Ini Daftar 188 Jamaah Haji yang Meninggal

Tomi Tresnady

Selasa, 20 September 2016 | 04:15 WIB
Ini Daftar 188 Jamaah Haji yang Meninggal
Jamaah haji yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) pertama tiba di Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (18/9/2016). [Antara]

Suara.com - Sebelas jamaah haji Indonesia meninggal dunia di Mekkah pada hari ketiga pemulangan jamaah. Sehingga jumlah total jamaah haji yang meninggal dunia sebanyak 188 orang.

Berdasarkan data Sistem Informasi Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kesehatan, Senin (19/90/2016), 188 jamaah tersebut terdiri dari 174 jamaah haji reguler dan 14 jamaah haji khusus.

Tambahan 11 jamaah yang meninggal dunia itu berasal dari embarkasi Palembang (PLM), Jakarta - Pondok Gede (JKG), Lombok (LOP), Jakarta Bekasi (JKS/dua orang), Batam (BTH/dua orang), Surabaya (SUB), Balikpapan (BPN), Solo (SOC), dan Padang (PDG).

Sementara itu pengelola sebuah hotel di Sektor Empat, tepatnya pemondokan 406 atau Hotel Dar Hadi, memberikan uang santunan 2.000 riyal atau sekitar 7 juta rupiah bagi jamaah haji Indonesia yang tinggal di pemondokannya dan meninggal dunia.

Kepala Sektor 4 Yoesni Teuku Syahbuddin mengatakan bahwa sampai Minggu (17/9) tercatat tiga jamaah haji Indonesia yang meninggal dan tinggal di Dar Hadi Hotel. Ketiganya adalah laki-laki yang berangkat bersama istrinya masing-masing.

"Santunan sudah diberikan kepada istri dua jamaah yang meninggal. Tapi sekarang jamaah wafat bertambah satu sehingga total ada tiga jamaah," ujarnya seraya menambahkan santunan bagi jamaah ketiga sedang diproses.

Adapun kedua jamaah wafat yang istrinya telah menerima santunan adalah Jasid bin Masjen Santari (kloter 33 embarkasi Jakarta Pondok Gede) dan Abdul Aziz bin P Suliha (kloter 58 embarkasi Surabaya).

Koordinator Wilayah Sektor 4, Isa Ansori mengatakan bahwa pemberian santunan uang duka tersebut merupakan inisiatif dari pihak pengelola hotel setara bintang empat ini.

"Kebetulan tiga orang yang meninggal, semuanya laki-laki yang berangkat haji bersama istrinya. Jadi santunan diserahkan ke istrinya dan ketua kloter mengetahui," ujarnya.

Sementara itu berikut ini daftar lengkap 188 jamaah yang meninggal dunia di Arab Saudi:

1. Senen bin Dono Medjo (79). Embarkasi Surabaya (SUB) Kloter 007.

2. Siti Nurhayati binti Muhammad Saib (68). Embarkasi Aceh (BTJ) Kloter 002.

3. Martina binti Sabri Hasan (47). Embarkasi Batam (BTH) Kloter 006.

4. Khadijah Nur binti Imam Nurdin (66). Embarkasi Aceh (BTJ) Kloter 004.

5. Dijem Djoyo Kromo (53). Perempuan. Embarkasi Solo (SOC) Kloter 018.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jamaah Haji Gelombang II Berangkat ke Madinah 22 September

Jamaah Haji Gelombang II Berangkat ke Madinah 22 September

News | Sabtu, 17 September 2016 | 06:39 WIB

Fasilitas Tidak Ditingkatkan, Keselamatan Jamaah Haji Terancam

Fasilitas Tidak Ditingkatkan, Keselamatan Jamaah Haji Terancam

News | Sabtu, 17 September 2016 | 06:35 WIB

Ternyata Sudah Ada Ratusan WNI yang Naik Haji Berpaspor Filipina

Ternyata Sudah Ada Ratusan WNI yang Naik Haji Berpaspor Filipina

News | Rabu, 07 September 2016 | 17:29 WIB

Menag Minta Toilet Perempuan Diperbanyak di Arafah

Menag Minta Toilet Perempuan Diperbanyak di Arafah

News | Rabu, 07 September 2016 | 06:55 WIB

Memasuki Hari ke-21, Tercatat 35 Calon Haji Indonesia Meninggal

Memasuki Hari ke-21, Tercatat 35 Calon Haji Indonesia Meninggal

News | Senin, 29 Agustus 2016 | 20:38 WIB

Terkini

Anies Masuk 3 Besar Survei IPO Pilpres 2029, NasDem: Pemilu Masih Jauh

Anies Masuk 3 Besar Survei IPO Pilpres 2029, NasDem: Pemilu Masih Jauh

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:39 WIB

Pemerintah Bakal Salurkan Bansos 30 Kilogram untuk 33,2 Juta Keluarga

Pemerintah Bakal Salurkan Bansos 30 Kilogram untuk 33,2 Juta Keluarga

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Memupuk Keberanian untuk Menggali Potensi dan Meraih Mimpi dalam Lawan Minder, Raih Sukses

Memupuk Keberanian untuk Menggali Potensi dan Meraih Mimpi dalam Lawan Minder, Raih Sukses

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Rumah di Tamansari Jakbar Ludes Terbakar, Warga Panik Dengar Suara Ledakan

Rumah di Tamansari Jakbar Ludes Terbakar, Warga Panik Dengar Suara Ledakan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Apakah Tamanu Oil Bisa Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini Faktanya

Apakah Tamanu Oil Bisa Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini Faktanya

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:27 WIB

BSI International Expo 2026 Catat Transaksi Rp5,38 Triliun, Tembus 65.800 Pengunjung

BSI International Expo 2026 Catat Transaksi Rp5,38 Triliun, Tembus 65.800 Pengunjung

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:27 WIB

Apakah Viva Skin Food Bisa untuk Kaki Pecah-Pecah? Ini Cara Pakai yang Benar

Apakah Viva Skin Food Bisa untuk Kaki Pecah-Pecah? Ini Cara Pakai yang Benar

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Kemenkes Tekankan Pentingnya Pantau Tumbuh Kembang Anak di Posyandu

Kemenkes Tekankan Pentingnya Pantau Tumbuh Kembang Anak di Posyandu

Health | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:24 WIB

Polisi Tangkap Pembunuh Ibu-Anak di Madiun, Jasad Korban Digiling Pakai Mesin Daging

Polisi Tangkap Pembunuh Ibu-Anak di Madiun, Jasad Korban Digiling Pakai Mesin Daging

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:22 WIB

DPR Percepat Pembahasan RUU Perampasan Aset, Target Sahkan 15 Desember 2026

DPR Percepat Pembahasan RUU Perampasan Aset, Target Sahkan 15 Desember 2026

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:17 WIB

×