Pegulat Indonesia Juara Dunia Gulat Tradisional Iran

Ruben Setiawan

Selasa, 11 Oktober 2016 | 00:01 WIB
Pegulat Indonesia Juara Dunia Gulat Tradisional Iran
Olahraga Koshti Pahlavani dari Iran pada kejuaraan Tafisa Games 2016. (Antara)

Suara.com - Pegulat Indonesia Andika Sulaeman berhasil menjadi juara dalam Kejuaraan Dunia Olahraga Zurkhaneh dan gulat tadisional Iran Koshti Pahlavani setelah meraih medali emas kelas 70-80 kilogram dengan mengalahkan pegulat Azerbaijan di final.

"Alhamdulillah saya senang sekali bisa menang karena ini keikutsertaan saya yang pertama di kejuaraan internasional Koshti Pahlavani," ujar Andika usai bertandi di GOR Cempaka Putih, Jakarta, Senin.

Dalam pertandingan yang diselenggarakan sebagai bagian dari The Association for International Sport for All (TAFISA) World Sport for All Games atau Pesta Olahraga-Rekreasi Masyarakat Dunia 2016 tersebut, Andika menang setelah sukses mendaratkan bantingan sempurna atas Hasanali Bayramov dari Azerbaijan.

Mahasiswa angkatan 2016 Universitas Negeri Jakarta ini melanjutkan sebenarnya dia dan empat temannya sekampus, mereka adalah lima orang perwakilan tim Indonesia di turnamen diikuti 17 negara ini, hanya memiliki persiapan lima hari sebelum bertanding karena undangan dari panitia datang mendadak.

Waktu yang sempit itu pun kemudian dimanfaatkan untuk melakukan latihan intensif bersama dengan atlet olahraga Zurkhaneh dan Koshti Pahlavani Iran.

"Untuk pertandingan olahraga Zurkhaneh kami memang kesulitan karena baru tahu itu apa. Namun untuk Koshti Pahlavani tinggal menyesuaikan saja karena teknik dasarnya sama dengan gulat, hanya berbeda pada peraturan, poin dan pakaian yang dikenakan," kata Andika.

Walau belum berusia 20 tahun, Andika Sulaeman sendiri sudah cukup kenyang pengalaman di kompetisi gulat, nasional maupun internasional. Pada tahun 2014, laki-laki yang mulai belajar gulat sejak kelas empat sekolah dasar ini pernah mengikuti kejuaraan gulat kadet ASEAN di Thailand dan berhasil menyabet medali perak. Terbaru, Andika membela tim PON DKI Jakarta yang bertanding di Jawa Barat.

Sementara itu, Manajer tim Indonesia Bramidi mengatakan dirinya cukup terkejut dengan kemenangan Indonesia. Menurutnya, medali emas itu menunjukkan Indonesia punya bakat besar di sektor gulat, khususnya gulat tradisional Iran dan seharusnya bisa dilibatkan di turnamen-turnamen internasional. "Kami menunggu turnamen-turnamen internasional berikutnya dan untuk itu kami berharap dukungan dari pemerintah," tutur Bramidi.

Koshti Pahlavani, atau ada yang menyebutnya Koshti Pahlevani, adalah bagian dari olahraga di Zurkhaneh. Ini merupakan kegiatan gulat yang biasanya dilakukan setelah masyarakat Iran melakukan olahraga angkat beban tradisionalnya.

Adapun Zurkhaneh sendiri, menurut Federasi Olahraga Zurkhaneh Internasional (IZSF) sejatinya adalah tempat di mana masyarakat Iran, dahulu Persia, melakukan beberapa gerakan senam kebugaran angkat beban untuk memperkuat tubuh, membentuk jiwa olahragawan, mempraktikkan kerendahan hati dan menghindari kesombongan.

Dalam praktiknya, senam tersebut dilakukan dengan menggunakan beberapa alat diiringi musik dari sejenis gendang yang disebut "zarb" dan yang seperti lonceng atau "zang".

Sementara beberapa alat yang digunakan dalam senam di Zurkhaneh adalah pentungan yang disebut "meel", papan besar disebut "sang", papan push up dan rantai. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

OTT Kementerian ATR/BPN, KPK Beberkan 8 Titik Rawan Korupsi Tanah di Jabodetabek

OTT Kementerian ATR/BPN, KPK Beberkan 8 Titik Rawan Korupsi Tanah di Jabodetabek

News | Minggu, 20 September 2026 | 12:35 WIB

Cara Reset HP Oppo ke Setelan Pabrik untuk Semua Tipe, Amankan Data

Cara Reset HP Oppo ke Setelan Pabrik untuk Semua Tipe, Amankan Data

Tekno | Minggu, 20 September 2026 | 12:24 WIB

Ulasan Sweet Munchies: Cinta Segitiga yang Berawal dari Dapur Restoran

Ulasan Sweet Munchies: Cinta Segitiga yang Berawal dari Dapur Restoran

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 12:20 WIB

Koki Lokal Jadi Turis: Intip Keseruan Undercover Chef: Friends Who Came From Afar

Koki Lokal Jadi Turis: Intip Keseruan Undercover Chef: Friends Who Came From Afar

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 12:20 WIB

4 HP Warna Burgundy yang Lebih Murah dari iPhone 18 Pro, Performa Terbaik!

4 HP Warna Burgundy yang Lebih Murah dari iPhone 18 Pro, Performa Terbaik!

Tekno | Minggu, 20 September 2026 | 12:17 WIB

Nusron Wahid Mundur dari Pengurus DPP Golkar, Sekjen Sebut Sudah Temui Bahlil

Nusron Wahid Mundur dari Pengurus DPP Golkar, Sekjen Sebut Sudah Temui Bahlil

News | Minggu, 20 September 2026 | 12:15 WIB

Isi Pidato Hasan Abdullah Sahal di Depan Prabowo, dari Sejarah Gontor Sampai Curhat Soal Cari Muka

Isi Pidato Hasan Abdullah Sahal di Depan Prabowo, dari Sejarah Gontor Sampai Curhat Soal Cari Muka

News | Minggu, 20 September 2026 | 12:07 WIB

5 Rekomendasi Krim Malam Mencerahkan Bekas Jerawat Kehitaman PIH, Harga Mulai Rp40 Ribuan

5 Rekomendasi Krim Malam Mencerahkan Bekas Jerawat Kehitaman PIH, Harga Mulai Rp40 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 12:05 WIB

Wajib Sertifikasi Halal Berlaku Oktober 2026, Rokok Termasuk?

Wajib Sertifikasi Halal Berlaku Oktober 2026, Rokok Termasuk?

News | Minggu, 20 September 2026 | 12:01 WIB

Ribuan Titik Panas Masih Kepung Sumatera, Riau Turun Drastis

Ribuan Titik Panas Masih Kepung Sumatera, Riau Turun Drastis

Riau | Minggu, 20 September 2026 | 12:01 WIB

×