Politikus PDIP Pastikan 'Koalisi AntiAhok' Masih Kompak

Pebriansyah Ariefana, Agung Sandy Lesmana

Selasa, 23 Agustus 2016 | 17:27 WIB
Politikus PDIP Pastikan 'Koalisi AntiAhok' Masih Kompak
Ketua Bidang Pemenangan Pemilu PDI Perjuangan DKI Jakarta, Gembong Warsono bersama Ketua DPD Gerindra DKI Muhammad Taufik. (suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Suara.com - Ketua Bidang Pemenangan Pemilu PDI Perjuangan DKI Jakarta, Gembong Warsono membantah ada perpecahan di partai yang tergabung dalam Koalisi Kekeluargaan. Koalisi ini melawan Basuki Tjahaja Purnama yang juga maju sebagai calon gubernur petahana.

Menurutnya, tujuh partai tersebut yakni PDI Perjuangan, Gerindra, PPP, PKS, PKB, Demokrat, dan PAN masih solid sampai Pilkada DKI 2017 mendatang.

"Ya masih solid ya," kata Gembong saat ditemui di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (23/8/2016).

Menurutnya hingga kini partai yang tergabung dalam koalisi gemuk juga masih bersepakat pada dua keputusan. Pertama, kata Gembong Koalisi Kekeluargaan tetap menolak mendukung calon petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Kedua, kata dia, bakal memasangkan Calon dari partai Gerindra Sandiaga Uno dengam calon Gubernur yang diusung PDI Perjuangan.

"Yang pasti gini, ada dua keputusan ya. Tujuh partai itu kan satu keputusannya, satu tidak mengusung incumbent. Yang kedua sandi sebagai calon wakil, dan gubernurnya dari PDI-P. Itu kesepakatannya," kata dia.

Kendati demikian, Gembong mengaku masih menunggu keputusan DPP dari masing-masing partai terkait usulan nama yang nantinya akan diusung di Pilkada DKI 2017 mendatang.

"Kan kita bebaskan kepada masing-masing partai politik, Apakah PDI P masih disitu, tugas kita menyampaikan ke DPP masing-masing, dalam arti feed backnya akan kita terima. Sekarang bolanya ada di DPP," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lantik Wali Kota Disoal DPRD, Ahok Cuek Saja

Lantik Wali Kota Disoal DPRD, Ahok Cuek Saja

News | Selasa, 23 Agustus 2016 | 16:45 WIB

Ahok Dituding Adu Domba, Kader PDIP: Nggak Ada Perpecahan

Ahok Dituding Adu Domba, Kader PDIP: Nggak Ada Perpecahan

News | Selasa, 23 Agustus 2016 | 15:54 WIB

TB Hasanuddin: 90 Persen Kader PDIP Tidak Coblos Ahok

TB Hasanuddin: 90 Persen Kader PDIP Tidak Coblos Ahok

News | Selasa, 23 Agustus 2016 | 14:58 WIB

Ahok Harus Realistis, Tak Mau Jadi Cawagub, Jangan Paksakan Diri

Ahok Harus Realistis, Tak Mau Jadi Cawagub, Jangan Paksakan Diri

News | Selasa, 23 Agustus 2016 | 14:49 WIB

Djarot: Boleh Tak Menyukai Ahok, Tapi Jangan Pakai Aksi Penolakan

Djarot: Boleh Tak Menyukai Ahok, Tapi Jangan Pakai Aksi Penolakan

News | Selasa, 23 Agustus 2016 | 14:39 WIB

Ahok Senang Dikritik Rizal Ramli Terus

Ahok Senang Dikritik Rizal Ramli Terus

News | Selasa, 23 Agustus 2016 | 14:29 WIB

Djarot Minta Warga Jangan Aksi Tolak Kedatangan Ahok

Djarot Minta Warga Jangan Aksi Tolak Kedatangan Ahok

News | Selasa, 23 Agustus 2016 | 13:47 WIB

Ahok Kumpulkan Pakar Perbaiki Gugatan Pasal Cuti Kampanye

Ahok Kumpulkan Pakar Perbaiki Gugatan Pasal Cuti Kampanye

News | Selasa, 23 Agustus 2016 | 13:40 WIB

Ruhut Dipecat dari Jubir Demokrat, Ahok Ingat Jasa-jasanya

Ruhut Dipecat dari Jubir Demokrat, Ahok Ingat Jasa-jasanya

News | Selasa, 23 Agustus 2016 | 13:21 WIB

Ahok Berterima Kasih Pascapemecatan Ruhut Jadi Jubir Demokrat

Ahok Berterima Kasih Pascapemecatan Ruhut Jadi Jubir Demokrat

News | Selasa, 23 Agustus 2016 | 12:56 WIB

Terkini

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB