Sehari, "Hotspot" Kebakaran Hutan Sumatera Turun 283 Titik

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 18 Agustus 2016 | 10:50 WIB
Sehari, "Hotspot" Kebakaran Hutan Sumatera Turun 283 Titik
Pemadaman lahan dan hutan yang terbakar di Pekanbaru, Riau, Rabu (10/8). (Antara)

Suara.com - Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memantau titik panas yang berpotensi sebagai kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Pulau Sumatera turun secara drastis, Kamis (18/8/2016). Hari ini ada 82 titik dibandingkan, Rabu (17/8/2016) ada sebanyak 365 titik.

"Kalau kemarin terdapat 365 titik panas, sedangkan pagi ini cuma 82 titik dengan wilayah penyebaran pada lima provinsi," ujar Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Pekanbaru, Slamet Riyadi di Pekanbaru, Kamis pagi.

Pihaknya menyatakan itu setelah melihat sebaran wilayah titik panas di Sumatera dari data yang rilis Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) berdasarkan pantauan sensor modis pada citra satelit milik badan antariksa Amerika Serikat (NASA) yakni Aqua dan Terra.

Analisis dari LAPAN, lanjutnya, 82 titik panas merupakan akumulasi kepercayaan karhutla dengan tingkat sedang mulai dari 50 sampai 69 persen dan tingkat tinggi khusus di Provinsi Riau mulai 70 hingga 100 persen.

Slamet memaparkan titik panas tersebut masih terkosentrasi di Riau dengan jumlah 43 titik, disusul Sumatera Utara 24, lalu Aceh delapan titik, Sumatera Barat enam titik dan Bangka Belitung satu titik.

Ke-43 titik panas di Riau itu tersebar pada enam wilayah kabupaten/kota yakni Rokan Hilir 22 titik, Rokan Hulu sembilan titik, Pelalawan lima titik, Dumai dan Indragiri Hilir sama-sama berbagi sumbangan tiga titik serta Siak satu titik.

Dari jumlah total titik panas di Riau, jelasnya, 22 titik dinyatakan titik api karena memiliki tingkat kepercayaan 70 hingga 100 persen atau pertanda sebagai potensi karlahut di tiga daerah.

"Tiga daerah yakni Rokan Hilir 17 titik, Rokan Hulu empat titik dan Pelalawan terpantau satu titik," beber Slamet.

Danrem 031/Wirabima Brigjen TNI Nurendi dilaporkan mengerahkan satu satuan setingkat kompi (SSK) atau sebanyak 100 orang personel untuk membantu memadamkan api akibat kebakaran lahan dan hutan yang terjadi di wilayah Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau.

"Pasukan malam ini datang lagi satu SSK langsung dan sektornya Danyon Arhanudse 13. Mereka bermalam di lokasi yang ditugaskan untuk memadamkan api dan menghilangkan asap agar tidak meluas," kata Nurendi.

Pemerintah Provinsi Riau telah memutuskan untuk memperpanjang status siaga darurat kebakaran lahan dan hutan yang berlaku enam bulan atau sejak Juni hingga 30 November 2016.

Komandan Satuan Tugas Karlahut Riau, Brigjen TNI Nurendi mengatakan perpanjangan status tersebut sebagai upaya untuk maksimalkan pencegahan dan penanggulangan karhutla karena setiap tahun terus terjadi terutama dalam 18 tahun terakhir. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Belum Ada Pelanggaran SP3 ke 15 Perusahaan Terduga Bakar Hutan

Belum Ada Pelanggaran SP3 ke 15 Perusahaan Terduga Bakar Hutan

News | Jum'at, 12 Agustus 2016 | 19:45 WIB

Kapolri Panggil Tujuh Kapolda Terkait Kebakaran Hutan dan Lahan

Kapolri Panggil Tujuh Kapolda Terkait Kebakaran Hutan dan Lahan

News | Jum'at, 12 Agustus 2016 | 16:16 WIB

Rapat Terbatas Kebakaran Hutan

Rapat Terbatas Kebakaran Hutan

Foto | Jum'at, 12 Agustus 2016 | 16:00 WIB

Waspada 217 Titik Api, Jokowi Perintahkan Segera Tangani

Waspada 217 Titik Api, Jokowi Perintahkan Segera Tangani

News | Jum'at, 12 Agustus 2016 | 15:35 WIB

Korsleting Listrik di RS Baghdad, 11 Bayi Terpanggang

Korsleting Listrik di RS Baghdad, 11 Bayi Terpanggang

News | Rabu, 10 Agustus 2016 | 16:34 WIB

Pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau

Pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau

Foto | Rabu, 10 Agustus 2016 | 15:49 WIB

Hutan Riau Masih Kebakaran, 2 Helikopter Bom Air Dikirim

Hutan Riau Masih Kebakaran, 2 Helikopter Bom Air Dikirim

News | Minggu, 07 Agustus 2016 | 23:32 WIB

Satelit Deteksi 82 Titik Panas di Sumatera

Satelit Deteksi 82 Titik Panas di Sumatera

News | Minggu, 10 Juli 2016 | 10:27 WIB

Pemerintah Sebut Ada 35 Titik Api di Seluruh Indonesia

Pemerintah Sebut Ada 35 Titik Api di Seluruh Indonesia

News | Minggu, 10 Juli 2016 | 08:11 WIB

Upaya Pemadaman Kebakaran Hutan di Riau Diperluas

Upaya Pemadaman Kebakaran Hutan di Riau Diperluas

News | Minggu, 10 Juli 2016 | 04:03 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×