Korpri Harus Kerja Cerdas dan Profesional

Ririn Indriani

Senin, 26 September 2016 | 14:00 WIB
Korpri Harus Kerja Cerdas dan Profesional
Upacara peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-44 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) di Lapangan Upacara Mabes TNI AU Cilangkap, Senin (30/11/2015). (suara.com/Agung Shandy Lesmana)

Suara.com - Saat ini, kerja cerdas dan profesional dibutuhkan dalam membentuk sebuah kultur perusahaan maupun organisasi. Demikian juga dengan Korps Pegawai Republik Indonesia  (Korpri).

Organisasi yang didirikan pada 29 November 1971 ini masih sering diidentikan dengan kerja amatiran dan birokrasi yang berbelit-belit. Padahal, semua anggota Korpri harus mulai berpikir lebih maju dan modern.  

“If you don’t change, you will die. Jika tidak berubah, Anda akan mati," ujar Ketua I Dewan Pengurus Nasional Korpri, Reydonnyzar Moenek, Jakarta, baru-baru ini.

Laki-laki yang akrab dipanggil Donny ini mengakui adanya tuntutan masyarakat yang mendesak terhadap transparansi, akuntabilitas, dan good governance atau tata pemerintahan yang semakin baik.  

“Sebagai pemegang mandat di negara ini, rakyat ingin pelayanan publik yang optimal. Maka semangat Korpri untuk profesional dalam melayani dan tidak lagi dilayani merupakan keharusan,” ujar alumnus STPDN Semarang dan Fisipol UGM Yogyakarta ini.

Donny ingin agar birokrasi menyerupai kultur korporasi yang mengedepankan kerja cerdas dan semangat persaingan yang moderat. Dengan kultur korporasi, para aparatur sipil negara (ASN) ini diharapkan akan mengedepankan kompetisi dengan diferensiasi terstruktur dan membangun kapasitas, keahlian, serta kompetensi personal.  

“Siapa yang memiliki kapasitas kinerja, kualifikasi dan kompetensi bagus, akan tampil. Tidak ada lagi yang namanya koneksi-koneksian,” ujarnya.

Penyandang gelar Master in Development Management dari Asian Institute of Management, Filipina ini bersyukur, pemerintah menyokong profesionalisme ASN dengan melakukan reformasi birokrasi dan perbaikan remunerasi. “Ada prinsip equal pay for equal work," katanya.

Bagi pegawai negeri yang kinerja, kualifikasi, kompetensi dan intensitas waktu kerjanya berlebih, akan menerima perbaikan remunerasi. Hal itu terasa wajar. Tapi kalau ada pegawai negeri yang mendapat remunerasi yang lebih dengan kinerja biasa-biasa saja, itu dinilai tidak wajar.

Menurut Donny, perbaikan kinerja berdasarkan kompetensi bisa ditunjang dengan pelatihan dan pendidikan.

Pemda Harus Tingkatkan Kualitas ASN
Reydonnyzar, yang juga menjabat sebagai Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah, Kementerian Dalam Negeri ini mengungkapkan, anggaran daerah saat ini sudah jauh meningkat, mencapai sepertiga nilai APBN 2016, yaitu Rp 2.095,72 triliun.  

“Dulu cuma seper-18, malah seper-20 APBN. Sekarang, seiring dengan dinamika otonomi daerah, dengan UU 22 Tahun 1999, porsi daerah sudah diperbesar. Dana yang ditransfer ke daerah, termasuk dana desa mencapai Rp 770,2 triliun,” ujarnya.

Dengan anggaran sebesar ini, pemerintah daerah mestinya ikut meningkatkan kapasitas pegawai lokal melalui pendidikan dan pelatihan di dalam dan luar negeri.

“Korpri mendorong Pemda agar meningkatkan kapasitas ASN mereka,” kata Donny.

Upaya peningkatan kompetensi ini sesuai dengan UU nomor 15 Tahun 2014 tentang ASN, bahwa Korpri memang dituntut mengutamakan profesionalisme dan kompetensinya.

“Sekarang di beberapa pemda,  ASN banyak yang mengikuti pelatihan, baik secara umum maupun teknis," katanya.

Ia mengaku senang dengan perubahan yang terjadi di Korpri saat ini. Di bawah kepemimpinan Ketua Umum Korpri, Zudan Arif Fakrulloh, Korpri melakukan reposisi ASN menjadi entitas organisasi profesi terbesar di Indonesia yang kuat, profesional, dan netral.

Bahkan menurut Donny, visi Korpri saat ini adalah menjadi yang terdepan dalam menjaga persatuan, mensejahterakan anggota, dan melindungi kepentingan para anggota agar lebih profesional di dalam membangun pemerintahan yang baik.





Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wonderful Indonesia Gebrak Vietnam

Wonderful Indonesia Gebrak Vietnam

Lifestyle | Minggu, 25 September 2016 | 18:01 WIB

Menpar Buka "Festival Pesona Palu Nomoni 2016"

Menpar Buka "Festival Pesona Palu Nomoni 2016"

Lifestyle | Minggu, 25 September 2016 | 17:03 WIB

Penerjemah Bahasa Mandarin Minim, Kemenpar Gunakan "Baidu Maps"

Penerjemah Bahasa Mandarin Minim, Kemenpar Gunakan "Baidu Maps"

News | Sabtu, 24 September 2016 | 13:12 WIB

Terkini

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:20 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:14 WIB

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

×