Saksi Bingung Analisa Kejiwaan Jessica Bertentangan

Pebriansyah Ariefana, Agung Sandy Lesmana

Senin, 19 September 2016 | 13:12 WIB
Saksi Bingung Analisa Kejiwaan Jessica Bertentangan
Terdakwa Jessica Kumala Wongso dan pengacara Otto Hasibuan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jakarta, Senin (5/9). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Ahli psikologi Universitas Indonesia Dewi Taviana Walida mengaku bingung dengan hasil pemeriksaan kejiwaan yang pernah dijalani terdakwa Jessica Kumala Wongso. Menurutnya, analisa kejiwaan Jessica menemukan hasil yang sangat kontradiktif.

"Kesimpulan dikatakan dia dalam kondisi waras sadar, individu cerdas, tapi dia bilang narsistik. Ini terjadi kebingungan. Jadi kontradiktif, tujuan pemeriksaan profiling tapi ditengah-tengah nya ada mental disorder," kata Dewi yang dihadirkan sebagai saksi ahli di sidang lanjutan kasus kematian Wayan Mirna Salihi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (19/9/2016).

Mendengar hal tersebut, salah satu jaksa penuntut umum menpertanyakan keterangan yang disampaikan Dewi perihal adanya hasil yang bisa dalam proses analisa kejiwaan Jessica.

"Jadi makna biasnya gimana?" tanya jaksa.

Dia mengatakan adanya data bias tersebut setelah membaca tujuan dan kesimpulan mengenai hasil analisa tim ahli psikatri yang pernah dilibatkan dalam pemeriksaan kejiwaan Jessica.

"Ini tidak standard, lihat tujuannya dan kesimpulan. Itu biasnya," kata Dewi.

Lebih lanjut, Dewi menjelaskan adanya bias tersebut yakni jika adanya dugaan gangguan jiwa meski Jessica dianggap sehat secara jasmani.

"Kan ada metodologi yang harus kita ketahui, jangan mentang- kita ahli kita seenaknya. Sehat kemudian ada gangguan jiwa seperti itu. Mana yang mental disorder. Tipe kepribadian, yang bersangkutan dengan diagnosis narsistik dengan histronik. Kalau orang sehat nggak perlu periksa itu. Profiling itu yang hubungan dengan kelurga dan berbuat kejahatan," kata Dewi.

Lantas, jaksa kembali mencecar Dewi soal penggunaan metode untuk menganalisa kejiwaan Jessica. Menjawab pertanyaan tersebut, Dewi mengatakan hanya membaca tujuan dan kesimpulan atas pelaksanaan pemeriksaan kejiwaan Jessica. Dari hal itu sudah ditemukan adanya ketidaksinkronan.

"Psikologi forensik sedang mengembangkan tata laksana. Ini bukan masalah metode, tapi bias kesimpulan dan tujuannya beda. Belum ada aturan bakunya (pemeriksaan psikologi forensik)," kata Dewi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jaksa Cecar Psikolog Soal Catatan Kriminal Jessica di Australia

Jaksa Cecar Psikolog Soal Catatan Kriminal Jessica di Australia

News | Senin, 19 September 2016 | 12:47 WIB

Psikolog Beberkan Perilaku Jessica Saat Susun Paperbag di Meja

Psikolog Beberkan Perilaku Jessica Saat Susun Paperbag di Meja

News | Senin, 19 September 2016 | 11:37 WIB

Pengacara Jessica Tanya Prosedur Pemeriksaan Kejiwaan ke Ahli

Pengacara Jessica Tanya Prosedur Pemeriksaan Kejiwaan ke Ahli

News | Senin, 19 September 2016 | 11:21 WIB

Saksi Jessica Sebut CCTV Olivier Data Minim

Saksi Jessica Sebut CCTV Olivier Data Minim

News | Senin, 19 September 2016 | 10:56 WIB

Sidang ke-22 'Kopi Maut Mirna', Saksi Pertama Jessica Psikolog

Sidang ke-22 'Kopi Maut Mirna', Saksi Pertama Jessica Psikolog

News | Senin, 19 September 2016 | 10:28 WIB

Pengacara Minta Jaksa Jemput Jessica Tepat Waktu

Pengacara Minta Jaksa Jemput Jessica Tepat Waktu

News | Jum'at, 16 September 2016 | 02:00 WIB

Ahli Psikiatri Dicecar Soal Pembawaan Tenang Jessica

Ahli Psikiatri Dicecar Soal Pembawaan Tenang Jessica

News | Jum'at, 16 September 2016 | 01:00 WIB

Pengacara Jessica Sindir Roy Suryo, Apa Katanya?

Pengacara Jessica Sindir Roy Suryo, Apa Katanya?

News | Kamis, 15 September 2016 | 23:31 WIB

Terkini

Kecelakaan atau Bunuh Diri? Polisi Usut Kematian Siswi SMA Tertabrak KRL di Jurangmangu

Kecelakaan atau Bunuh Diri? Polisi Usut Kematian Siswi SMA Tertabrak KRL di Jurangmangu

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:44 WIB

Divonis 2 Tahun Penjara, Abdul Wahid Belum Serahkan Memori Banding

Divonis 2 Tahun Penjara, Abdul Wahid Belum Serahkan Memori Banding

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:39 WIB

Trailer Utama Film Made in Abyss Part 1 Ungkap Lagu Tema dan Karakter Baru

Trailer Utama Film Made in Abyss Part 1 Ungkap Lagu Tema dan Karakter Baru

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:37 WIB

Ojol Bakal Jadi UMKM, Maman Bantah Isu Pengemudi Bakal Kena Pajak

Ojol Bakal Jadi UMKM, Maman Bantah Isu Pengemudi Bakal Kena Pajak

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:34 WIB

Wisata Religi di Tengah Jakarta, Menelusuri Jejak Integritas Guan Gong di Kelenteng Tian Fu Gong

Wisata Religi di Tengah Jakarta, Menelusuri Jejak Integritas Guan Gong di Kelenteng Tian Fu Gong

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:33 WIB

Selamatkan Nasib PPPK, Mendagri Tito Guyur Rp18,9 Triliun Agar Tak Ada yang Nganggur

Selamatkan Nasib PPPK, Mendagri Tito Guyur Rp18,9 Triliun Agar Tak Ada yang Nganggur

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:30 WIB

Pemerintah Mau Pungut Pajak Pemilik Rumah Kontrakan? Ini Kata DJP

Pemerintah Mau Pungut Pajak Pemilik Rumah Kontrakan? Ini Kata DJP

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:30 WIB

Viral Kurir SPX Express Kembalikan Uang Rp92 Juta, Ini Sosok di Balik Itikad Jujurnya

Viral Kurir SPX Express Kembalikan Uang Rp92 Juta, Ini Sosok di Balik Itikad Jujurnya

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:26 WIB

Jelang HUT RI ke-81, Penjualan Baju Adat Anjlok 50 Persen: Agustusan Kalah Ramai dari Kartini

Jelang HUT RI ke-81, Penjualan Baju Adat Anjlok 50 Persen: Agustusan Kalah Ramai dari Kartini

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:25 WIB

Denyut Tradisi Bali dalam Bait-Bait 'Saiban' Karya Oka Rusmini

Denyut Tradisi Bali dalam Bait-Bait 'Saiban' Karya Oka Rusmini

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:25 WIB

×