Ahok Lihat Sisi Positif Elektabilitasnya Turun

Pebriansyah Ariefana, Dwi Bowo Raharjo

Jum'at, 16 September 2016 | 10:50 WIB
Ahok Lihat Sisi Positif Elektabilitasnya Turun
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak masalah elektabilitasnya merosot menjelang Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta 2017. Menurut Ahok ada sisi positifnya.

Ahok mengatakan ada peluang bagi pasangan calon lain yang akan berlaga di pesta demokrasi tahun depan untuk memimpin Jakarta priode 2017-2022.

"Ya nggak apa-apa lah (elektabilitas turun). Turun ya turun. Berarti yang lain punya kesempatan maju. Kalau saya turun, berarti penantang saya punya kesempatan jadi gubernur kan?" ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (16/9/2016).

Elektabilitas Ahok turun terlihat dari survei yang dilakukan Lembaga Survei KedaiKOPI (Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia) yang dirilis Rabu (14/9/2016).

Ahok persilahkan PDI Perjuangan apabila benar mau mengusung Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di Pilkada Jakarta 2017, menurut Ahok, semakin banyak tokoh yang maju di pesta demokrasi tahun depan akan menguntungkan warga Jakarta.

"Siapa orang yang mau maju? Maju aja. Supaya DKI punya pilihan. Kalau makin baik makin bagus. Prinsipnya orang DKI bisa dapat yang terbaik dari yang terbaik. Makin untung. Makin banyak yg nyalon makin untung orang DKI kan," katanya.

Mantan Bupati Belitung Timur ini mengatakan, apabila setiap survei hasilnya menunjukan calon petahana semakin kuat, Ahok khawatir tidak ada pasangan calon yang mau melawan.

"Kalau gue terlalu kuat, nggak berani maju semua nanti. Justru yang sekarang bagus (survei menyatakan Ahok turun). Jadi orang merasa ini bisa dikalahkan," ujar Ahok.

"Cuma saya bilang, sampaikan program dong. Bukan cuma bisa jadi gubernur asal bukan Ahok. Kasihan orang Jakarta. Disampaikan dong programnya apa," tambah Ahok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok: Sandiaga Uno Jangan Banyak Ngomong

Ahok: Sandiaga Uno Jangan Banyak Ngomong

News | Jum'at, 16 September 2016 | 10:33 WIB

Gerindra: Simulasi Poltracking Tunjukkan Ahok Lemah

Gerindra: Simulasi Poltracking Tunjukkan Ahok Lemah

News | Kamis, 15 September 2016 | 19:18 WIB

Ahok Sebut Yusril Lihai, Pernah Lolos Kasus Sisminbakum

Ahok Sebut Yusril Lihai, Pernah Lolos Kasus Sisminbakum

News | Kamis, 15 September 2016 | 19:04 WIB

Survei: Lebih Banyak yang Tak Suka Ahok

Survei: Lebih Banyak yang Tak Suka Ahok

News | Kamis, 15 September 2016 | 18:21 WIB

Tak Suka Ahok Jangan Dipilih, Jangan Agama Dijadikan Alasan

Tak Suka Ahok Jangan Dipilih, Jangan Agama Dijadikan Alasan

News | Kamis, 15 September 2016 | 18:13 WIB

Jika Besok Ahmad Dhani Ikut Demo, Ahok: Gue Undang Maia Datang

Jika Besok Ahmad Dhani Ikut Demo, Ahok: Gue Undang Maia Datang

News | Kamis, 15 September 2016 | 18:00 WIB

Ratna: Tempat Relokasi Era Ahok Mirip Camp Konsentrasi Zaman Nazi

Ratna: Tempat Relokasi Era Ahok Mirip Camp Konsentrasi Zaman Nazi

News | Kamis, 15 September 2016 | 17:43 WIB

Muncul Pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno Jadi Lawan Berat Ahok

Muncul Pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno Jadi Lawan Berat Ahok

News | Kamis, 15 September 2016 | 17:32 WIB

Yusril Berat Jika Duet dengan Rizal, Sama-sama Ingin DKI 1

Yusril Berat Jika Duet dengan Rizal, Sama-sama Ingin DKI 1

News | Kamis, 15 September 2016 | 17:32 WIB

Survei Poltracking, Perempuan Ini Potensi Kalahkan Ahok di Pilgub

Survei Poltracking, Perempuan Ini Potensi Kalahkan Ahok di Pilgub

News | Kamis, 15 September 2016 | 16:50 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×