Alasan Tamu Negara Selalu Diajak Berkeliling Istiqlal dan Katedral

Vania Rossa, Lilis Varwati

Selasa, 16 Juni 2026 | 10:29 WIB
Alasan Tamu Negara Selalu Diajak Berkeliling Istiqlal dan Katedral
Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier dan Ibu Negara diajak mengunjungi Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral. (dok. Kemenag)
baca 10 detik
  • Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier mengunjungi Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral di Jakarta pada Senin, 15 Juni 2026.
  • Kunjungan tersebut bertujuan menunjukkan Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral sebagai simbol nyata kerukunan umat beragama di Indonesia.
  • Terowongan Silaturahmi menghubungkan kedua rumah ibadah untuk memperkuat pesan persaudaraan serta toleransi bagi setiap tamu negara.

Suara.com - Ada alasan mengapa Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Jakarta hampir selalu menjadi bagian dari agenda kunjungan para kepala negara yang datang ke Indonesia.

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan kawasan tersebut merupakan simbol kerukunan umat beragama di Indonesia. Karena itu, para tamu negara kerap diajak melihat langsung wajah toleransi yang hidup di tengah masyarakat Indonesia.

Hal itu kembali terlihat saat Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier bersama Ibu Negara Elke Büdenbender melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia. Setelah menjalani agenda resmi di Istana Merdeka, Steinmeier diajak mengunjungi Masjid Istiqlal sebelum melanjutkan perjalanan menuju Gereja Katedral melalui Terowongan Silaturahmi.

"Mereka sangat terharu melihat ini adalah suatu kota yang sangat ideal, ada dua rumah ibadah yang sangat bersahabat yang ditandai dengan adanya Terowongan Silaturahmi," kata Nasaruddin di Jakarta, Senin (15/6/2026).

Menurut Nasaruddin, Presiden Jerman dan istrinya memberikan kesan positif selama berada di kawasan tersebut. Keduanya menyaksikan secara langsung bagaimana dua rumah ibadah besar berdiri berdampingan dan terhubung oleh Terowongan Silaturahmi sebagai simbol persaudaraan lintas agama.

Sementara itu, Uskup Agung Jakarta sekaligus Kardinal Ignatius Suharyo mengungkapkan bahwa keberadaan Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral yang saling berhadapan merupakan bagian dari visi para pendiri bangsa.

Ia menjelaskan Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta sempat memiliki pandangan berbeda mengenai lokasi pembangunan Masjid Negara. Namun, Soekarno akhirnya memilih lokasi yang kini menjadi kawasan Istiqlal karena ingin menghadirkan simbol kehidupan bersama di tengah keberagaman Indonesia.

Karena itulah Masjid Istiqlal dibangun berhadapan dengan Gereja Katedral.

"Ini masih terus diingat sebagai lambang bahwa kita hidup berdampingan sebagai warga negara Indonesia yang disimbolkan oleh relasi yang terus dibangun antara Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral," ujar Suharyo.

baca juga

Pesan tersebut kemudian diperkuat melalui pembangunan Terowongan Silaturahmi yang menghubungkan kedua rumah ibadah. Terowongan itu bukan sekadar akses penghubung, tetapi juga menjadi simbol bahwa perbedaan agama tidak menjadi penghalang untuk hidup berdampingan dalam semangat persatuan dan toleransi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Momen Prabowo Terima Kunjungan Presiden Jerman di Istana Merdeka

Momen Prabowo Terima Kunjungan Presiden Jerman di Istana Merdeka

Foto | Senin, 15 Juni 2026 | 17:27 WIB

Oktober 2026 Ini Pemerintah Siapkan Wajib Halal Nasional, Ini Dampak Bagi UMKM, Bisnis, dan Konsumen

Oktober 2026 Ini Pemerintah Siapkan Wajib Halal Nasional, Ini Dampak Bagi UMKM, Bisnis, dan Konsumen

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:06 WIB

Menag Nasaruddin Umar Ajak Umat Beragama Redam Ego demi Perdamaian Dunia

Menag Nasaruddin Umar Ajak Umat Beragama Redam Ego demi Perdamaian Dunia

News | Senin, 01 Juni 2026 | 06:21 WIB

Terkini

Perkuat Ketahanan Energi, PLN Alirkan Gas Natuna ke Batam Lewat Pipa WNTS-Pemping

Perkuat Ketahanan Energi, PLN Alirkan Gas Natuna ke Batam Lewat Pipa WNTS-Pemping

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:35 WIB

Apa Manfaat Lip Mask Madame Gie? Ini 5 Fungsi dan Kandungannya

Apa Manfaat Lip Mask Madame Gie? Ini 5 Fungsi dan Kandungannya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:35 WIB

Ivar Jenner Sudah Gatal Ingin Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday Tandang

Ivar Jenner Sudah Gatal Ingin Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday Tandang

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:34 WIB

Joane Win hingga Maudy Koesnaedi Hidupkan Kisah Perjuangan Njonja Ati Soetji di Panggung Teater

Joane Win hingga Maudy Koesnaedi Hidupkan Kisah Perjuangan Njonja Ati Soetji di Panggung Teater

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:32 WIB

Tayang 2027, Jin Young dan Kim Min Ho Dipastikan Bintangi Film Aksi Fighter

Tayang 2027, Jin Young dan Kim Min Ho Dipastikan Bintangi Film Aksi Fighter

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:30 WIB

Dewa United vs Persija Jakarta, Jakmania Dilarang Hadir ke Banten!

Dewa United vs Persija Jakarta, Jakmania Dilarang Hadir ke Banten!

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:25 WIB

The Cat Returns: Tentang Nyaris Berubah Jadi Kucing Karena Menolong Kucing

The Cat Returns: Tentang Nyaris Berubah Jadi Kucing Karena Menolong Kucing

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:21 WIB

Kerja Sama Bantargebang Diperpanjang, Jakarta Justru Diberi Peringatan

Kerja Sama Bantargebang Diperpanjang, Jakarta Justru Diberi Peringatan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:19 WIB

Ikan Nila Disebut Jadi Ancaman Nyata Bagi Populasi Sidat Legendaris di Danau Poso

Ikan Nila Disebut Jadi Ancaman Nyata Bagi Populasi Sidat Legendaris di Danau Poso

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Syarat Pecah KK Setelah Menikah 2026, Ini Dokumen yang Harus Disiapkan Pasutri

Syarat Pecah KK Setelah Menikah 2026, Ini Dokumen yang Harus Disiapkan Pasutri

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

×