Perum Bulog Dukung KPK Usut Suap Impor Gula Irman Gusman

Pebriansyah Ariefana | Erick Tanjung | Suara.com

Senin, 19 September 2016 | 11:28 WIB
Perum Bulog Dukung KPK Usut Suap Impor Gula Irman Gusman
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Bulog, Wahyu. (suara.com/Erick Tanjung)

Suara.com - Perum Bulog mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi untuk mengusut tuntas dugaan suap penambahan kuota impor gula yang melibatkan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Irman Gusman. Irman sendiri telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK karena tertangkap tangan menerima suap.

"Terkait dengan proses hukum yang berlangsung di KPK, Perum Bulog menghormati dan mendukung KPK untuk mengusut kasus tersebut sampai tuntas," kata Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Bulog, Wahyu dalam konfrensi pers di kantornya Jalan Jenderal Gatot Soebroto, Jakarta Selatan, Senin (19/9/2016).

Dia membantah Bulog memberikan tambahan kuota impor gula kepada CV Semesta Berjaya (CV SB), namun diakui bahwa perusahaan itu adalah mitra Bulog dalam penyaluran gula.

"CV SB adalah salah satu mitra penyalur gula Perum yang berdomisili di Padang, Sumatera Barat. Dan tidak ada hubungannya dengan kegiatan importasi gula yang dilakukan oleh Perum Bulog," ujar dia.

Wahyu menjelaskan, dalam rangka stabilisasi harga gula, Perum Bulog ditugaskan untuk menyediakan gula yang pengadaannya dilakukan dalam negeri maupun luar negeri. Tujuan pengadaan dan pendistribusian gula itu untuk menurunkan harga gula di pasaran yang sempat mencapai Rp20 ribu per kilogram menjadi sesuai haarga eceran yang diharapkan warga.

"Sesuai ketentuan yang ada di Perum B‎ulog, proses pendistribusian gula ke seluruh wilayah Indonesia dapat dilakukan melalui operasi pasar maupun kerjasama dengan mitra penyalur yang memiliki jaringan penjualan dan mau berkomitmen menjual sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh Perum Bulog," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, Irman Gusman ditangkap oleh KPK melalui operasi tangkap tangan (OTT), pada Sabtu (17/9/2016) dini hari.

Ketua KPK, Agus Rahardjo menjelaskan bahwa permulaan OTT tersebut berawal ketika Direktur Utama CV Semesta Berjaya, Xaveriandy Sutanto, istrinya Memi, dan adik Xaveriandy, Willy Sutanto, mendatangi rumah Irman Gusman.

Dari rumah Irman, KPK menyita uang senilai Rp100 juta. Uang tersebut diduga terkait dengan pengurusan kuota gula impor yang diberikan oleh Bulog kepada CV Semesta Berjaya di tahun 2016 untuk Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Sebagai pemberi, Xaveriandy dan Memi disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau pasal 5 ayat 1 huruf b atau pasal 13 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tipikor sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat 1 kesatu KUHP.

Sementara, sebagai penerima, Irman disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a dan b atau pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 21 tentang Perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BB Rp100 juta dan Posisi Irman Ketua DPD, Ada yang Anggap Janggal

BB Rp100 juta dan Posisi Irman Ketua DPD, Ada yang Anggap Janggal

News | Senin, 19 September 2016 | 11:21 WIB

Fahri Hamzah: Irman Orang Kaya Dijebak Uang Recehan Rp100 Juta

Fahri Hamzah: Irman Orang Kaya Dijebak Uang Recehan Rp100 Juta

News | Minggu, 18 September 2016 | 20:41 WIB

Rp100 Juta di Kasus Irman Gusman, Ini Bukan Soal Nilai Uangnya

Rp100 Juta di Kasus Irman Gusman, Ini Bukan Soal Nilai Uangnya

News | Minggu, 18 September 2016 | 15:04 WIB

Ketahuan Bohong, Bantahan Irman Gusman di Twitter Dihapus Lagi

Ketahuan Bohong, Bantahan Irman Gusman di Twitter Dihapus Lagi

News | Minggu, 18 September 2016 | 14:48 WIB

Nasib Irman Gusman Dibahas DPD Besok Sore

Nasib Irman Gusman Dibahas DPD Besok Sore

News | Minggu, 18 September 2016 | 13:26 WIB

Irman Gusman Dibekuk KPK, Jimly Kasihan Anak Istrinya

Irman Gusman Dibekuk KPK, Jimly Kasihan Anak Istrinya

News | Minggu, 18 September 2016 | 12:41 WIB

Irman Gusman Ditangkap KPK, PBNU: Tragis dan Menyedihkan

Irman Gusman Ditangkap KPK, PBNU: Tragis dan Menyedihkan

News | Minggu, 18 September 2016 | 12:02 WIB

Terkini

Sama-sama di KPK, Gus Yaqut Kirim Salam untuk Mensos Gus Ipul Sebelum Kembali ke Rutan

Sama-sama di KPK, Gus Yaqut Kirim Salam untuk Mensos Gus Ipul Sebelum Kembali ke Rutan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:04 WIB

Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran

Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:02 WIB

Anggota DPR Minta Hukuman Maksimal untuk Pengasuh Ponpes Pati Tersangka Pencabulan Santriwati

Anggota DPR Minta Hukuman Maksimal untuk Pengasuh Ponpes Pati Tersangka Pencabulan Santriwati

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:58 WIB

Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner

Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:57 WIB

Gus Ipul Sambangi KPK, Minta Pengawasan Pengadaan Barang Kemensos agar Bebas Korupsi

Gus Ipul Sambangi KPK, Minta Pengawasan Pengadaan Barang Kemensos agar Bebas Korupsi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:51 WIB

Kebakaran Rumah di Tanjung Barat, Satu Orang Meninggal Dunia: Diketahui Anggota BPK

Kebakaran Rumah di Tanjung Barat, Satu Orang Meninggal Dunia: Diketahui Anggota BPK

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:48 WIB

Ahli: Virus Hanta di Kapal MV Hondius Tidak Berisiko Menjadi Pandemi Baru Seperti Wabah COVID-19

Ahli: Virus Hanta di Kapal MV Hondius Tidak Berisiko Menjadi Pandemi Baru Seperti Wabah COVID-19

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:46 WIB

Tersangka Kasus Pencabulan di Pati Ditangkap, Menteri PPPA: Tak Bisa Diselesaikan Damai!

Tersangka Kasus Pencabulan di Pati Ditangkap, Menteri PPPA: Tak Bisa Diselesaikan Damai!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:43 WIB

WHO Tegaskan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Bukan Awal Pandemi Baru

WHO Tegaskan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Bukan Awal Pandemi Baru

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:43 WIB

Tersangka Pencabulan Santriwati di Ponpes Pati Sempat Kabur, Menteri PPPA Desak Penahanan

Tersangka Pencabulan Santriwati di Ponpes Pati Sempat Kabur, Menteri PPPA Desak Penahanan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:38 WIB