Presiden Jokowi Tegaskan Dunia Tak Boleh Biarkan Terorisme

Adhitya Himawan, Erick Tanjung

Selasa, 06 September 2016 | 11:30 WIB
Presiden Jokowi Tegaskan Dunia Tak Boleh Biarkan Terorisme
Presiden Jokowi dalam forum KTT G-20 di Cina, Senin (5/9/2016). [Biro Pers Istana]

Dalam sesi terakhir gelaran KTT G-20 2016 yang membahas tentang isu-isu lain yang turut mempengaruhi ekonomi dunia, Indonesia menyuarakan pendekatan dalam menangani terorisme yang disebut Presiden Joko Widodo sebagai salah satu faktor penentu ekonomi dunia. Presiden menyebut, serangan teror yang terjadi di berbagai belahan dunia tak dapat dibiarkan begitu saja.

"Belakangan ini saya terus mengamati peningkatan serangan teror yang terjadi di negara anggota G-20: Prancis, Turki, dan Indonesia. Ini tidak bisa dibiarkan," tegas Presiden pada Senin, (5/9/2016).

Di hadapan sejumlah pemimpin negara, Presiden Joko Widodo mempertanyakan apakah penggunaan kekuatan militer cukup ampuh dalam memerangi terorisme. Sebab, menurutnya, cara terbaik untuk menangani terorisme ialah dengan mengedepankan apa yang disebutnya sebagai 'smart approach'.

"Menyeimbangkan baik soft power dan pendekatan hard power," jelas Presiden.

Lebih lanjut, Presiden menerangkan bahwa penanganan terhadap terorisme membutuhkan kemampuan untuk menemukan akar permasalahan tersebut. Setidaknya, tiga kesenjangan disebut Presiden sebagai latar belakang sebuah aksi terorisme.

"Kemiskinan, ketimpangan, dan marginalisasi," sebutnya.

Namun demikian, Presiden Joko Widodo mengakui bahwa penyebaran teror dan ekstremisme dewasa ini sangatlah mengkhawatirkan. Maka itu, Presiden mengajak kerja sama dunia internasional guna menangani kasus-kasus tersebut. Pertukaran informasi intelijen dan menghapuskan sumber pendanaan terorisme merupakan hal yang Presiden anggap butuh koordinasi semua belah pihak.

"Saya ingin menekankan bahwa terorisme tidak ada korelasinya sama sekali dengan agama manapun," tekan Presiden.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden turut mengangkat isu lainnya yang kini dihadapi dunia internasional, yakni arus pengungsian. Terhadap isu tersebut, Presiden Joko Widodo mendorong negara-negara G-20 untuk turun tangan dalam penyediaan bantuan kemanusiaan.

"Pada saat yang sama, kita juga harus merenungkan penyebab dari banyak konflik yang mengakibatkan pengungsian massal. Dalam konteks ini, menyelesaikan akar permasalahan adalah yang paling utama," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Inilah 17 Tujuan Global Agenda 2030

Inilah 17 Tujuan Global Agenda 2030

Bisnis | Selasa, 06 September 2016 | 11:23 WIB

Di KTT G-20, Presiden Jokowi Minta Kebijakan Proteksi Dihapus

Di KTT G-20, Presiden Jokowi Minta Kebijakan Proteksi Dihapus

Bisnis | Selasa, 06 September 2016 | 11:15 WIB

Jokowi Klaim Indonesia Contoh Negara yang Aktif Perangi Korupsi

Jokowi Klaim Indonesia Contoh Negara yang Aktif Perangi Korupsi

News | Selasa, 06 September 2016 | 11:01 WIB

Jokowi: Perlu Sistem Perpajakan Internasional yang Transparan

Jokowi: Perlu Sistem Perpajakan Internasional yang Transparan

Bisnis | Selasa, 06 September 2016 | 10:55 WIB

Jokowi Tegaskan Indonesia Bangun Ekonomi Terbuka & Inklusif

Jokowi Tegaskan Indonesia Bangun Ekonomi Terbuka & Inklusif

Bisnis | Selasa, 06 September 2016 | 10:47 WIB

Jokowi: Masyarakat Indonesia akan Malas Jika Disubsidi

Jokowi: Masyarakat Indonesia akan Malas Jika Disubsidi

Bisnis | Sabtu, 03 September 2016 | 19:53 WIB

Di Cina, Jokowi Bilang RI Buka Pintu Investasi Infrastruktur

Di Cina, Jokowi Bilang RI Buka Pintu Investasi Infrastruktur

Bisnis | Sabtu, 03 September 2016 | 19:37 WIB

Presiden Jokowi Telah Tiba di Hangzhou

Presiden Jokowi Telah Tiba di Hangzhou

News | Jum'at, 02 September 2016 | 14:02 WIB

Hadiri KTT G-20, Jokowi Tekankan Perkembangan UMKM

Hadiri KTT G-20, Jokowi Tekankan Perkembangan UMKM

Bisnis | Jum'at, 02 September 2016 | 13:26 WIB

Wacana Pelibatan TNI dalam Penanganan Terorisme Menguat

Wacana Pelibatan TNI dalam Penanganan Terorisme Menguat

News | Senin, 25 Juli 2016 | 14:21 WIB

Terkini

Desil 4-6 Dapat Bansos Apa Saja, Ini Rincian dan Cara Cek Data Kemensos

Desil 4-6 Dapat Bansos Apa Saja, Ini Rincian dan Cara Cek Data Kemensos

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 19:53 WIB

Cara Atasi KTP yang Disalahgunakan untuk Pinjol, Lengkap dengan Langkah Hukumnya!

Cara Atasi KTP yang Disalahgunakan untuk Pinjol, Lengkap dengan Langkah Hukumnya!

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 19:50 WIB

Serangga Hutan Terancam Karhutla padahal Punya Dampak bagi Ekosistem

Serangga Hutan Terancam Karhutla padahal Punya Dampak bagi Ekosistem

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 19:50 WIB

33 Negara Kompak Anjurkan Warganya Siapkan Logistik Darurat, Ada Apa?

33 Negara Kompak Anjurkan Warganya Siapkan Logistik Darurat, Ada Apa?

News | Jum'at, 06 November 2026 | 19:44 WIB

Kemenperin Ancam Ketok Palu, Impor Bahan Baku Kimia Bakal Dibatasi Lagi

Kemenperin Ancam Ketok Palu, Impor Bahan Baku Kimia Bakal Dibatasi Lagi

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 19:44 WIB

Tutup Pertamuda Seed and Scale 2026, Pertamina Umumkan Sembilan Inovator Muda Terbaik

Tutup Pertamuda Seed and Scale 2026, Pertamina Umumkan Sembilan Inovator Muda Terbaik

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 19:44 WIB

Cara Menurunkan Desil Lewat Aplikasi Cek Bansos, Penuhi Syarat Ini

Cara Menurunkan Desil Lewat Aplikasi Cek Bansos, Penuhi Syarat Ini

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 19:40 WIB

Kader Gerindra Semarang Geruduk Polrestabes, Desak Kasus Penyadapan Prabowo Diusut Tuntas!

Kader Gerindra Semarang Geruduk Polrestabes, Desak Kasus Penyadapan Prabowo Diusut Tuntas!

Jawa Tengah | Jum'at, 06 November 2026 | 19:39 WIB

Isu Terseret Kasus Karhutla Kalimantan, NCKL Buka Suara

Isu Terseret Kasus Karhutla Kalimantan, NCKL Buka Suara

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 19:37 WIB

Warga Tewas Ditembak Saat Maulid di Aceh, KontraS Duga Terjadi Pembunuhan di Luar Hukum

Warga Tewas Ditembak Saat Maulid di Aceh, KontraS Duga Terjadi Pembunuhan di Luar Hukum

News | Jum'at, 06 November 2026 | 19:34 WIB

×