Pasangan Ini Rela Mengabaikan Anaknya Demi Pokemon Go

Dythia Novianty

Rabu, 03 Agustus 2016 | 11:44 WIB
Pasangan Ini Rela Mengabaikan Anaknya Demi Pokemon Go
Pencarian Pokemon. [Reuters]

Suara.com - Kepolisian Arizona menahan sepasang orangtua karena telah mengabaikan dan membahayakan anak mereka yang berusia 2 tahun, gara-gara bermain Pokemon Go. Keduanya diketahui meninggalkan anaknya dan sibuk mengejar monster-monster Pokemon.

Brent Daley (27) dan istrinya Brianna (25), meninggalkan anak mereka sendirian di dalam stroller (dorongan bayi), di bawah terik matahari dan tanpa air. Balita itu ditemukan para tetangga sekitar pukul 10.30 waktu setempat, dalam kondisi tengah menangis di luar rumah Daley dan berusaha mencoba masuk ke dalam.

Saat itu, balita tersebut mengenakan t-shirt dan popok dengan wajah yang memerah karena "terbakar" panas matahari, berkeringat dan kotor. Sepanjang musim panas, suhu di Arizona terkenal cukup tinggi, dan saat anak itu berada di luar suhu di area tersebut mencapai sekitar 96 derajat.

Setelah pihak kepolisian memindahkan sang balita ke area yang lebih nyaman, mereka menghubungi Brent Daley untuk memberitahu kondisi balita tersebut. Sayang, respon yang diberikan Daley justru membuat polisi semakin geram.

Daley yang saat itu tengah menghabiskan waktu menangkap makhluk virtual Pokemon, justru merasa terganggu dengan panggilan polisi. "Whatever!" jawabnya saat itu, seraya menutup telepon aparat tersebut.

Sekitar satu jam setelah polisi tiba di tempat kejadian, pasangan itu kembali ke rumah dan mengklaim anak itu seharusnya tidur di dalam rumah sementara mereka pergi mengisi bahan bakar. Namun, penyelidikan lebih lanjut dari pihak kepolisian setempat menemukan bahwa pasangan itu justru berkeliling San Tan Valley, berhenti di taman dan tempat-tempat lain untuk menikmati permainan mereka.

Pasangan ini segera dibawa ke tahanan, sementara anak mereka dibawa pergi oleh Departemen Pelayanan Anak Arizona. Belakangan, pasangan ini pun dibebaskan dari tahanan polisi dengan jaminan. Tapi untuk mendapatkan kembali hak asuh anaknya, mereka membutuhkan jasa pengacara.

Sejak permainan ini dirilis satu bulan lalu, banyak peristiwa unik dan mengenaskan yang diakibatkan terlalu fokusnya seseorang memainkan Pokemon Go. Seperti diketahui, Pokemon Go merupakan permainan Augmented Reality (AR) yang memadukan antara mobile game dengan dunia nyata demi menangkap berbagai karakter Pokemon. (Digital Trends)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Pencapaian Pokemon Go dalam Satu Bulan

Ini Pencapaian Pokemon Go dalam Satu Bulan

Tekno | Selasa, 02 Agustus 2016 | 15:45 WIB

Tanpa 5 Orang Ini, Pokemon Go Tak Akan Ada di Smartphone Anda

Tanpa 5 Orang Ini, Pokemon Go Tak Akan Ada di Smartphone Anda

Tekno | Sabtu, 30 Juli 2016 | 07:00 WIB

Terkini

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 23:51 WIB

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

News | Selasa, 08 September 2026 | 23:30 WIB

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 23:23 WIB

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Bali | Selasa, 08 September 2026 | 23:12 WIB

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Surakarta | Selasa, 08 September 2026 | 23:07 WIB

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 22:54 WIB

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 22:26 WIB

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 22:24 WIB

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 22:20 WIB

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

News | Selasa, 08 September 2026 | 22:15 WIB

×