Kisah Sulaiman, 29 Tahun Tarik Gerobak Pasir hingga Naik Haji

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Kamis, 04 Agustus 2016 | 19:42 WIB
Kisah Sulaiman, 29 Tahun Tarik Gerobak Pasir hingga Naik Haji
Ilustrasi jamaah calon haji Indonesia. [Antara/Rudi Mulya]

Suara.com - Setiap kaum Muslim agaknya bermimpi untuk menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci. Termasuk di antaranya adalah Sulaiman Hasyim dan istrinya, warga Kelurahan 1 Ilir Palembang, yang sudah sejak lama berangan-angan ingin menginjakkan kaki ke Tanah Suci di Arab Saudi.

Hingga akhirnya, mimpi itu bisa menjadi kenyataan, berkat tekad kuat, keyakinan serta kerja keras mereka. Tepatnya, dengan tekun bekerja sebagai penarik gerobak pasir, rupiah demi rupiah dikumpulkan Sulaiman dan istrinya selama 29 tahun, hingga akhirnya cita-cita menjadi tamu Allah itu kesampaian juga.

"Saya bersama istri akan berangkat menunaikan ibadah haji bersama rombongan kelompok terbang (Kloter) 14, pada 27 Agustus mendatang," kata Sulaiman, ketika ditemui di rumahnya di Palembang, Kamis (4/8/2016).

 
Ketika Antara berkunjung ke rumahnya di Kelurahan 1 Ilir Palembang, tampak raut bahagia di wajah Sulaiman dan Nursiyah, pasangan suami-istri itu. Mereka pun tak ragu memperlihatkan sejumlah perlengkapan haji yang akan dikenakan dan dibawa ke Tanah Suci pada 27 Agustus nanti bersama calon haji lainnya.

Sulaiman mengaku, tekad serta kegigihannya selama 29 tahun bekerja dan menabung, akhirnya mampu membawa ia dan istrinya berangkat menjadi tamu Allah, untuk menjalankan rukun Islam kelima. Itulah hasil jerih-payah yang disisihkannya sebagai seorang buruh penarik gerobak pasir di kawasan 1 Ilir Palembang.

"Setiap pagi, suami saya yang sudah berusia 68 tahun, dibantu oleh sepupunya, pergi ke pangkalan pasir milik H Zainuri, siap mengantarkan pasir pesanan pelanggan membeli di depot. Bahkan ada juga (yang) membeli langsung dengan suami saya, dengan mendapat upah rata-rata mencapai Rp40 ribu per hari," papar Nursiyah, istri Sulaiman.

Menurut Sulaiman pula, dalam sehari rata-rata dia mengangkut 15 gerobak pasir yang diantarkan ke pelanggan yang memesan. Sementara upahnya dibagi bersama sang saudara sepupu, dan jatahnya diserahkan ke istri untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, selain disisihkan untuk ditabung.

Sementara itu menurut Zainuri, sang pemilik depot, kegigihan dan kerja keras Sulaiman ternyata telah menjadi modal utamanya dalam mewujudkan cita-cita berangkat haji ke Tanah Suci bersama istrinya tahun ini.

"Allah pun memberikan hadiah terindah untuk Sulaiman dan istrinya, setelah sejak lama ditinggal pergi tiga anak kandungnya berpulang ke Rahmatullah," pungkas Zainuri. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemenag Bikin Standar Menu Katering Jamaah Haji

Kemenag Bikin Standar Menu Katering Jamaah Haji

News | Selasa, 31 Mei 2016 | 08:04 WIB

Cerita Halimah, Dorong Gerobak Nasi Kuning Sampai Bisa Naik Haji

Cerita Halimah, Dorong Gerobak Nasi Kuning Sampai Bisa Naik Haji

News | Selasa, 01 September 2015 | 06:31 WIB

15 Tahun Jadi Kuli Gendong, Sunaryo Akhirnya Bisa Naik Haji

15 Tahun Jadi Kuli Gendong, Sunaryo Akhirnya Bisa Naik Haji

News | Rabu, 26 Agustus 2015 | 12:26 WIB

Calon Haji asal Pacitan Wafat di Madinah

Calon Haji asal Pacitan Wafat di Madinah

News | Selasa, 25 Agustus 2015 | 06:03 WIB

Terkini

Ketua DPRD Jember: Sekali Lagi Langgar Aturan, Achmad Syahri Otomatis Dipecat

Ketua DPRD Jember: Sekali Lagi Langgar Aturan, Achmad Syahri Otomatis Dipecat

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:31 WIB

Sobary Kritik Cara Prabowo Mengagumi Bung Karno: Kagum, tapi Tak Pahami Political Wisdom-nya

Sobary Kritik Cara Prabowo Mengagumi Bung Karno: Kagum, tapi Tak Pahami Political Wisdom-nya

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:21 WIB

KPK Bongkar 3 Perusahaan yang Setor Miliaran ke Oknum Kemnaker demi Urus K3

KPK Bongkar 3 Perusahaan yang Setor Miliaran ke Oknum Kemnaker demi Urus K3

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:15 WIB

Kapal Migran Indonesia Tenggelam di Malaysia: Korban Tewas Kini 11 Orang, 3 Masih Hilang

Kapal Migran Indonesia Tenggelam di Malaysia: Korban Tewas Kini 11 Orang, 3 Masih Hilang

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:11 WIB

Gerindra Jatuhkan 'Kartu Kuning' Terakhir ke Achmad Syahri: Saya Taat dan Menyesal

Gerindra Jatuhkan 'Kartu Kuning' Terakhir ke Achmad Syahri: Saya Taat dan Menyesal

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:59 WIB

Mata Berkaca-kaca, Legislator Gerindra Jember Akui Khilaf Main Game Sambil Merokok saat Rapat

Mata Berkaca-kaca, Legislator Gerindra Jember Akui Khilaf Main Game Sambil Merokok saat Rapat

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:50 WIB

Tindak Lanjut Usai Kirab Budaya, KDM Bakal Tata Fasilitas Seni dan Budaya di Jabar

Tindak Lanjut Usai Kirab Budaya, KDM Bakal Tata Fasilitas Seni dan Budaya di Jabar

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:48 WIB

Guru Besar UMY Warning Pemerintah: Jangan Nekat Pindah ke IKN Kalau Belum Siap!

Guru Besar UMY Warning Pemerintah: Jangan Nekat Pindah ke IKN Kalau Belum Siap!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:43 WIB

Peringatan Terakhir! Gerindra Tak Segan Copot Achmad Syahri dari DPRD Jember Usai Viral Merokok

Peringatan Terakhir! Gerindra Tak Segan Copot Achmad Syahri dari DPRD Jember Usai Viral Merokok

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:38 WIB

Menakar Wacana Dedi Mulyadi: Mungkinkah Jawa Barat Hidup Tanpa Pajak Kendaraan?

Menakar Wacana Dedi Mulyadi: Mungkinkah Jawa Barat Hidup Tanpa Pajak Kendaraan?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:33 WIB