Suara.com - Kamis (8/9/2016) kemarin pemerintah Singapura mencatat kenaikan jumlah penderita virus zika sampai 8 orang. Jika ditotal, jumlah penderika zika di Singapura menjadi 283 orang.
Data itu disampaikan Kesehatan dan Badan Lingkungan Hidup Nasional Singapura. Di antara penderita baru yang telah dilaporkan, ada dua kasus terkait dengan kelompok Aljunied Crescent/Sims Drive/ Kallang Way/ Paya Lebar Way, dan satu kasus terkait gugusan di Jalan Bishan 12.
Ada potensi lokasi baru terinfeksi yang belum terlaporkan dan sebuah kasus baru lagi pada hari Rabu, menurut pernyataan bersama. Mereka (yang terduga terinfeksi) tinggal di daerah Elite Terrace. Empat kasus lainnya tidak diketahui sumber dan keberadaan lokasinya.
Depkes dan NEA mengatakan operasi pengendalian wilayah dan upaya penjangkauan sedang dilaksanakan. Pada Selasa (6/9/2016) waktu setempat, total 150 habitat wilayah berkembang biak telah ditemukan dan dihancurkan di daerah-daerah gugusan, 99 di antaranya dari perumahan, dan 51 dari luar daerah.
Selaras dengan pendekatan kontrol dengue, NEA akan terus bekerja dengan para pemangku kepentingan dan masyarakat untuk mengurangi perkembangbiakan nyamuk, sementara kontrol wilayah menjadi kunci untuk mengurangi transmisi Zika di masyarakat. (Reuters)