Bareskrim Periksa Saksi Ahli untuk Kasus Marugame Udon

Siswanto, Erick Tanjung

Selasa, 06 September 2016 | 14:48 WIB
Bareskrim Periksa Saksi Ahli untuk Kasus Marugame Udon
Marugame Udon (Twitter Marugame Udon)
Bareskrim Polri mendalami kasus dugaan penggunaan bahan kadaluwarsa dalam produk makanan siap saji  Marugame Udon. Kini, penyidik tengah meminta keterangan saksi ahli untuk memastikan apakah bahan baku yang diduga kadaluwarsa tersebut membahayakan kesehatan atau tidak.
 
"Kami sedang lakukan pemeriksaan saksi ahli untuk minta keterangan apa barang kadaluwarsa ini memberikan efek atau hanya menurunkan kualitas atau berbahaya," kata Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Brigjen Purwadi Arianto di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (6/9/2016).
 
Arianto mengatakan kasus ini diselidiki polisi setelah polisi mendapatkan laporan dari masyarakat.
 
Saat ini, penyidik tengah menunggu hasil uji laboratorium forensik Mabes Polri dan Badan Pengawas Obat dan Makanan atas sampel barang bukti sebelum mengambil langkah selanjutnya.
 
"Kami tidak bisa menjelaskan saat ini, kami menunggu hasil pemeriksaan dari Labfor (Mabes Polri), kemudian hasil pemeriksaan dari BPOM," ujar dia. 
 
Menurut dia meski nanti hasil uji laboratorium menunjukkan bahan bakunya tidak berbahaya, proses hukum tetap berjalan. Artinya, hasil uji laboratorium itu tidak menggugurkan dugaan pidana.
 
"(Dugaan pidana) tetap, yang dikenakan adalah undang-undang tentang pangan dan perlindungan konsumen. Kami masih menunggu keterangan saksi ahli," tutur dia.
 

Suara.com - Isu Pizza Hut dan Marugame Udon diduga memakai bahan kadaluwarsa muncul setelah digulirkan oleh Majalah Tempo dan BBC Indonesia melalui investigasi mereka.

Di bawah ini merupakan kutipan dari sebagian hasil investigasi Majalah Tempo dan BBC Indonesia yang dimuat di BBC Indonesia, kemarin malam.

Menurut dokumen yang diperoleh tim investigasi BBC-Tempo menunjukkan dilakukannya perpanjangan masa pakai bahan-bahan yang digunakan untuk Marugame Udon, Pizza Hut Indonesia dan Pizza Hut Delivery.

Dalam berkas berjudul Summary Extension Shelflife 2015-2016 dengan kop surat Sriboga Food Group itu dicantumkan, produk yang diperpanjang sendiri masa kadaluwarsanya itu antara lain produk berbahan daging : Veggie Chicken Sausage (sosis ayam dan sayuran), dan produk berbahan susu, Carbonara Sauce Mix -adonan saus karbonara.

Produk lain yang diperpanjang masa kadaluwarsanya adalah Puff Pastry - bahan pembuatan kue, Brownies Mix -adonan brownies, bahan marinade Citrus Marinade, dan saus sate, Satay Sauce dan saus XO -XO Sauce.

Bahan-bahan makanan itu, berdasarkan berkas tersebut, diperpanjang masa kadaluwarsanya selama satu bulan, diperuntukkan bagi Pizza Hut dan Pizza Hut Delivery.

Selain itu ada juga beberapa makanan yang digunakan untuk restoran Marugame, seperti bubuk bonito, saos tempura dan sukiyake, demikian dikutip dari tulisan BBC Indonesia.

Manajemen ‎PT. Sarimelati Kencana yang merupakan pengelola merek Pizza Hut, PHD, dan The Kitchen di Indonesia membantah pemberitaan media massa yang menyebutkan perusahaan mereka menggunakan bahan masakan yang masa pakainya sudah lewat.

"Kami selalu menyuguhkan makanan dan minuman berkualitas, halal, higienis dan aman. Tidak pernah kami menggunakan bahan makanan yang kadaluwarsa, jadi tuduhan sebuah majalah nasional itu sangat berani dan tidak akurat. Tuduhan majalah itu berdasarkan asumsi-asumsi, saya meragukan, apa motivasi majalah seperti ini," kata Alwin Arifin, Presiden Direktur PT. Sriboga Ratu Raya yang membawahi ‎perusahaan pengelola produk Pizza Hut Indonesia, dalam konferensi pers, kemarin.

Alwin Arifin menegaskan produk makanan siap saji perusahaannya selalu diaudit setiap tiga bulan oleh Pizza Hut International. Di Indonesia, perusahaan ini telah beroperasi selama 32 tahun yang memiliki karyawan sebanyak 13 ribu di 326 restoran.

"Setiap bulan kami surving tiga juta konsumen, sama dengan satu negara Singapura. Dan tidak ada satu pun yang sakit, keracunan di tempat kami. Berita majalah itu adalah tuduhan yang tidak mendasar," ujar dia.

Manajemen PT. Sriboga Marugame Indonesia yang merupakan pengelola merek Marugame Udon di Indonesia juga membantah pemberitaan media massa yang menyebutkan perusahaan mereka menggunakan bahan masakan yang masa pakainya sudah lewat alias kadaluwarsa.

"Pemberitaan yang menyebutkan Sriboga Marugame Indonesia selaku pengelola merek Marugame Udon di Indonesia menggunakan produk kadaluwarsa adalah tidak akurat," kata juru bicara Sriboga Ike Wahyu Andayani dalam konferensi pers.

Sriboga menegaskan keamanan, kenyamanan, dan kepercayaan pelanggan Marugame Udon adalah prioritas utama.

"Untuk itu, kami menjamin seluruh makanan yang kami suguhkan telah melalui proses seleksi pengadaan bahan baku yang ketat dan sejalan dengan tata laksana penanganan keamanan makanan yang ditetapkan oleh prinsipal internasional kami. Tiridoll Japan," katanya.

Sriboga juga menegaskan bahwa seluruh restoran mereka hanya menggunakan bahan makanan yang berkualitas tinggi dan layak untuk dikonsumsi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nikmati Cashback Rp45 Ribu di Marugame Udon Pakai QRIS BRImo

Nikmati Cashback Rp45 Ribu di Marugame Udon Pakai QRIS BRImo

Bri | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:52 WIB

Promo Terbaru BRI di Marugame Udon, Makan Kenyang Cuma Bayar Rp10 Ribu!

Promo Terbaru BRI di Marugame Udon, Makan Kenyang Cuma Bayar Rp10 Ribu!

Bri | Rabu, 22 Juli 2026 | 21:07 WIB

Cara Makan Enak di Marugame Udon Seharga Rp10 Ribu, Khusus Nasabah BRI

Cara Makan Enak di Marugame Udon Seharga Rp10 Ribu, Khusus Nasabah BRI

Bri | Senin, 20 Juli 2026 | 13:32 WIB

Pemilik Angkat Bendera Putih, Pizza Hut Resmi Dijual Rp47 Triliun

Pemilik Angkat Bendera Putih, Pizza Hut Resmi Dijual Rp47 Triliun

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 11:22 WIB

KFC dan Pizza Hut Resmi Merger, Nilai Transaksi Tembus Rp15,6 Triliun

KFC dan Pizza Hut Resmi Merger, Nilai Transaksi Tembus Rp15,6 Triliun

Bisnis | Jum'at, 02 Januari 2026 | 17:17 WIB

13 Promo Makanan Spesial Hari Natal 2025, Banyak Diskon dan Paket Hemat

13 Promo Makanan Spesial Hari Natal 2025, Banyak Diskon dan Paket Hemat

Lifestyle | Kamis, 25 Desember 2025 | 09:43 WIB

Slices of Joy, Kolaborasi Kuliner Paling Colorful Awal Tahun Ini

Slices of Joy, Kolaborasi Kuliner Paling Colorful Awal Tahun Ini

Lifestyle | Jum'at, 12 Desember 2025 | 11:54 WIB

Bisnis Pizza Hut di Ujung Tanduk, Pemilik 'Pusing' Berat Sampai Berniat Melego Saham!

Bisnis Pizza Hut di Ujung Tanduk, Pemilik 'Pusing' Berat Sampai Berniat Melego Saham!

Bisnis | Kamis, 06 November 2025 | 21:07 WIB

Akhir Bulan Gak Nangis! Pizza Hut Bagi-Bagi Promo Tebus Murah: Pasta, Pizza, Dessert, Mulai 25rb

Akhir Bulan Gak Nangis! Pizza Hut Bagi-Bagi Promo Tebus Murah: Pasta, Pizza, Dessert, Mulai 25rb

Bisnis | Sabtu, 06 September 2025 | 22:02 WIB

Promo Pizza Hut BCA Payday: Sikat Diskon 40 Persen untuk Paket 2 Pizza, Cuma Rp198 Ribu!

Promo Pizza Hut BCA Payday: Sikat Diskon 40 Persen untuk Paket 2 Pizza, Cuma Rp198 Ribu!

Bisnis | Selasa, 26 Agustus 2025 | 07:11 WIB

Terkini

Perang Modern Butuh Teknologi, Bukan Komcad! Pemerintah Salah Arah dan Boros Anggaran

Perang Modern Butuh Teknologi, Bukan Komcad! Pemerintah Salah Arah dan Boros Anggaran

News | Rabu, 30 September 2026 | 07:00 WIB

Sebulan Lebih Pascagempa, 23.578 Warga NTT Masih Mengungsi

Sebulan Lebih Pascagempa, 23.578 Warga NTT Masih Mengungsi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 07:00 WIB

5 Tips Feng Shui untuk Menarik Kekayaan dan Kemakmuran, Bisa Dicoba di Rumah

5 Tips Feng Shui untuk Menarik Kekayaan dan Kemakmuran, Bisa Dicoba di Rumah

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 06:44 WIB

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

News | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 05:00 WIB

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

×