Ke Menkopolhukam, KPAI Bahas 24 Anak Tewas di Tambang Batu Bara

Pebriansyah Ariefana, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 04 Agustus 2016 | 11:02 WIB
Ke Menkopolhukam, KPAI Bahas 24 Anak Tewas di Tambang Batu Bara
Anggota KPAI Maria Ulfah. (Pebriansyah Ariefana/suara.com)

Suara.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyambangi Gedung Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamananan Kamis (4/8/2016). Kedatangan KPAI untuk melakukan rapat koordinasi mengenai perkembangan kasus 24 anak yang tewas di lubang tambang batu bara di Kalimantan Timur.

Pertemuan tersebut rencananya akan dihadiri oleh, KPAI, Deputi V Polhukam, Kementerian terkait (ESDM dan Lingkungan Hidup), Mabes Polri, Kejaksaan, Polda Kalimantan Timur dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Komisioner KPAI Maria Ulfah Anshor mengatakan dalam rapat tersebut juga akan mengklarifikasi jumlah anak yang tewas di lubang tambang batu bara.

"Pertama, kami rapat koordinasi. Jadi saya kira kita juga harus mengupdate soal data. Data di kami kan 24 anak ternyata dari pihak Polda (Kaltim) anak. Jadi ini yang saya kira perlu diklarifikasi soal data," ujar Maria di Kemenkopolhukam, Jalan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (4/8/2016).

Menurutnya, penyebab tewasnya 24 anak di lubang tambang batubara dikarenakan tidak ada batas yang menandai antara perumahan dengan lokasi tambang.

"Pertama yang saat kami lihat di lapangan itu ditengah tengah perkampungan, tidak ada pembatas antara perumahan denga tambang,"katanya.

Adapun penyebab kedua kata Maria, lokasi bekas tambang tidak ditutup. Pasalnya, bekas lubang tambang batu bara memiliki kedalaman ratusan meter.

"Lokasi bekas tambang itu memang tidak ditutup, jadi genangan air seperti danau gitu. Sehingga ya anak bermain main bahkan ada yang berfoto-foto karena memang itu tuh terbuka. Padahal kedalamannya itu dalam sekali bahkan sampai ratusan meter,"ungkapnya.

Sebelumnya KPAI mencatat sebanyak 24 anak yang tewas akibat terjatuh di dalam lubang bekas galian pertambangan batubara di Kalimantan Timur. Peristiwa tersebut telah terjadi sejak 2010 hingga 2015 korban mencapai 24 anak yang tewas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Yohana Ingin Perppu Perlindungan Anak Jadi Kado Hari Anak

Yohana Ingin Perppu Perlindungan Anak Jadi Kado Hari Anak

News | Selasa, 26 Juli 2016 | 15:02 WIB

KPAI Minta Pelaku Vaksin Palsu Dihukum Seberat-beratnya

KPAI Minta Pelaku Vaksin Palsu Dihukum Seberat-beratnya

News | Sabtu, 25 Juni 2016 | 18:56 WIB

Begini Cara Para Pendongeng Gelar Kampanye Stop Kekerasan Anak

Begini Cara Para Pendongeng Gelar Kampanye Stop Kekerasan Anak

News | Minggu, 05 Juni 2016 | 12:13 WIB

Baby Sitter yang Lempar-lempar Bayi di Kebon Jeruk, Dibekuk

Baby Sitter yang Lempar-lempar Bayi di Kebon Jeruk, Dibekuk

News | Rabu, 01 Juni 2016 | 14:17 WIB

KPAI Apresiasi Jokowi Terbitkan Perppu Kebiri

KPAI Apresiasi Jokowi Terbitkan Perppu Kebiri

News | Kamis, 26 Mei 2016 | 00:01 WIB

Hampir 100 Persen Kekerasan Anak di Kupang Terjadi di Keluarga

Hampir 100 Persen Kekerasan Anak di Kupang Terjadi di Keluarga

News | Selasa, 24 Mei 2016 | 10:48 WIB

Situsnya Dibobol Hacker, KPAI Lapor ke Bareskrim Polri

Situsnya Dibobol Hacker, KPAI Lapor ke Bareskrim Polri

News | Selasa, 03 Mei 2016 | 14:13 WIB

Aplikasi Perlindungan Anak Online

Aplikasi Perlindungan Anak Online

Foto | Senin, 25 April 2016 | 15:13 WIB

INSPIRE Indonesia Minta Pemerintah Wujudkan Lingkungan Ramah Anak

INSPIRE Indonesia Minta Pemerintah Wujudkan Lingkungan Ramah Anak

News | Kamis, 07 April 2016 | 15:05 WIB

Komisioner KPAI Ajak Anak Saksikan Gerhana Matahari

Komisioner KPAI Ajak Anak Saksikan Gerhana Matahari

News | Rabu, 09 Maret 2016 | 08:07 WIB

Terkini

Sore Ini, Said Iqbal Akan Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan

Sore Ini, Said Iqbal Akan Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan

News | Senin, 08 Juni 2026 | 08:06 WIB

Prakiraan Cuaca Hari Ini, BMKG Klarifikasi Isu Kondisi Ekstrem 'Bediding'

Prakiraan Cuaca Hari Ini, BMKG Klarifikasi Isu Kondisi Ekstrem 'Bediding'

News | Senin, 08 Juni 2026 | 07:59 WIB

Gempa M 8,1 di Filipina Picu Peringatan Dini Tsunami di Sejumlah Wilayah Indonesia

Gempa M 8,1 di Filipina Picu Peringatan Dini Tsunami di Sejumlah Wilayah Indonesia

News | Senin, 08 Juni 2026 | 07:59 WIB

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Usai Gempa M 7,7 di Sulut

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Usai Gempa M 7,7 di Sulut

News | Senin, 08 Juni 2026 | 07:48 WIB

Pengawasan WNA Diperketat agar Indonesia Tak Jadi Basis Kegiatan Ilegal

Pengawasan WNA Diperketat agar Indonesia Tak Jadi Basis Kegiatan Ilegal

News | Senin, 08 Juni 2026 | 07:38 WIB

Misteri Wanita Tewas Jatuh dari Lantai 27 Green Pramuka, Ternyata Penyewa Lewat Broker

Misteri Wanita Tewas Jatuh dari Lantai 27 Green Pramuka, Ternyata Penyewa Lewat Broker

News | Senin, 08 Juni 2026 | 07:29 WIB

Geger Fortuner Diamuk Massa di Tanah Abang: Berawal dari Klakson hingga Teriak Tabrak Lari

Geger Fortuner Diamuk Massa di Tanah Abang: Berawal dari Klakson hingga Teriak Tabrak Lari

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 20:03 WIB

Momen Kebersamaan Prabowo Bersama Siswa SRMP 17 Dari Doa Hingga Makan Siang

Momen Kebersamaan Prabowo Bersama Siswa SRMP 17 Dari Doa Hingga Makan Siang

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:53 WIB

Kunjungi SRMP 17 Tabanan, Ini Pesan Presiden Prabowo

Kunjungi SRMP 17 Tabanan, Ini Pesan Presiden Prabowo

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:47 WIB

Gas Industri Melejit Picu Badai PHK! Andi Gani: Ketemu Bahlil Lebih Sulit daripada Presiden Prabowo

Gas Industri Melejit Picu Badai PHK! Andi Gani: Ketemu Bahlil Lebih Sulit daripada Presiden Prabowo

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:46 WIB