Sidang ke-21, Jessica Akan Hadirkan Saksi Ahli IT dan Pidana

Tomi Tresnady | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Kamis, 15 September 2016 | 08:03 WIB
Sidang ke-21, Jessica Akan Hadirkan Saksi Ahli IT dan Pidana
Terdakwa Jessica Kumala Wongso dan pengacara Otto Hasibuan [suara.com/Oke Atmaja]

Pengadilan Negeri Jakarta Pusat kembali menggelar sidang lanjutan kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin, hari ini, Kamis (15/9/2016).  Ketua tim kuasa hukum terdakwa Jessica Kumala Wongso, Otto Hasibuan, berencana menghadirkan dua saksi ahli dalam sidang ke-21 tersebut.

Menurut Otto, pada sidang Rabu kemarin, pihaknya telah menyiapkan dua saksi ahli yang belum sempat dihadirkan memberikan keterangan di depan Mejelis Hakim.

Namun, karena persidangan berlangsung hingga larut malam, maka Majelis Hakim pun menunda sidang yang diagendakan mendengar keterangan dua ahli yang belum sempat dihadirkan kubu Jessica.

"Ya, Justru itu, saksi ahli dua sudah pulang. Kita harus telpon mau datang lagi ndak. Jadi ini kita udah kacau," kata Otto.

Meski enggan merinci nama dan latar belakang saksi ahli. Otto menyebutkan akan mendatangkan ahli hukum pidana di sidang kali ini.

Yudi Wibowo Sukinto, salah satu kuasa hukum Jessica juga mengatakan tidak menuntup kemungkinan pihaknya akan menghadirkan ahli informasi dan teknologi guna mematahkan pernyataan dari jaksa penuntut umum.

"Ahli IT, ahli pidana terakhir," kata Yudi.

Adapun sidang yang dipimpin Ketua Hakim Majelis Kisworo, rencananya akan digelar pada pukul 10.00 WIB.

Dalam sidang sebelumnya, pihak Jessica telah menghadikan dua saksi ahli. Mereka adalah Ahli toksikologi kimia dari Universitas Indonesia Budiawan dan Ahli patologi anatomi dari Universitas Hasanuddin, Gatot Susilo Lawrence.

Budiawan yang menjadi saksi ahli pertama sempat bersedia menerima tantangan Jaksa untuk melakukan uji coba terhadap percobaannya di dalam persidangan.

Pasalnya, pada hasil pemeriksaan barang bukti (BB) kasus pembunuhan Mirna dari Puslabfor (Pusat Laboratorium) Mabes Polri menunjukkan, 150 mililiter es kopi Vietnam dalam gelas yang menjadi Barang Bukti (BB) 1 positif mengandung racun sianida, dengan kadar 7.400 miligram perliter.

Sementara itu, saat kubu Jessica menghadirkan saksi ahli kedua yakni Gatot sempat berlangsung perdebatan soal autopsi jenazah Mirna. Menurutnya guna mengetahui penyeba  Mirna diracun sianida, maka langkah yang seharusnya dilakukan adalah autopsi secara lengkap untuk membuktikan kematian Mirna.

Mirna meninggal dunia usai meneguk es kopi Vietnam bercampur zat sianida di kafe Olivier, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, pada 6 Januari 2016.

Saat peristiwa terjadi, di meja yang sama, Mirna ditemani dua kawan, Jessica dan Hanie. Mereka merupakan teman sekampus di Billy Blue College of Design, Sidney, Australia. Mereka lulus 2008.

Jessica ditangkap saat berada di Hotel Neo, Mangga Dua, Jakarta Utara, Sabtu (30/1/2016) sekitar pukul 07.45 WIB. Saat ini, Jessica sudah berstatus sebagai terdakwa atas dugaan pembunuhan berencana tersebut. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahli Patologi: Kerusakan Lambung Mirna Sudah Lebih dari 3 Bulan

Ahli Patologi: Kerusakan Lambung Mirna Sudah Lebih dari 3 Bulan

News | Kamis, 15 September 2016 | 00:08 WIB

Supaya Kasus Mirna Cepat Rampung, Ini Saran Dokter Gatot Lawrence

Supaya Kasus Mirna Cepat Rampung, Ini Saran Dokter Gatot Lawrence

News | Rabu, 14 September 2016 | 23:07 WIB

Saksi Ahli Sedih Kenapa Jessica Jadi Tertuduh Begitu Lama

Saksi Ahli Sedih Kenapa Jessica Jadi Tertuduh Begitu Lama

News | Rabu, 14 September 2016 | 21:36 WIB

Pengacara Jessica: Pemeriksaan Barang Bukti Langgar Ketentuan

Pengacara Jessica: Pemeriksaan Barang Bukti Langgar Ketentuan

News | Rabu, 14 September 2016 | 20:29 WIB

Pengacara Jessica: Jika Pakai Akal Sehat, Kasus Ini Sudah Tak Ada

Pengacara Jessica: Jika Pakai Akal Sehat, Kasus Ini Sudah Tak Ada

News | Rabu, 14 September 2016 | 20:03 WIB

Hakim Tantang Saksi Jessica dan Jaksa Langsung Dihadapkan

Hakim Tantang Saksi Jessica dan Jaksa Langsung Dihadapkan

News | Rabu, 14 September 2016 | 18:14 WIB

Melongok Pro Kontra Kasus Jessica di Media Sosial

Melongok Pro Kontra Kasus Jessica di Media Sosial

News | Rabu, 14 September 2016 | 17:08 WIB

Ibunda Mirna Tutup Pintu Maaf Buat Jessica

Ibunda Mirna Tutup Pintu Maaf Buat Jessica

News | Rabu, 14 September 2016 | 16:26 WIB

Terkini

Personel Gugur saat Ops Ketupat, Kakorlantas Polri Sampaikan Duka Mendalam

Personel Gugur saat Ops Ketupat, Kakorlantas Polri Sampaikan Duka Mendalam

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 10:17 WIB

Syarat Kesepakatan Damai, Iran Minta Penghentian Serangan ke Hizbullah di Lebanon

Syarat Kesepakatan Damai, Iran Minta Penghentian Serangan ke Hizbullah di Lebanon

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 10:11 WIB

Israel Panik! Donald Trump akan Setop Perang Meski Tanpa Deal dengan Iran

Israel Panik! Donald Trump akan Setop Perang Meski Tanpa Deal dengan Iran

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 10:08 WIB

Sambut Rencana Operasi Darat AS, Iran Siapkan Jebakan Rantau dan Sistem Pertahanan Udara

Sambut Rencana Operasi Darat AS, Iran Siapkan Jebakan Rantau dan Sistem Pertahanan Udara

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 10:06 WIB

Korlantas Polri Antisipasi Puncak Arus Balik Gelombang Kedua pada 29 Maret

Korlantas Polri Antisipasi Puncak Arus Balik Gelombang Kedua pada 29 Maret

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:36 WIB

Kakorlantas: 42 Persen Pemudik Belum Kembali ke Jakarta hingga Kamis Dini Hari

Kakorlantas: 42 Persen Pemudik Belum Kembali ke Jakarta hingga Kamis Dini Hari

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:26 WIB

Viral Mobil Dinas Plat B Dipakai Mudik, Pemprov DKI: Bukan Milik Kami

Viral Mobil Dinas Plat B Dipakai Mudik, Pemprov DKI: Bukan Milik Kami

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 07:38 WIB

Presiden Prabowo Pimpin Rapat Percepatan Pengolahan Sampah Menjadi Energi

Presiden Prabowo Pimpin Rapat Percepatan Pengolahan Sampah Menjadi Energi

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 07:05 WIB

Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan

Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 23:10 WIB

Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan

Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:44 WIB