Polisi Ringkus Komplotan Begal Lampung Bersenpi

Dythia Novianty | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Jum'at, 02 September 2016 | 11:02 WIB
Polisi Ringkus Komplotan Begal Lampung Bersenpi
Ilustrasi perampokan. [pixabay]

Suara.com - Aparat Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah meringkus komplotan begal asal Lampung, yang kerap melakukan aksi kejahatannya di kawasan Jakarta Selatan.

Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Hendy F Kurniawan mengatakan, pengungkapan kelompok begal bersenjata api itu berawal dari peristiwa salah seorang korban bernama Sri Hartanto Khaeron yang ditodongkan senjata oleh para pelaku di sebuah pangkas rambut di Jalan Bangka II Rt. 008, RW 03 Kelurahan Pela Mampang, Jakarta Selatan.

"Pada awalnya, korban potong rambut dan memarkir sepeda motor di depan pangkas rambut. Korban sempat melihat ada orang yang sedang berusaha mengambil motor miliknya dan saat bersamaan ada seorang pelaku lainnya masuk ke tempat pangkas rambut sambil menodongkan senjata api ke arah korban," kata Hendy melalui keterangan tertulis, Jumat (2/9/2016).

Menurutnya, korban sempat melakukan perlawanan dan berteriak meminta pertolongan. Dari tindakan tersebut, para pelaku pun lantas gagal membawa kabur sepeda motor korban.

"Setelah itu pelaku keluar dari tempat potong rambut, dan sempat membawa motor korban dalam keadaan mati karena pelaku tidak berhasil menyalakannya. Korban yang melihat kejadian tersebut berusaha mengikuti sambil berteriak maling. Kemudian pelaku mengeluarkan tembakan dan motor korban kemudian ditinggal di dekat SMPN 141," terang Hendy.

Atas laporan polisi yang dibuat korban, aparat pun langsung melakukan pengembangan menangkap sebagian pelaku yakni, A Sopian Prayoga, Muhammad David Kasidi, Tantowi Dadang S, dan Thernando Devila.

"Mendapatkan beberapa pelaku lainnya yang juga melakukan pencurian di beberapa lokasi seperti yang telah disebutkan pada LP di atas dan masih ada sekitar 20 lebih TKP lain yang masih kita lakukan pendalaman," ujarnya.

Dikatakan Hendy, aparat juga sempat terlibat baku tembak saat melakukan pengejaran terhadap tiga pelaku lainnya di Jalan Kebagusan Dalam 1, Pasar Minggu Jakarta Selatan.

Atas perlawanan yang dilakukan ketiga pelaku tersebut, kata Hendy, petugas pun terpaksa melumpuhkan ketiganya dengan timah panas. Satu pelaku bernama Diki Fernando tewas di tempat, sedangkan dua pelaku lainnya yakni Agung Purwanto dan Heri irawan mengalami luka tembak di bagian kaki kiri.

"Namun pada waktu melaksanakan pengembangan, 3 orang pelaku berusaha melawan dan melarikan diri sehingga oleh petugas di ambil tindakan tegas. Setelah diberi 2 kali tembakan peringatan pelaku tetap tidak menghiraukan sehingga di lumpuhkan dengan timah panas, salah satu pelaku tertembak lalu meninggal dan 2 orang pelaku lainya terkena luka tembak di kaki sebelah kiri," kata Hendy.

Pengungkapan kasus begal yang dilakukan komplotan ini berkat adanya laporan masyarakat. Adapun laporan tersebut yakni Lp no : 600/K/VIII/2016/sek. Mampang, Lp no: 913/X/VIII/2016/Sek. Pasar minggu, Lp no : 537/K/VIII/2016/Sek. Pancoran, Lp no : 618/K/VIII/2016/Sek. Tebet, Lp no : 617/k/VIII/2016/Sek.Tebet, Lp no: 617/K/VIII/2016/Sek. Cilandak.

Polisi juga berhasil mengamankan barang bukti dari penangkapan para pelaku yakni berupa tiga unit sepeda motor merek Honda Beat, dua buah senpi rakitan revolver, print out rekaman CCTV, tas, helm dan pakaian pelaku yang digunakan saat kejadian.

Dari pengungkapan kasus ini, polisi juga masih melakukan pengejaran terhadap satu pelaku yang hingga kini masih buron.

"Melakukan pengembangan terhadap 1 pelaku yang belum tertangkap dan DPO," kata Hendy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polda Metro: Tempat Kumuh Jadi Markas Pelaku Kejahatan

Polda Metro: Tempat Kumuh Jadi Markas Pelaku Kejahatan

News | Senin, 21 Desember 2015 | 14:51 WIB

Polda Metro Tembak Mati Penjahat Berpistol

Polda Metro Tembak Mati Penjahat Berpistol

News | Senin, 21 Desember 2015 | 09:02 WIB

Polisi Bekuk Komplotan Begal Asal Lampung Bersenjata Api

Polisi Bekuk Komplotan Begal Asal Lampung Bersenjata Api

News | Rabu, 25 November 2015 | 11:53 WIB

Ungkap Senjata Api dan 'Airsoft Gun' Ilegal

Ungkap Senjata Api dan 'Airsoft Gun' Ilegal

Foto | Minggu, 15 November 2015 | 14:49 WIB

ML Tembakkan Senjata saat Bertengkar dengan Istri

ML Tembakkan Senjata saat Bertengkar dengan Istri

News | Rabu, 04 November 2015 | 18:54 WIB

Terkini

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:35 WIB

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:14 WIB

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:48 WIB

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:42 WIB

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:30 WIB

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:04 WIB

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:57 WIB

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:44 WIB

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:33 WIB

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:21 WIB