BNN Gandeng PT KAI Cegah Peredaran Narkoba

Adhitya Himawan

Kamis, 04 Agustus 2016 | 05:07 WIB
BNN Gandeng PT KAI Cegah Peredaran Narkoba
Konferensi pers BNN tentang sindikat Internasional di Jakarta, Selasa (2/8). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Badan Narkotika Nasional (BNN) menggandeng PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk mencegah peredaran narkoba di lingkup internal perusahaan dan wilayah kerja perusahaan.

Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro dan Kepala BNN, Budi Waseso melakukan pendandatanganan langsung Memorandum of Understanding (MoU) dalam rangka Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika di Gedung Jakarta Railway Center (JRC), Jl. Ir. H. Juanda 1B, Jakarta Pusat.
 
“Dengan potensi pergerakan arus penumpang dengan KA sebesar 327,13 juta orang per tahun dan arus barang sebesar 29,72 juta ton per tahun, PT KAI bersama BNN berupaya untuk menghambat peredaran dan tindak kejahatan narkotika dengan memanfaatkan sarana dan prasarana milik PT KAI,” ujar Dirut PT KAI, Edi Sukmoro dalam keterangannya, Rabu (3/8/2016).

Menurut Edi, kasus penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) di Indonesia saat ini sudah semakin mengkhawatirkan. Sudah banyak korban berjatuhan akibat ketergantungan narkoba, yang sebagian besar di antaranya adalah dari kalangan generasi muda. 

Edi menyayangkan, generasi muda yang seharusnya menjadi tumpuan harapan bangsa, malah terjerumus ke dalam hal negatif seperti itu. Oleh karenanya, pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba merupakan kewajiban semua pihak. Termasuk PT KAI, sebagai salah satu BUMN.

Penandatatangan MoU ini adalah sebagai salah satu bentuk upaya bersama dalam Pencegah dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Indonesia dan meningkatkan peran serta KAI sebagai penggiat anti Narkoba. 

Selain itu, dengan ditandatanganinya MoU ini juga memungkinkan dilaksanakannya deteksi dini terhadap peredaran gelap dan penyelundupan narkotika dan prekursor (zat atau bahan pemula yang dapat digunakan untuk pembuatan narkotika dan psikotropika) narkotika di lingkungan KAI.

Poin lainnya yang masuk dalam lingkup MoU ini adalah pelaksanaan tes uji narkoba di lingkungan KAI atas permintaan pihak KAI. Upaya untuk ikut serta memberantas penyalahgunaan narkoba sebenarnya telah dilakukan KAI sejak beberapa tahun belakangan ini. 

PT KAI giat melakukan uji narkotika di lingkungan internal perusahaan untuk mengantisipasi penyalahgunaan dan peredaran narkotika di lingkunan PT KAI. PT KAI pun telah menerapkan peraturan wajib tes uji narkoba kepada para masinis, asisten masinis, dan teknisi yang akan menjalankan kereta api. Hal ini dilakukan untuk menciptakan keamanan dan keselamatan bagi perjalanan KA.  

Beberapa hal lainnya yang diatur dalam MoU ini yaitu pengawasan lalu lintas orang dan barang yang dicurigai melalui prasarana dan sarana perkeretaapian untuk kepentingan penyelidikan dan atau penyidikan terkait penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika. Ada pula pelaksanaan operasi terpadu pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika di lingkungan KAI. 

Melalui pelaksanaan MoU ini diharapkan upaya pemerintah bersinergi dengan elemen masyarakat dan institusi dalam pemberantasan penyalahgunaan narkoba bisa terlaksana dengan lebih baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bongkar Cerita Freddy Budiman, BNN Telah Bentuk Tim

Bongkar Cerita Freddy Budiman, BNN Telah Bentuk Tim

News | Rabu, 03 Agustus 2016 | 05:17 WIB

Bareskrim Polri Bantah Telah Tetapkan Haris Azhar Jadi Tersangka

Bareskrim Polri Bantah Telah Tetapkan Haris Azhar Jadi Tersangka

News | Rabu, 03 Agustus 2016 | 04:05 WIB

BNN Gagalkan Peredaran Sabu 15 Kg

BNN Gagalkan Peredaran Sabu 15 Kg

Foto | Selasa, 02 Agustus 2016 | 14:39 WIB

Dituduh Ada Oknum Terlibat Bisnis Narkoba, Inilah Respon BNN

Dituduh Ada Oknum Terlibat Bisnis Narkoba, Inilah Respon BNN

News | Minggu, 31 Juli 2016 | 22:26 WIB

Di Masa Lebaran, PT KAI Raih Pendapatan Setengah Triliun Rupiah

Di Masa Lebaran, PT KAI Raih Pendapatan Setengah Triliun Rupiah

Bisnis | Jum'at, 22 Juli 2016 | 11:49 WIB

KAI Klaim Layanan Angkutan Lebaran Tahun Ini Tanpa Korban

KAI Klaim Layanan Angkutan Lebaran Tahun Ini Tanpa Korban

News | Jum'at, 22 Juli 2016 | 10:35 WIB

Banyak Aset KAI Selamat, Ada KPK Di Belakangnya

Banyak Aset KAI Selamat, Ada KPK Di Belakangnya

News | Kamis, 21 Juli 2016 | 17:22 WIB

KAI Sesalkan Pensiunan, Tapi Tolak Tinggalkan Rumah Dinas

KAI Sesalkan Pensiunan, Tapi Tolak Tinggalkan Rumah Dinas

News | Kamis, 21 Juli 2016 | 15:35 WIB

Penertiban Rumah Dinas Dilawan, KAI Tunda Eksekusi

Penertiban Rumah Dinas Dilawan, KAI Tunda Eksekusi

News | Kamis, 21 Juli 2016 | 12:22 WIB

KAI Daop Jakarta Berangkatkan 790.122 Penumpang

KAI Daop Jakarta Berangkatkan 790.122 Penumpang

Ramadan1437h | Minggu, 17 Juli 2016 | 01:47 WIB

Terkini

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:26 WIB

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:20 WIB

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:44 WIB

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:22 WIB

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:28 WIB

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:24 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:55 WIB

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:36 WIB

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:50 WIB