Lakukan Tuduhan Serius, Pebalap Ini Tetap Lolos dari Sanksi

Rizki Nurmansyah | Suara.com

Selasa, 04 Oktober 2016 | 13:31 WIB
Lakukan Tuduhan Serius, Pebalap Ini Tetap Lolos dari Sanksi
Tampak mobil Mercedes yang dikendarai Lewis Hamilton mengeluarkan api pada bagian belakang sebelum akhirnya harus dipinggirkan pada F1 GP Malaysia, (2/10) [AFP/C.L. Donald Lim]

Suara.com - Tim Mercedes pastikan tak akan menjatuhkan denda kepada pebalapnya, Lewis Hamilton, atas tudingan serius yang dialamatkan kepada timnya pada seri ke-16 Formula 1 Grand Prix Malaysia, Minggu (2/10/2016).

Pada balapan di Sirkuit Sepang itu Hamilton sempat menuduh timnya lakukan 'sabotase'. Tudingan ini keluar tidak lama setelah juara bertahan F1 dua musim berturut-turut itu gagal finis.

Hamilton yang memulai start dari pole position, harus berhenti dari perlombaan pada putaran ke-16 akibat kerusakan mesin. Insiden itu membuat Hamilton geram.

Kepada wartawan televisi yang mewancarainya, Hamilton mengatakan ada sesuatu yang tidak beres dengan berbagai masalah mesinnya pada perlombaan jet darat tahun ini.

Pebalap asal Inggris itu menambahkan, merasa ada seseorang yang tidak menginginkannya jadi juara dunia untuk kali ketiga berturut-turut di musim ini.

Akibat kegagalan finis tersebut, jarak antara Hamilton dan rekan setimnya, Nico Rosberg, memang jadi melebar; 23 poin. Sebelumnya, Hamilton hanya terpaut delapan poin dari Rosberg yang kini mengantongi 288 poin.

Melebarnya jarak dengan Rosberg membuat Hamilton merasa peluangnya pertahankan mahkota juara dunia jadi sulit. Pasalnya, balapan F1 tinggal menyisakan lima seri lagi. Sedangkan, tak mudah bersaing dengan Rosberg lantaran menggunakan mobil yang sama-sama kompetitif. 

Faktor inilah yang jadi pemicu munculnya tudingan sabotase dari Hamilton kepada Tim Mercedes, walaupun pada akhirnya dia lalu mengoreksi pernyataannya dengan tetap percaya 100 persen kepada timnya.

Atas tudingan itu, petinggi dari tim Mercedes, Niki Lauda, menilai tidak ada masalah yang berat dengan pernyataan pebalap Inggris itu. Lauda menilai hal itu sebuah kewajaran karena terbawa emosi gagal selesaikan balapan.

"Saya akan beritahu Anda, dia (Hamilton) tak akan kena denda," kata Lauda. "Jika seorang pebalap marah...Saya pernah beberapa kali dalam karier balapan mengatakan pernyataan sampah seperti itu."

"Saya tak bermaksud mengatakan pernyataannya itu sampah, tapi hal seperti ini biasa terjadi, karena emosi. Segalanya bisa diterima dan tidak ada yang salah," jelas Lauda, juara dunia F1 tiga kali. (ESPN)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gagal Finish di GP China 2026, Max Verstappen: Saya dan Tim Frustrasi!

Gagal Finish di GP China 2026, Max Verstappen: Saya dan Tim Frustrasi!

Your Say | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:05 WIB

Mimpi Buruk di Shanghai, Ini Alasan McLaren Tak Bisa Ikut GP China 2026

Mimpi Buruk di Shanghai, Ini Alasan McLaren Tak Bisa Ikut GP China 2026

Your Say | Selasa, 17 Maret 2026 | 11:25 WIB

Juara Dunia 7 Kali Kembali! Sir Lewis Hamilton Podium Bersama Ferrari

Juara Dunia 7 Kali Kembali! Sir Lewis Hamilton Podium Bersama Ferrari

Your Say | Selasa, 17 Maret 2026 | 10:35 WIB

4 Drama Menarik di Formula 1 GP China 2026: Menyala Mercedes!

4 Drama Menarik di Formula 1 GP China 2026: Menyala Mercedes!

Your Say | Senin, 16 Maret 2026 | 11:45 WIB

Kimi Antonelli Antonelli Ukir Sejarah, Raih 'Pole Sitter' Termuda Formula 1

Kimi Antonelli Antonelli Ukir Sejarah, Raih 'Pole Sitter' Termuda Formula 1

Sport | Minggu, 15 Maret 2026 | 10:40 WIB

Jelang F1 GP China 2026: 4 Tim Ini Berpeluang Raih Kemenangan

Jelang F1 GP China 2026: 4 Tim Ini Berpeluang Raih Kemenangan

Your Say | Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:35 WIB

4 Juara Dunia F1 Belum Cukup, Max Verstappen Incar Nurburgring 24 Jam

4 Juara Dunia F1 Belum Cukup, Max Verstappen Incar Nurburgring 24 Jam

Your Say | Jum'at, 13 Maret 2026 | 17:00 WIB

Mercedes-Benz Club Bekasi Raya Gelar Musda dan Tunjuk Presiden Baru

Mercedes-Benz Club Bekasi Raya Gelar Musda dan Tunjuk Presiden Baru

Otomotif | Kamis, 12 Maret 2026 | 16:48 WIB

Jadwal F1 GP China 2026: Apakah Kemenangan Mercedes Berlanjut ke Shanghai?

Jadwal F1 GP China 2026: Apakah Kemenangan Mercedes Berlanjut ke Shanghai?

Your Say | Selasa, 10 Maret 2026 | 12:26 WIB

F1 GP Australia 2026: Duo Mercedes Raih Podium usai Duel dengan Ferrari

F1 GP Australia 2026: Duo Mercedes Raih Podium usai Duel dengan Ferrari

Your Say | Senin, 09 Maret 2026 | 16:07 WIB

Terkini

Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?

Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 23:03 WIB

Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar

Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 22:31 WIB

Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak

Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 22:27 WIB

Eks Pejabat Keamanan AS: Eropa Hati-hati, Rudal Iran Bisa Capai Paris

Eks Pejabat Keamanan AS: Eropa Hati-hati, Rudal Iran Bisa Capai Paris

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:43 WIB

Serangan Iran ke Israel Berlanjut: Puluhan Warga Jadi Korban, Sirene Terus Meraung

Serangan Iran ke Israel Berlanjut: Puluhan Warga Jadi Korban, Sirene Terus Meraung

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:14 WIB

Iran: Ada Negara Arab yang Mau Bantu AS Kuasai Pulau Kharg

Iran: Ada Negara Arab yang Mau Bantu AS Kuasai Pulau Kharg

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:12 WIB

Belajar dari Perang ASIsrael vs Iran, Indonesia Harus Perkuat 'Character Building' dan Perang Siber

Belajar dari Perang ASIsrael vs Iran, Indonesia Harus Perkuat 'Character Building' dan Perang Siber

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:00 WIB

Remaja 20 Tahun Gugat Meta dan Youtube Gegara Kecanduan Sosmed, Dapat Ganti Rugi Rp90 M

Remaja 20 Tahun Gugat Meta dan Youtube Gegara Kecanduan Sosmed, Dapat Ganti Rugi Rp90 M

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:59 WIB

Senator AS Curigai Trump di Kasus Trader Misterius yang Raup Rp800 M dalam 15 Menit

Senator AS Curigai Trump di Kasus Trader Misterius yang Raup Rp800 M dalam 15 Menit

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:46 WIB

Geger! Niat Cari Kepiting, Nelayan di Jambi Malah Temukan Kerangka Manusia Setinggi 155 Sentimeter

Geger! Niat Cari Kepiting, Nelayan di Jambi Malah Temukan Kerangka Manusia Setinggi 155 Sentimeter

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:43 WIB