Ratusan Orang Mengungsi Akibat Kebakaran Hutan di Riau

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 27 Agustus 2016 | 22:39 WIB
Ratusan Orang Mengungsi Akibat Kebakaran Hutan di Riau
Pemadaman lahan dan hutan yang terbakar di Pekanbaru, Riau, Rabu (10/8). (Antara)

Suara.com - Sebanyak 300 kepala keluarga di Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, Kecamatan Pujud-Rokan Hilir dan Kecamatan Mandau, Bengkalis mulai mengungsi akibat terdampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan.

"Kabut asap di wilayah tersebut cukup pekat hingga warga harus segera dievakuasi," kata Kepala Bidang Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo di Pekanbaru, Sabtu (27/8/2016).

Mayoritas warga yang mengungsi tersebut merupakan petani sawit yang berada di areal perusahaan perkebunan swasta. Dalam proses evakuasi itu, lanjutnya, jajaran Polres Rokan Hulu turun langsung membantu dengan menyediakan kendaraan.

"Selain itu, jajaran juga membagikan masker gratis kepada masyarakat," ujarnya.

Kabut asap yang terjadi pada Sabtu ini merupakan akibat dari kebakaran lahan yang terjadi sejak, Senin (22/8/2016). Namun, kabut asap yang terjadi pada Sabtu merupakan yang paling buruk lantaran kebakaran terus meluas sementara proses pendinginan menimbulkan asap tebal.

Terlebih lagi, angin kencang bertiup ke arah pemukiman penduduk sehingga mereka harus segera dievakuasi untuk mencegah terdampak infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Guntur mengatakan warga sudah dievakuasi ke lapangan Dusun Jurong atau pinggir Sungai Rokan, Desa Bonai, Kecamatan Bonai Darussalam, Rokan Hulu. Sementara sebagian warga sudah mengungsi terlebih dahulu ke keluarganya di Kota Duri, Bengkalis.

"Untuk sementara mereka kita ungsikan dahulu. Informasi selanjutnya akan kita informasikan kembali," kata Guntur.

Karhutla yang terjadi di sejumlah wilayah di Provinsi Riau mulai berdampak menimbulkan kabut asap pada akhir pekan ini. Di Pekanbaru, kabut asap kiriman mulai menyelimuti sejak pagi namun berangsung menghilang menjelang siang. Namun di wilayah pesisir Riau seperti Bengkalis, Rokan Hilir, dan Dumai, kabut asap terpantau masih terjadi.

Penduduk yang berada di sekitar lokasi kebakaran mulai merasakan dampaknya apabila angin kencang mengirimkan asap ke pemukiman warga. BMKG Pekanbaru pada Sabtu sore menyatakan satelit tidak dapat memantau keberadaan titik api dikarenakan terhalang kabut asap.

Bahkan, kabut asap dilaporkan telah mencapai negara tetangga Singapura hingga menyebabkan kualitas udara di negara Merlion itu menurun.

Dalam menanggulangi Karhutla, petugas TNI, Polri, BPBD dan Manggala Agni yang tergabung dalam Satgas terus berupaya menggempur api dengan air. Pangkalan TNI AU yang menjadi basis Satgas Udara menyiagakan 4 Heli pengebom air berkapasitas 4.000-5.000 liter dan dua pesawat air tractor (AT) berkapasitas 3.100 liter air. Sabtu pagi, heli dan pesawat beterbangan memadamkan api yang terpantau di sejumlah titik. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Indonesia Siaga Darurat Kebakaran Hutan

Indonesia Siaga Darurat Kebakaran Hutan

News | Sabtu, 27 Agustus 2016 | 22:10 WIB

Kebakaran Hutan Riau Bertambah, BNPB Tambah Helikopter Pembom Air

Kebakaran Hutan Riau Bertambah, BNPB Tambah Helikopter Pembom Air

News | Sabtu, 27 Agustus 2016 | 21:10 WIB

BMKG Kembali Ingatkan Ancaman Karhutla di Sumatera-Kalimantan

BMKG Kembali Ingatkan Ancaman Karhutla di Sumatera-Kalimantan

News | Sabtu, 27 Agustus 2016 | 16:02 WIB

Singapura Bersiap-siaplah, Asap dari Riau Mengarah ke Sana Semua

Singapura Bersiap-siaplah, Asap dari Riau Mengarah ke Sana Semua

News | Jum'at, 26 Agustus 2016 | 20:11 WIB

Kerja Satgas Pemburu Api Efektif, Jumlah Karhutla 2016 Menurun

Kerja Satgas Pemburu Api Efektif, Jumlah Karhutla 2016 Menurun

News | Kamis, 25 Agustus 2016 | 21:59 WIB

Penangkapan Pembakar Hutan Gencar, Kasus Langsung Berkurang

Penangkapan Pembakar Hutan Gencar, Kasus Langsung Berkurang

News | Kamis, 25 Agustus 2016 | 20:04 WIB

Follow Up Kebakaran Hutan, Kapolri Bicara Jarak Jauh dengan Polda

Follow Up Kebakaran Hutan, Kapolri Bicara Jarak Jauh dengan Polda

News | Kamis, 25 Agustus 2016 | 19:22 WIB

Koordinasi Penanggulangan Kebakaran Hutan

Koordinasi Penanggulangan Kebakaran Hutan

Foto | Kamis, 25 Agustus 2016 | 18:27 WIB

Enam Provinsi Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan

Enam Provinsi Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan

News | Selasa, 23 Agustus 2016 | 13:53 WIB

Kalimantan Barat Mulai Muncul Titik Api Kebakaran Hutan

Kalimantan Barat Mulai Muncul Titik Api Kebakaran Hutan

News | Sabtu, 20 Agustus 2016 | 07:05 WIB

Terkini

Fafa Sumenep Bawa Pesan Positif Lewat Single Bismillah Karena Cinta

Fafa Sumenep Bawa Pesan Positif Lewat Single Bismillah Karena Cinta

Entertainment | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:17 WIB

Bagaimana Cara Memilih Sunscreen yang Aman untuk Anak-anak?

Bagaimana Cara Memilih Sunscreen yang Aman untuk Anak-anak?

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:17 WIB

Buang Sampah Sembarangan: Mengapa Kita Masih Takut Menegur Pelanggar?

Buang Sampah Sembarangan: Mengapa Kita Masih Takut Menegur Pelanggar?

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:15 WIB

Objektivitas Penanganan Kasus Febrie Diragukan, Komjak Dinilai Gagal Jalankan Fungsi Pengawasan

Objektivitas Penanganan Kasus Febrie Diragukan, Komjak Dinilai Gagal Jalankan Fungsi Pengawasan

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:12 WIB

Selebrasi Argentina Picu Kontroversi, Apa Makna Spanduk Las Malvinas?

Selebrasi Argentina Picu Kontroversi, Apa Makna Spanduk Las Malvinas?

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:10 WIB

Aksi Sindikat Penipuan Online Berkedok Lelang Mobil Berakhir, Empat Pelaku Dibekuk Polisi

Aksi Sindikat Penipuan Online Berkedok Lelang Mobil Berakhir, Empat Pelaku Dibekuk Polisi

Sumut | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:01 WIB

Inggris Gugur, Harry Kane Sesali Taktik Parkir Bus saat Dibungkam Argentina

Inggris Gugur, Harry Kane Sesali Taktik Parkir Bus saat Dibungkam Argentina

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 16:51 WIB

HUT ke-70, Danamon Terus Hadir Menemani Berbagai Fase Kehidupan Nasabah Lintas Generasi

HUT ke-70, Danamon Terus Hadir Menemani Berbagai Fase Kehidupan Nasabah Lintas Generasi

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 16:51 WIB

Lebih Sehat dan Aman di Perut, Ini 4 Macam Ragi Alami untuk Membuat Roti

Lebih Sehat dan Aman di Perut, Ini 4 Macam Ragi Alami untuk Membuat Roti

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 16:50 WIB

Dari Iseng Main CDID, Cdidel Kini Bangun Komunitas Lewat Live Streaming TikTok

Dari Iseng Main CDID, Cdidel Kini Bangun Komunitas Lewat Live Streaming TikTok

Entertainment | Kamis, 16 Juli 2026 | 16:46 WIB

×