengah dan Afrika

News | Minggu, 20 Maret 2016 | 07:57 WIB

Dilanda Banjir, 4.282 Warga Kabupaten Bandung Mengungsi

Dilanda Banjir, 4.282 Warga Kabupaten Bandung Mengungsi

News | Minggu, 13 Maret 2016 | 22:39 WIB

Terkini

Kisah Haru Driver Ojol dan Tunanetra yang Akhirnya Bisa Masuk Istana di Momen Lebaran Presiden

Kisah Haru Driver Ojol dan Tunanetra yang Akhirnya Bisa Masuk Istana di Momen Lebaran Presiden

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:44 WIB

Mata Membesar dan Senyum Hilang PM Jepang Saat Donald Trump Ngoceh Soal Pearl Harbor

Mata Membesar dan Senyum Hilang PM Jepang Saat Donald Trump Ngoceh Soal Pearl Harbor

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:35 WIB

Terbongkar! Isi Obrolan 2 Jam Prabowo dan Megawati di Istana, Singgung Geopolitik Global?

Terbongkar! Isi Obrolan 2 Jam Prabowo dan Megawati di Istana, Singgung Geopolitik Global?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:16 WIB

Puan Maharani Beri Sinyal Pertemuan Susulan Megawati-Prabowo: Insyaallah Secepatnya!

Puan Maharani Beri Sinyal Pertemuan Susulan Megawati-Prabowo: Insyaallah Secepatnya!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 16:50 WIB

Kelakuan Turis AS Keluyuran saat Nyepi di Bali, Pura-pura Bisu saat Ditanya

Kelakuan Turis AS Keluyuran saat Nyepi di Bali, Pura-pura Bisu saat Ditanya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 16:37 WIB

Didampingi Didit, Prabowo Akhirnya Temui dan Salami Warga Yang Hadir di Acara Open House Istana

Didampingi Didit, Prabowo Akhirnya Temui dan Salami Warga Yang Hadir di Acara Open House Istana

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 16:30 WIB

SBY dan Jokowi Dijadwalkan Silaturahmi Lebaran ke Istana Temui Prabowo Sore Ini, Bagaimana Megawati?

SBY dan Jokowi Dijadwalkan Silaturahmi Lebaran ke Istana Temui Prabowo Sore Ini, Bagaimana Megawati?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 16:00 WIB

Jelang Kick Off Piala Dunia 2026, Meksiko Kembali Membara: Polisi Tangkap Bos Kartel Sinaloa

Jelang Kick Off Piala Dunia 2026, Meksiko Kembali Membara: Polisi Tangkap Bos Kartel Sinaloa

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:40 WIB

Bisa Makan Gratis di Istana! Begini Suasana Open House Presiden Prabowo Siang Ini

Bisa Makan Gratis di Istana! Begini Suasana Open House Presiden Prabowo Siang Ini

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:33 WIB

Tegas! Swiss Setop Ekspor Senjata ke AS hingga Langit Ikut 'Dikunci'

Tegas! Swiss Setop Ekspor Senjata ke AS hingga Langit Ikut 'Dikunci'

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:10 WIB