Gara-gara Pokemon Go, Tagihan Telepon Atlet Ini Capai Rp65 Juta

Dythia Novianty | Insan Akbar Krisnamusi | Suara.com

Kamis, 04 Agustus 2016 | 18:28 WIB
Gara-gara Pokemon Go, Tagihan Telepon Atlet Ini Capai Rp65 Juta
Bermain Pokemon Go. [Shutterstock]

Suara.com - Hati-hati jika bermain Pokemon Go di luar negeri, salah-salah kantung Anda bisa 'bolong'. Seperti atlet senam Jepang Kohei Uchimura yang mendapat tagihan telepon 5.000 dollar AS atau sekitar Rp65 juta karena bermain Pokemon Go saat sedang di Brazil untuk Olimpiade Rio de Janeiro, 5-21 Agustus.

Uchimura adalah salah satu atlet senam papan atas dunia. Ia berhasil meraih medali emas Olimpiade London 2012 dan saat ini menyandang status sebagai juara dunia senam.

The Verge pada Kamis (4/8/2016) melaporkan bahwa begitu sampai di Rio awal pekan ini, Uchimura pun mengunduh Pokemon Go sebagai salah satu hiburan di sela-sela persiapan Olimpiade. Akan tetapi, ia kaget bukan kepalang saat kemudian menerima tagihan roaming Rp65 juta.

"Ia tampak seperti mau mati saat membaca tagihan tersebut," kata teman satu timnya Kenzo Shirai.

Sontak, Uchimura menelpon provider telepon genggam di negara asalanya. Untungnya, setelah itu provider telepon genggamnya berbaik hati dan membatalkan tagihan telepon genggam sang atlet dan memberinya tarif datar 30 dollar AS, setara sekitar Rp395 ribu, per hari.

Game berteknologi realitas tambahan (augmented reality/AR) ini ramai dimainkan di seluruh dunia. Sayang, berbagai kejadian kurang menyenangkan kerap terjadi karena memainkan Pokemon Go. Salah satunya, kepolisian Arizona menahan sepasang orangtua karena telah mengabaikan dan membahayakan anak mereka yang berusia 2 tahun, gara-gara bermain Pokemon Go. Keduanya diketahui meninggalkan anaknya dan sibuk mengejar monster-monster Pokemon.

Brent Daley (27) dan istrinya Brianna (25), meninggalkan anak mereka sendirian di dalam stroller (dorongan bayi), di bawah terik matahari dan tanpa air.

Meskipun begitu, permainan satu ini juga kerap menjadi ide cemerlang, seperti orang tua di Amerika Serikat mulai gandrung menamai anak-anak mereka dengan nama karakter dalam permainan populer Pokemon GO, demikian dilaporkan BBC pada pekan ini.

Menurut Baby Center, sebuah situs yang menyediakan informasi kesehatan kehamilan, bayi, dan perawatan anak, kini semakin banyak bayi yang dinamai dengan nama karakter Pokemon GO seperti Roselia, Ash, Eevee, atau Onyx.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Salah Satu Lokasi Pokestop yang Bikin Pusing Pemerintah Kota

Ini Salah Satu Lokasi Pokestop yang Bikin Pusing Pemerintah Kota

Tekno | Kamis, 04 Agustus 2016 | 16:20 WIB

Pasangan Ini Rela Mengabaikan Anaknya Demi Pokemon Go

Pasangan Ini Rela Mengabaikan Anaknya Demi Pokemon Go

Tekno | Rabu, 03 Agustus 2016 | 11:44 WIB

Ini Pencapaian Pokemon Go dalam Satu Bulan

Ini Pencapaian Pokemon Go dalam Satu Bulan

Tekno | Selasa, 02 Agustus 2016 | 15:45 WIB

Ini yang Bikin Pemain Pokemon Go Marah Besar

Ini yang Bikin Pemain Pokemon Go Marah Besar

Tekno | Selasa, 02 Agustus 2016 | 13:47 WIB

Terkini

Viral Buruh Teriak Tidak Soal Makan Bergizi Gratis, Ini Penjelasan Lengkap KSPSI

Viral Buruh Teriak Tidak Soal Makan Bergizi Gratis, Ini Penjelasan Lengkap KSPSI

News | Senin, 04 Mei 2026 | 19:31 WIB

Jakarta Darurat Sampah: Pemprov DKI Percepat Pembangunan PSEL untuk Kurangi Beban Bantargebang

Jakarta Darurat Sampah: Pemprov DKI Percepat Pembangunan PSEL untuk Kurangi Beban Bantargebang

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:58 WIB

Jakarta Selatan Mulai Tergenang Banjir, Layanan Transjakarta Pangkas Rute

Jakarta Selatan Mulai Tergenang Banjir, Layanan Transjakarta Pangkas Rute

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:42 WIB

Siap Lawan Sikap Rasis, Habib Rizieq Ingatkan Prabowo Yaman Bukan Musuh

Siap Lawan Sikap Rasis, Habib Rizieq Ingatkan Prabowo Yaman Bukan Musuh

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:30 WIB

Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran

Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:30 WIB

Pembacokan Mengerikan di Cengkareng, Karyawan Pabrik Roti Tewas Bersimbah Darah

Pembacokan Mengerikan di Cengkareng, Karyawan Pabrik Roti Tewas Bersimbah Darah

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:29 WIB

Kisah Cindy Wanner, Kematian Paling Misterius di California Hingga 30 Tahun Tak Terpecahkan

Kisah Cindy Wanner, Kematian Paling Misterius di California Hingga 30 Tahun Tak Terpecahkan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:19 WIB

Habib Rizieq Sorot Pernyataan Prabowo soal Yaman, Sebut Terpengaruh 'Jenderal Baliho'

Habib Rizieq Sorot Pernyataan Prabowo soal Yaman, Sebut Terpengaruh 'Jenderal Baliho'

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:16 WIB

Merz Sebut Kebijakan Donald Trump 'Pukulan Telak', Jerman Tetap Upayakan Damai Dagang

Merz Sebut Kebijakan Donald Trump 'Pukulan Telak', Jerman Tetap Upayakan Damai Dagang

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:14 WIB

Update Skandal Pasporgate Dean James: Gugatan NAC Breda Ditolak, Tinggal Tunggu Degradasi

Update Skandal Pasporgate Dean James: Gugatan NAC Breda Ditolak, Tinggal Tunggu Degradasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:13 WIB