Jokowi Berharap EAS Jadi Arsitektur Keamanan Kawasan yang Tangguh

Adhitya Himawan, Erick Tanjung

Jum'at, 09 September 2016 | 07:01 WIB
Jokowi Berharap EAS Jadi Arsitektur Keamanan Kawasan yang Tangguh
Presiden Jokowi menghadiri KTT Asia Timur yang digelar Kamis, (8/9/2016) di National Convention Centre, Vientiane, Laos[. Laily Rachev/Biro Pers Istana]

Presiden Joko Widodo menyampaikan apresiasi terhadap East Asia Summit (EAS) sebagai forum yang sangat strategis dan penting bagi kawasan Asia dan dunia. Hal ini disampaikan Presiden Joko Widodo dalam Konferensi Tingkat Tinggi Ke-11 Asia Timur yang digelar hari ini Kamis, (8/9/2016) di National Convention Centre, Vientiane, Laos.

"Saya tidak melihat adanya forum di kawasan lain seperti EAS, dimana pemimpin negara dapat duduk di satu meja dan secara bebas membahas isu strategis di kawasan dan dunia,"ujar Presiden Joko Widodo saat mengawali sambutannya.

Lebih lanjut Presiden Joko Widodo menyatakan EAS memiliki ciri khas dan kekuatan untuk mewujudkan kawasan yang damai, stabil, aman dan sejahtera. Namun, kurangnya rasa percaya diri kawasan Asia Timur menjadikan dunia tidak merasakan peran aktif dari Asia Timur. Padahal EAS memiliki 54 persen populasi penduduk dunia atau sejumlah 3,9 milyar penduduk serta menghasilkan sekitar 55 persen GDP dunia atau senilai 41,67 triliun Dolar Amerika Serikat (AS).

"Apabila ini terus berlangsung, kawasan kita yang kini menjadi growth center dunia akan menjadi kawasan yang tidak kontributif pada perdamaian, keamanan dan kesejahteraan dunia," imbuhnya.

Oleh karena itu, Presiden Joko Widodo mengajak para pemimpin Asia Timur untuk bekerja sama meningkatkan hubungan kemitraan antar kawasan, salah satunya dengan meningkatkan kontribusi EAS dalam memperkokoh arsitektur keamanan kawasan yang tangguh dan relevan.

"Guna menjawab tantangan baru di kawasan, menghilangkan trust deficit dan berkontribusi terhadap penyelesaian sengketa secara damai serta menghadapi berbagai perubahan geopolitik di kawasan," terang Presiden Joko Widodo.

Selain itu, Asia Timur juga tetap harus memegang kuat semangat awal mendirikan Treaty of Amity and Cooperation (TAC) dan EAS Bali Principles 2011.

"Indonesia bersama dengan anggota EAS akan meneruskan pembahasan untuk memperkuat arsitektur keamanan di kawasan Asia Pasifik dengan mengembangkan prinsip-prinsip dalam kerangka EAS,"ujar Presiden Joko Widodo.

Presiden Joko Widodo juga mengajak EAS sebagai kawasan yang dikelilingi oleh Samudera Pasifik dan Samudera Hindia untuk menjaga laut yang merupakan urat nadi bagi kehidupan perekonomian kawasan dan dunia.

"EAS harus mampu memastikan bahwa laut tetap menjadi salah satu sumber utama kehidupan yang harus dijaga keamanan dan stabilitasnya," imbuhnya.

Menutup sambutannya, Presiden Joko Widodo mendorong negara EAS lainnya ikut berperan aktif merealisasikan kerja sama maritim terkait pemberantasan IUU Fishing dan kejahatan lintas batas, pembangunan ekonomi maritim yang berkelanjutan serta penguatan konektivitas.

"Dalam rangka merealisasikan kerja sama maritim di EAS, Indonesia dan Australia akan menyelenggarakan kegiatan mengenai Keamanan Maritim pada bulan November 2016 mendatang,"tutup Presiden Joko Widodo.

East Asia Summit merupakan forum regional yang dibentuk pada 14 Desember 2005 di Kuala Lumpur, dalam rangkaian KTT ke-11 ASEAN. Negara peserta EAS berjumlah 18, yaitu 10 negara ASEAN dan 8 negara Mitra Wicara ASEAN, yakni Australia, India, Jepang, Korea Selatan, RRC, Selandia Baru, Amerika Serikat dan Rusia.

Pada pertemuan di Laos, EAS ke-11 ini dihadiri oleh 10 Kepala Negara/Pemerintahan anggota ASEAN dan 8 Kepala Negara/Pemerintahan Mitra Wicara ASEAN.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kunci Sukses Indonesia di Mata Presiden Prabowo: Pendidikan dan Pemimpin Berhati Bersih

Kunci Sukses Indonesia di Mata Presiden Prabowo: Pendidikan dan Pemimpin Berhati Bersih

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:00 WIB

KTT Manila Bakal Panas, Krisis Kebakaran Hutan Kalimantan dan Sumatera Jadi Bahasan Utama

KTT Manila Bakal Panas, Krisis Kebakaran Hutan Kalimantan dan Sumatera Jadi Bahasan Utama

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:17 WIB

Kunjungan Prabowo dan PM India Narendra Modi, Operasional Candi Prambanan Disesuaikan

Kunjungan Prabowo dan PM India Narendra Modi, Operasional Candi Prambanan Disesuaikan

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 13:12 WIB

Tak Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan, Ini Pertimbangan Prabowo

Tak Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan, Ini Pertimbangan Prabowo

Video | Senin, 22 Juni 2026 | 23:00 WIB

Prabowo Tak Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Pilih Fokus Selesaikan Urusan Dalam Negeri

Prabowo Tak Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Pilih Fokus Selesaikan Urusan Dalam Negeri

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 16:22 WIB

Alasan Tamu Negara Selalu Diajak Berkeliling Istiqlal dan Katedral

Alasan Tamu Negara Selalu Diajak Berkeliling Istiqlal dan Katedral

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:29 WIB

Momen Prabowo Terima Kunjungan Presiden Jerman di Istana Merdeka

Momen Prabowo Terima Kunjungan Presiden Jerman di Istana Merdeka

Foto | Senin, 15 Juni 2026 | 17:27 WIB

Menlu: Prabowo Tekankan Jalur Dialog Atasi Konflik Perbatasan Myanmar di KTT ASEAN

Menlu: Prabowo Tekankan Jalur Dialog Atasi Konflik Perbatasan Myanmar di KTT ASEAN

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 18:49 WIB

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:33 WIB

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03 WIB

Terkini

BRI Perluas Benefit Nasabah Prioritas melalui Kerja Sama Pendidikan dengan Sequoia School

BRI Perluas Benefit Nasabah Prioritas melalui Kerja Sama Pendidikan dengan Sequoia School

Jakarta | Jum'at, 06 November 2026 | 16:34 WIB

Prosedur Ekspor SDA Tak Berubah Meski Lewat DSI

Prosedur Ekspor SDA Tak Berubah Meski Lewat DSI

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 16:31 WIB

DPR Desak Polisi Ungkap Dalang di Balik Penyadapan Prabowo

DPR Desak Polisi Ungkap Dalang di Balik Penyadapan Prabowo

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:29 WIB

Formula dan Kemasan Baru, Intip Kandungan Bedak Tabur Fanbo Acne Rescue

Formula dan Kemasan Baru, Intip Kandungan Bedak Tabur Fanbo Acne Rescue

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 16:29 WIB

Kemen PPPA: Jangan Sampai Perempuan Bertahan dalam Hubungan Berbahaya karena Tak Punya Uang

Kemen PPPA: Jangan Sampai Perempuan Bertahan dalam Hubungan Berbahaya karena Tak Punya Uang

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:28 WIB

Dukung Pendidikan, BRI Private dan BRI Prioritas Hadirkan Keistimewaan di Sequoia School

Dukung Pendidikan, BRI Private dan BRI Prioritas Hadirkan Keistimewaan di Sequoia School

Sumsel | Jum'at, 06 November 2026 | 16:24 WIB

Reaksi Jokowi Soal Penyadapan Presiden Prabowo Disorot Media Internasional

Reaksi Jokowi Soal Penyadapan Presiden Prabowo Disorot Media Internasional

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:24 WIB

Bukan Cuma Prabowo, Ini Jejak Penyadapan Tokoh Penting di Indonesia dari Masa ke Masa

Bukan Cuma Prabowo, Ini Jejak Penyadapan Tokoh Penting di Indonesia dari Masa ke Masa

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:23 WIB

Terekam CCTV: Karyawati Pabrik Lada di Lampung Tewas Mengenaskan Terlindas Forklift

Terekam CCTV: Karyawati Pabrik Lada di Lampung Tewas Mengenaskan Terlindas Forklift

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:23 WIB

BRI Private dan BRI Prioritas Tawarkan Privilege Pendidikan Anak di Sequoia School

BRI Private dan BRI Prioritas Tawarkan Privilege Pendidikan Anak di Sequoia School

Sumbar | Jum'at, 06 November 2026 | 16:20 WIB

×