Ahok Mengaku Belum Tahu Soal Pasar Satwa Liar Ilegal Jatinegara

Adhitya Himawan, Dwi Bowo Raharjo

Kamis, 13 Oktober 2016 | 18:28 WIB
Ahok Mengaku Belum Tahu Soal Pasar Satwa Liar Ilegal Jatinegara
Scorpion Wildlife Trade Monitoring Group berdemonstrasi terkait penjualan satwa liar di Pasar Jatinegara, Jakarta, Kamis (13/10/2016). [Suara.com/Dwi Bowo Raharjo]

Scorpion Wildlife Trade Monitoring Group menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (13/10/2016) siang. Mereka menuntut Ahok untuk menggusur pasar satwa liar ilegal di Jatinegara, Jakarta Timur.

Investigator senior Scorpion, Marison Guciano, dalam keterangannya mengatakan,selain menjadi tempat penjualan satwa ilegal dan dilindungi, kawasan tersebut juga selalu menjadi pusat kemacetan ketika jam pulang kantor tiba.

"Setiap hari kita dipertontonkan perlakuan kejam terhadap satwa. Satwa liar dikurung di kandang-kandang kecil tanpa air. Beberapa jenis satwa yang dijual bahkan dilindungi oleh Undang-Undang," kata Marison.

Tak hanya itu, dia menilai banyaknya pedagang satwa liar di Jatinegara mengganggu kenyamanan pejalan kaki. Sebab, banyak dari pedagang yang berjualan diatas trotoar.

"Ahok harus bersikap tegas untuk menutup pasar satwa liar ilegal Jatinegara. Kita pertanyakan kenapa Ahok nggak berani menutup pasar satwa liar Jatinegara," katanya.

Menanggapi hal tersebut, Ahok mengaku belum mendapat laporan dari Dinas Kelautan Pertanian dan Ketahanan Pangan (DKPKP) DKI Jakarta mengenai adanya penjualan satwa yang dilindungi.

"Satwa liar saya belum dapat laporan, tapi yang pasti nggak boleh (dijual)," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta.

Sebelum melakukan penertiban, Ahok akan melakukan komunikasi dengan DKPKP terlebih dahulu.

Dalam aksinya, mereka menggunakan kostum hewan. Seperti mengenakan baju beruang, macan dan monyet.

Belasan orang yang mengenakan baju berwarna oranye saat aksi ini juga membawa alat peraga bergambarkan monyet dengan tulisan Ahok Please Help Me, Kemana Gubernur Kami, adapun poster yang bertuliskan Pedagang Kaki Lima Tanah Abang Saja Bisa Digusur, kenapa Pedagang Satwa Liar Ilegal Jatinegara Tidak???. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kasus Perdagangan Satwa Dilindungi

Kasus Perdagangan Satwa Dilindungi

Foto | Rabu, 03 Agustus 2016 | 14:40 WIB

Polisi Musnahkan Barang Bukti Kejahatan Perdagangan Satwa Langka

Polisi Musnahkan Barang Bukti Kejahatan Perdagangan Satwa Langka

News | Selasa, 01 Desember 2015 | 12:11 WIB

Nilai Penjualan Satwa Langka Lebihi Perdagangan Senpi Ilegal

Nilai Penjualan Satwa Langka Lebihi Perdagangan Senpi Ilegal

News | Rabu, 18 November 2015 | 21:14 WIB

Polisi Buru Penyandang Dana Sindikat Penjualan Satwa

Polisi Buru Penyandang Dana Sindikat Penjualan Satwa

News | Rabu, 18 November 2015 | 17:11 WIB

Polda Metro Bongkar Sindikat Penjualan Satwa Liar di Jakarta

Polda Metro Bongkar Sindikat Penjualan Satwa Liar di Jakarta

News | Rabu, 18 November 2015 | 17:02 WIB

Ungkap Sindikat Perdagangan Satwa

Ungkap Sindikat Perdagangan Satwa

Foto | Rabu, 18 November 2015 | 15:40 WIB

Miliki Belasan Satwa Dilindungi, Lelaki Ini Dibui

Miliki Belasan Satwa Dilindungi, Lelaki Ini Dibui

News | Rabu, 22 Oktober 2014 | 22:16 WIB

Terkini

Sering Bayar Pakai QRIS? Ini 4 Tips agar Pengeluaran Tetap Terkendali

Sering Bayar Pakai QRIS? Ini 4 Tips agar Pengeluaran Tetap Terkendali

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Cinta dan Makna Sebuah Pilihan: Ulasan Novel Islammu Adalah Maharku

Cinta dan Makna Sebuah Pilihan: Ulasan Novel Islammu Adalah Maharku

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Kasus Kekerasan Seksual Naik Penyidikan, Betrand Peto Bakal Jadi Tersangka?

Kasus Kekerasan Seksual Naik Penyidikan, Betrand Peto Bakal Jadi Tersangka?

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:56 WIB

SPBU Shell di Indonesia Kini Dikelola SEFAS Group

SPBU Shell di Indonesia Kini Dikelola SEFAS Group

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:56 WIB

Hashim Sebut Petugas Pajak & Bea Cukai Lemah, RI Seharusnya Surplus Anggaran Rp 900 T

Hashim Sebut Petugas Pajak & Bea Cukai Lemah, RI Seharusnya Surplus Anggaran Rp 900 T

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:53 WIB

Banjir Rob Rendam Muara Angke Hampir Setiap Hari, Ketinggian Air Capai 60 Sentimeter

Banjir Rob Rendam Muara Angke Hampir Setiap Hari, Ketinggian Air Capai 60 Sentimeter

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:50 WIB

BRI Raih Empat Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026

BRI Raih Empat Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Lip Balm Himalaya untuk Umur Berapa? Cek Kandungan dan Cara Pakainya

Lip Balm Himalaya untuk Umur Berapa? Cek Kandungan dan Cara Pakainya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Raih Empat Penghargaan Pada 2026, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun

Raih Empat Penghargaan Pada 2026, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun

Malang | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:46 WIB

7 Film Dokumenter Netflix, Angkat Kasus Pembunuhan hingga Kehidupan Artis

7 Film Dokumenter Netflix, Angkat Kasus Pembunuhan hingga Kehidupan Artis

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:45 WIB

×