Lebih Dari 50 Persen Perempuan Inggris Alami Pelecehan Seksual

Adhitya Himawan

Rabu, 10 Agustus 2016 | 11:47 WIB
Lebih Dari 50 Persen Perempuan Inggris Alami Pelecehan Seksual
Ilustrasi pelecehan seksual. (Shutterstock)

Lebih dari 50 persen perempuan Inggris mengalami pelecehan seksual di tempat kerja. Kenyataan ini merupakan hasil dari sebuah jajak pendapat yang diungkapkan pada pada Rabu (10/8/2016) WIB.

Hampir 80 persen di antara mereka tidak melaporkan pelecehan tersebut kepada pimpinan kantor, tulis laporan dari lembaga Trades Union Congres (TUC) dan organisasi pembela hak perempuan Everyday Sexism.

Satu dari lima responden mengaku bahwa pelaku pelecehan adalah atasan langsung, dan sekitar 25 persen merasa tidak perlu melaporkan karena tidak yakin pimpinan perusahaan akan menindak lanjuti laporan tersebut.

Sebagian besar korban adalah perempuan muda berusia 18 sampai 24 tahun di mana dua per tiga di antara mereka pernah mengalami pelecehan seksual, kata survei yang sama.

"Angka ini sangat mengejutkan dan seharusnya menjadi peringatan. Pelecehan seksual masih menjadi persoalan besar bagi perempuan di tempat kerja. Ini adalah hal yang tidak bisa begitu saja hilang," kata kepala urusan kesetaraan di TUC, Alice Hood, kepada Reuters.

Dia mengatakan banyak perempuan yang tidak melaporkan apa yang mereka alami karena merasa malu, tidak ditindak lanjuti secara serius, atau takut karirnya akan hancur.

Menurut laporan survei itu, sejumlah tindakan yang termasuk dalam kategori pelecehan seksual adalah lelucon atau sindiran bernuansa seksual, peredaran pornografi, sentuhan yang tidak pantas, dan tindakan seksual yang tidak diinginkan.

TUC dan Everyday Sexism menyurvei 1.533 perempuan di berbagai daerah Inggris berusia 18 sampai 65 tahun.

Hampir sepertiga responden mengaku pernah menjadi bahan lelucon seksual di tempat kerja, sementara seperempat responden lain pernah mengalami sentuhan yang tidak diinginkan, seperti di daerah kaki atau sekitar pantat.

"Persoalan ini tidak membaik sebagaimana yang orang-orang pikirkan," kata Laura Bates, pendiri Everyday Sexism.

"Ini terjadi di mana-mana karena tidak dibicarakan. Perempuan merasa tidak mampu berbuat apa-apa, dan saat mereka melaporkannya, laporan itu tidak ditindak lanjuti sama sekali," kata dia.

Para pemimpin perusahaan harus menangani pelecehan seksual dengan menggelar pelatihan bagi para staf, merubah budaya tempat kerja, dan menerapkan kebijakan yang tegas, kata Hood.

"Mungkin pelecehan itu terjadi melalui surat elektronik ataupun sosial media, tapi ini tetap merupakan pelecehan dan menjadi pengalaman yang memalukan bagi mereka yang mengalaminya," kata Hood.

"Para pimpinan perusahaan harus bekerja lebih banyak - ini adalah persoalan besar. Langkah pertama adalah tindak lanjuti ini secara serius sehingga orang tahu bahwa pelecehan tidak bisa ditoleransi," kata Hood. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Belajar Menghargai Pengorbanan Orang Tua dalam Novel Dompet Ayah Sepatu Ibu

Belajar Menghargai Pengorbanan Orang Tua dalam Novel Dompet Ayah Sepatu Ibu

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 14:30 WIB

Demokrat Sepakat dengan Gerindra Bawa Putusan MA soal Suket Gibran ke DPR

Demokrat Sepakat dengan Gerindra Bawa Putusan MA soal Suket Gibran ke DPR

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:29 WIB

Perintah Prabowo ke Kapolri Suyudi Usut Kasus Listyo: Seobjektif Mungkin, Jangan Ditutupi!

Perintah Prabowo ke Kapolri Suyudi Usut Kasus Listyo: Seobjektif Mungkin, Jangan Ditutupi!

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:25 WIB

Impor RI Naik 19,67 Persen, Mendag Sebut Didominasi Kebutuhan Industri

Impor RI Naik 19,67 Persen, Mendag Sebut Didominasi Kebutuhan Industri

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 14:25 WIB

2 Moisturizer Viva yang Cocok untuk Kencangkan Kulit Kendur Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

2 Moisturizer Viva yang Cocok untuk Kencangkan Kulit Kendur Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 14:25 WIB

Ponsel Kanselir Jerman Ikut Disadap, Hubungan Dua Negara Memanas

Ponsel Kanselir Jerman Ikut Disadap, Hubungan Dua Negara Memanas

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 14:22 WIB

Skandal Penyadapan Presiden Prabowo, DPP PSI Unggah Video: Jokowi Juga Manusia

Skandal Penyadapan Presiden Prabowo, DPP PSI Unggah Video: Jokowi Juga Manusia

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:21 WIB

Strategi Politik Kebisingan: Mengapa Isu Sengaja Dibiarkan Tumpang Tindih?

Strategi Politik Kebisingan: Mengapa Isu Sengaja Dibiarkan Tumpang Tindih?

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 14:20 WIB

Geng Solo Siapa Saja? Ini 7 Perwira Tinggi TNI-Polri Kepercayaan Jokowi

Geng Solo Siapa Saja? Ini 7 Perwira Tinggi TNI-Polri Kepercayaan Jokowi

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:17 WIB

Piala Asia 2027 Resmi Diundur, Untung atau Buntung bagi Timnas Indonesia?

Piala Asia 2027 Resmi Diundur, Untung atau Buntung bagi Timnas Indonesia?

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 14:15 WIB

×