Riau Siap Terapkan "Full Day School"

Esti Utami

Kamis, 25 Agustus 2016 | 13:59 WIB
Riau Siap Terapkan "Full Day School"
Ilustrasi murid-murid Sekolah Dasar Negeri. [suara.com/Alfiasnyah Ocxie]

Suara.com - Sebanyak 25 persen sekolah tingkat SD, dan SLTP di Kota Pekanbaru, Riau telah menerapkan sistim full day school (FDS) atau sekolah sehari penuh. Sekolah-sekolah itu terdiri dari sekolah negeri dan swasta yakni sekolah berbasis Islam dan Kristen.

"Pekanbaru, secara bertahap akan menerapkan FDS, namun demikian sejumlah kebutuhan sarana dan prasarana mulai dari ruang kelompok belajar, kantin dan mushalla perlu dilengkapi," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru H, Abdul Jamal, MPd di Pekanbaru, Kamis (25/8/2016).

Ia mengatakan itu terkait gagasan Mendikbud untuk menerapkan sistem FDS atau sekolah sehari penuh sebab sebelum mengalami krisis moneter 1997, Indonesia sempat disejajarkan dengan Korea Selatan sebagai "new emerging forces".

Penerapan FDS, kata Jamal, disebabkan dalam kurun waktu 20 tahun, Korea Selatan dan Indonesia terlihat jelas perbedaannya. Kemajuan Korea pesat, menyamai tetangganya Jepang dan bersaing dengan Republik Rakyat Cina.

Indonesia tertinggal jauh dari Korea Selatan yang sempat berada pada posisi yang sama sebelum Indonesia mengalami reformasi. Kuncinya pada pendidikan dan Sekolah Dasar di Korea sudah lama menerapkan FDS.

Oleh karena itu, Pekanbaru mendukung kebijakan Mendikbud dan penambahan sarana dibutuhkan serta jam belajar wajib dari 32 hingga 36 jam selama lima hari.

"Melalui sistem FDS ini diharapkan bisa membentuk akhlak dan kelakukan anak didik. Untuk meningkatkan akhlak anak didik maka Dinas Pekanbaru akan bekerjasama dengan Kemenag Pekanbaru, untuk menyempurnakan program belajar mengaji dan agama (MDA)," katanya.

Selanjutnya, katanya lagi, persiapan tentu dimatangkan pada guru agar mereka bisa mengikuti sistim FDS ini dengan baik, untuk lima hari sekolah, sedangkan Sabtu dan Minggu bisa untuk istirahat.

Setiap Sabtu, kata Jamal bisa dimanfaatkan bagi guru-guru untuk mengikuti kegiatan atau pelatihan di luar sekolah sebab selama ini guru banyak mengorbankan jam belajar untuk kegiatan tersebut.

"Keuntungan FDS adalah bisa membentengi anak didik dari pengaruh negatif di luar rumah karena anak sudah berada di FDS dengan jam belajar agama dan akhlak," katanya dan menambahkan FDS sekaligus menghindari guru mata pelajaran agama untuk mencari tambahan waktu mengajar di luar sekolah sebab selama non FDS jam pelajaran agama makin panjang," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Full Day School: Solusi Pendidikan atau Beban bagi Siswa?

Full Day School: Solusi Pendidikan atau Beban bagi Siswa?

Your Say | Senin, 24 Februari 2025 | 12:57 WIB

Terkini

Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat

Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:23 WIB

Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya

Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:13 WIB

Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan

Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:00 WIB

Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri

Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri

Banten | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:55 WIB

Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain

Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain

Bogor | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:45 WIB

Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam

Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam

Jabar | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:04 WIB

Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU

Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:03 WIB

Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?

Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:59 WIB

Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah

Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:57 WIB

Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi

Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi

Bogor | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:56 WIB

×