Indonesia akan Percepat Sejumlah Kerjasama Internasional

Adhitya Himawan

Rabu, 17 Agustus 2016 | 06:27 WIB
Indonesia akan Percepat Sejumlah Kerjasama Internasional
Menteri Luar Neger Retno Marsudi. (Setpres)

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyatakan Indonesia akan mempercepat penjajakan sejumlah kerja sama internasional termasuk Perjanjian Kemitraan Trans-Pasifik (TPPA).

Hal itu dijelaskan Menlu Retno di Jakarta, Selasa (17/8/2016) ketika menjelaskan sikap Presiden Joko Wido yang menyampaikan masalah kerja sama internasional di DPR, Selasa.

Presiden Joko Widodo dalam pidato kenegaraan HUT RI ke-71 menyampaikan bahwa Pemerintah Indonesia akan mempercepat penjajakan berbagai kerja sama perdagangan internasional dan mempertimbangkan partisipasi Indonesia dalam kemitraan ekonomi internasional.

Presiden kemudian mencontohkan seperti "Trans-Pacific Partnership Agreement" (TPPA) dan "Regional Comprehensive Economic Partnership" (RCEP).

"Sejauh ini TPPA itu sedang dikaji. Sedang dilakukan 'cost analysis' tentang keuntungan dan kerugian (bergabung dalam TPP). Kajian itu dilakukan di bawah Kemenko Perekonomian," ujar Menlu Retno.

Dia juga menyebutkan bahwa Pemerintah Indonesia juga masih turut berpartisipasi dalam proses negosiasi RCEP.

"Yang perlu saya sampaikan, RCEP juga masih dinegosiasikan dan itu belum selesai. TPP pun kita sedang pelajari semuanya, kita bikin analisis dan sebagainya," jelas dia.

Sehubungan dengan kemungkinan adanya kebijakan yang tumpang tindih nantinya terkait rencana Indonesia untuk bergabung dalam TPPA dan RCEP, yang juga dibarengi dengan proses Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), Menlu Retno mengatakan pemerintah sedang melakukan kajian.

"Tentunya ada beberapa pasal yang sama (dalam TPPA dan RCEP), tetapi itu tidak sama persis," kata dia.

Sebelumnya, mantan Deputi Negosiator Vietnam untuk Kemitraan Trans-Pasifik (Trans Pacific Partnership/TPP) Duta Besar Nguyen Nguyet Nga mengatakan bahwa TPP akan memberi manfaat besar bagi perekonomian Indonesia, sehingga dia mendorong Indonesia untuk bergabung dalam kemitraan tersebut.

"Indonesia sangat penting untuk masuk dalam TPP. Indonesia bisa mendapatkan keuntungan besar dengan bergabung dalam TPP," kata Dubes Nguyen Nguyet Nga.

Menurut Dubes Nga, Indonesia bisa mendapatkan keuntungan besar jika memutuskan bergabung dalam TPP.

Dubes Nga memaparkan beberapa manfaat yang bisa diperoleh Indonesia bila bergabung dalam TPP, salah satunya manfaat yang terkait dengan diversifikasi atau penganekaragaman pasar.

Kemitraan Trans-Pasifik, menurut Nga, juga bisa membantu Indonesia dalam memperluas pasar ekspor, mendorong restrukturisasi ekonomi, memberikan dorongan bagi pertumbuhan ekonomi, dan membangun konektivitas dengan negara-negara utama kekuatan ekonomi.

Selain itu, kata dia, TPP dapat mendukung Indonesia dalam pengembangan intensif dan reformasi sosial ekonomi.

Manfaat lainnya dari TPP bagi Indonesia, lanjut Dubes Nga, adalah memberikan posisi yang lebih baik untuk Indonesia dalam negosiasi perjanjian perdagangan bebas (FTA) lainnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kerjasama Ekonomi RI-Tajkistan Terkendala Tak Ada Pelabuhan

Kerjasama Ekonomi RI-Tajkistan Terkendala Tak Ada Pelabuhan

Bisnis | Rabu, 03 Agustus 2016 | 01:37 WIB

Presiden Jokowi Terima Kunjungan PM Selandia Baru

Presiden Jokowi Terima Kunjungan PM Selandia Baru

News | Senin, 18 Juli 2016 | 16:35 WIB

Upaya Pembebasan Sandera

Upaya Pembebasan Sandera

Foto | Senin, 11 Juli 2016 | 18:52 WIB

Jokowi Mau Investasi Industri & Manufaktur Prefektur Aichi Naik

Jokowi Mau Investasi Industri & Manufaktur Prefektur Aichi Naik

Bisnis | Jum'at, 27 Mei 2016 | 00:01 WIB

Indonesia  Sri Lanka Sepakat Tingkatkan Kerjasama Ekonomi

Indonesia Sri Lanka Sepakat Tingkatkan Kerjasama Ekonomi

Bisnis | Kamis, 26 Mei 2016 | 22:50 WIB

Presiden Jokowi Jamu Pangeran Arab Saudi di Istana Bogor

Presiden Jokowi Jamu Pangeran Arab Saudi di Istana Bogor

News | Senin, 23 Mei 2016 | 00:01 WIB

Bahas Perdagangan & Investasi, Jokowi Ketemu 500 Pebisnis Korsel

Bahas Perdagangan & Investasi, Jokowi Ketemu 500 Pebisnis Korsel

Bisnis | Senin, 16 Mei 2016 | 06:20 WIB

Swedia akan Kerjasama Energi dengan Iran

Swedia akan Kerjasama Energi dengan Iran

Bisnis | Kamis, 21 April 2016 | 07:26 WIB

Jokowi Ingin Masyarakat Inggris Lebih Mengenal Indonesia

Jokowi Ingin Masyarakat Inggris Lebih Mengenal Indonesia

News | Rabu, 20 April 2016 | 06:07 WIB

Kemenlu Sudah Ketahui Posisi dan Kondisi 10 WNI yang Disandera

Kemenlu Sudah Ketahui Posisi dan Kondisi 10 WNI yang Disandera

News | Kamis, 31 Maret 2016 | 11:51 WIB

Terkini

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:20 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:14 WIB

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

×