Kebakaran Hutan Riau Bertambah, BNPB Tambah Helikopter Pembom Air

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 27 Agustus 2016 | 21:10 WIB
Kebakaran Hutan Riau Bertambah, BNPB Tambah Helikopter Pembom Air
Pemadaman lahan dan hutan yang terbakar di Pekanbaru, Riau, Rabu (10/8). (Antara)

Suara.com - Kebakaran hutan dan lahan di wilayah Riau masih terjadi di beberapa daerah. Satelit MODIS tidak mampu mendeteksi karena tertutup oleh awan yang cukup merata di Riau.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menjelaskan Pantauan udara dari pesawat Air Tractor dan helicopter water bombing BNPB kebakaran hutan dan lahan ditemukan di Kabupaten Siak, Dumai, Bengkalis, Rokan Hilir, Kampar dan Rokan Hulu.

Sampai kini asap tebal mengepul di Kecamatan Kandis Kabupaten Siak, Kecamatan Berangkat Kabupaten Dumai, Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis, Kecamatan Pujud Kabupaten Rokan Hilir dan  Kecamatan Bonai Darussalam Kabupaten Rokan Hulu.

“Kondisi kualitas udara di wilayah Provinsi Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Utara, Jambi,  dan Aceh kondisinya Baik hingga Sedang kecuali di Kabupaten Bengkalis Riau yang kategori Sedang hingga Sangat Tidak Sehat. Pengukuran kualitas udara di Duri Field Kabupaten Bengkalis menunjukkan Indeks  Standar Pencemaran Udara (ISPU) 287 psi yang berarti Sangat Tidak Sehat. Batas ISPU Sangat Tidak Sehat adalah 200 – 299 psi,” kata Sutopo, Sabtu (27/8/2016).

Lanjut Sutopo, arah angin masih bergerak dari barat ke timur sehingga asap menyeberang Selat Malaka hingga sebagian wilayah di Singapura dan Malaysia.

Aktivitas masyarakat di Riau berjalan normal. Jarak pandang normal. Jumlah hotspot jauh berkurang dibandingkan tahun lalu. Tidak ada penutupan bandara dan sekolah diliburkan karena dampak asap seperti tahun lalu. Penanganan karhutla tahun ini lebih baik daripada sebelumnya.

“Pemerintah Indonesia terus mengintensifkan pencegahan dan pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Riau,” kata dia.

Sementara itu Kepala BNPB, Willem Rampangilei langsung memimpin langsung operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Riau Sabtu ini. BNPB menambah helicopter water bombing di Riau. Sehingga keseluruhan terdapat 4 helikopter water bombing, 2 pesawat Air Tractor water bombing dan 1 pesawat Casa hujan buatan.

Sekitar 7.200 personil tim satgas gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, Damkar, relawan dan karyawan perusahaan melakukan pemadaman di Riau.  Total luas lahan terbakar di Riau sejak Januari hingga 27/8/2016 sekitar 3.218 hektar.

“BNPB terus memperkuat BPBD dalam mengatasi kebakaran hutan dan lahan. Total sudah 18 helikopter dan pesawat BNPB yang dikerahkan untuk mendukung satgas udara di enam provinsi yaitu Riau, Jambi, Sumsel, Kalbar, Kalteng dan Kalsel. 4 helikopter water bombing disiapkan jika Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara menetapkan siaga darurat,” kata Willem.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BMKG Kembali Ingatkan Ancaman Karhutla di Sumatera-Kalimantan

BMKG Kembali Ingatkan Ancaman Karhutla di Sumatera-Kalimantan

News | Sabtu, 27 Agustus 2016 | 16:02 WIB

Singapura Bersiap-siaplah, Asap dari Riau Mengarah ke Sana Semua

Singapura Bersiap-siaplah, Asap dari Riau Mengarah ke Sana Semua

News | Jum'at, 26 Agustus 2016 | 20:11 WIB

Kerja Satgas Pemburu Api Efektif, Jumlah Karhutla 2016 Menurun

Kerja Satgas Pemburu Api Efektif, Jumlah Karhutla 2016 Menurun

News | Kamis, 25 Agustus 2016 | 21:59 WIB

Penangkapan Pembakar Hutan Gencar, Kasus Langsung Berkurang

Penangkapan Pembakar Hutan Gencar, Kasus Langsung Berkurang

News | Kamis, 25 Agustus 2016 | 20:04 WIB

Follow Up Kebakaran Hutan, Kapolri Bicara Jarak Jauh dengan Polda

Follow Up Kebakaran Hutan, Kapolri Bicara Jarak Jauh dengan Polda

News | Kamis, 25 Agustus 2016 | 19:22 WIB

Koordinasi Penanggulangan Kebakaran Hutan

Koordinasi Penanggulangan Kebakaran Hutan

Foto | Kamis, 25 Agustus 2016 | 18:27 WIB

Enam Provinsi Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan

Enam Provinsi Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan

News | Selasa, 23 Agustus 2016 | 13:53 WIB

Kalimantan Barat Mulai Muncul Titik Api Kebakaran Hutan

Kalimantan Barat Mulai Muncul Titik Api Kebakaran Hutan

News | Sabtu, 20 Agustus 2016 | 07:05 WIB

Gempar, Prajurit Hilang Misterius Saat Padamkan Api di Hutan

Gempar, Prajurit Hilang Misterius Saat Padamkan Api di Hutan

News | Jum'at, 19 Agustus 2016 | 19:56 WIB

Sehari, "Hotspot" Kebakaran Hutan Sumatera Turun 283 Titik

Sehari, "Hotspot" Kebakaran Hutan Sumatera Turun 283 Titik

News | Kamis, 18 Agustus 2016 | 10:50 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×