Komnas HAM Minta Ahok Berhenti Gusur Bukit Duri

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 09 September 2016 | 02:01 WIB
Komnas HAM Minta Ahok Berhenti Gusur Bukit Duri
Sidang lanjutan mantan anggota DPRD DKI, Mohamad Sanusi, dalam kasus suap Raperda Reklamasi di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (5/9), menghadirkan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama sebagai saksi. [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menghentikan penggusuran di kawasan Kelurahan Bukit Duri, Jakarta Selatan. Penghentian sampai gugatan warga di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menghasilkan keputusan tetap.

"Pemerintah DKI harus menghormati hukum," ujar Komisioner Komnas HAM Siane Indriani, ketika menerima aduan warga Bukit Duri di Komnas HAM, Jakarta, Kamis (8/9/2016).

Komnas HAM menyesalkan tindakan Pemerintah DKI Jakarta yang tetap mengeluarkan dua surat peringatan kepada warga Bukit Duri, walaupun gugatan warga kepada pemerintah melalui mekanisme perwakilan kelompok ("class action") sedang bergulir di pengadilan. Gugatan tersebut terdaftar dalam perkara perdata nomor: 262/Pdt.G/2016/PN.JKT.PST pada tanggal 10 Mei 2016.

"Kalau tidak dihentikan sampai adanya putusan hukum tetap, artinya kepala daerah DKI tidak menghormati hukum," kata Siane lagi.

Komnas HAM memandang penggusuran bukanlah solusi untuk kesejahteraan masyarakat. Alih-alih menggusur dan memindahkan warga ke rumah susun yang menyewa, DKI diminta untuk mengevaluasi kembali penataan kotanya. Pemprov DKI Jakarta di bawah pimpinan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama hampir tidak pernah melakukan dialog dengan warga.

"Kalau ada kata-kata 'memberikan rusunawa', itu artinya manipulatif, sebab rusun itu bukan diberikan, tapi disewa. Yang menjadi korban lagi-lagi kelompok miskin," kata dia lagi.

Komnas HAM sendiri akan memberikan surat resmi kepada Gubernur DKI agar menghentikan rencana penggusuran Bukit Duri dan memberikan perhatian terhadap keinginan warga. Kalau tidak digubris, Komnas HAM berjanji terus memberikan surat rekomendasi.

"Akan ada surat kedua, ketiga. Kami yakin masyarakat akan memberikan penilaian sendiri," ujar Siane.

Setelah dua surat peringatan kepada warga, Pemprov DKI Jakarta berencana melakukan penggusuran rumah-rumah di Bukit Duri, diperkirakan pada 14 September 2016. Wilayah yang terkena kebijakan normalisasi Kali Ciliwung adalah RW 9, RW 10, RW 11, dan RW 12.

Koordinator Pendampingan Warga Bukit Duri Wisnu Handono mengatakan akan ada sekitar 2.000-an KK menjadi korban penggusuran.

"Hal itu membuat kami semakin resah, ditambah lagi adanya intimidasi yang dirasakan warga di lapangan," kata Wisnu pula. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok: Kalau Maia Mau Wagub Lumayan, Bisa Hadapi Dhani

Ahok: Kalau Maia Mau Wagub Lumayan, Bisa Hadapi Dhani

News | Kamis, 08 September 2016 | 17:38 WIB

Ahok: Kalau Nggak Pro Rakyat Kecil Masa Kasih Tunjangan Kesehatan

Ahok: Kalau Nggak Pro Rakyat Kecil Masa Kasih Tunjangan Kesehatan

News | Kamis, 08 September 2016 | 16:48 WIB

Ahok Larang Dinas Olahraga Belanja Alat Buat Atlet, Ini Alasannya

Ahok Larang Dinas Olahraga Belanja Alat Buat Atlet, Ini Alasannya

News | Rabu, 07 September 2016 | 18:39 WIB

Daripada Duit Besar Buat Bamus Betawi, Lebih Baik Buat Atlet

Daripada Duit Besar Buat Bamus Betawi, Lebih Baik Buat Atlet

News | Rabu, 07 September 2016 | 18:09 WIB

Ahok Minta Klub Berprestasi di PON XIX Diberi Bonus Besar

Ahok Minta Klub Berprestasi di PON XIX Diberi Bonus Besar

News | Rabu, 07 September 2016 | 18:01 WIB

Serahkan Surat ke PDIP, Warga Berharap Hati Megawati Tersentuh

Serahkan Surat ke PDIP, Warga Berharap Hati Megawati Tersentuh

News | Rabu, 07 September 2016 | 15:25 WIB

Pendukung Risma di Depan Kantor Mega: Kami Muak Kebijakan Ahok

Pendukung Risma di Depan Kantor Mega: Kami Muak Kebijakan Ahok

News | Rabu, 07 September 2016 | 15:16 WIB

Kalau Bamus Betawi Main Politik, Lebih Baik Bikin Partai Saja

Kalau Bamus Betawi Main Politik, Lebih Baik Bikin Partai Saja

News | Rabu, 07 September 2016 | 14:54 WIB

Politikus Gerindra Jakarta Maafkan Satpol PP yang Memukulnya

Politikus Gerindra Jakarta Maafkan Satpol PP yang Memukulnya

News | Rabu, 07 September 2016 | 14:10 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×