Pemberantasan Mafia Migas Tergantung Sikap Presiden Jokowi

Madinah, Nikolaus Tolen

Sabtu, 15 Oktober 2016 | 16:03 WIB
Pemberantasan Mafia Migas Tergantung Sikap Presiden Jokowi
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyalami Menteri ESDM Ignasius Jonan (kiri) yang didampingi istri, seusai upacara pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Jumat (14/10/2016). [Antara/Yudhi Mahatma]

Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral disebut-sebut sebagai sektor yang sangat strategis. Oleh karena itu, ada banyak kepentingan di sana, termasuk permainan yang dilakukan oleh mafia-mafia minyak dan gas (migas) dan mineral dan batu bara (minerba).

Staf Khusus Kemen ESDM Said Didu mengatakan pemberantasan mafia migas sangat tergantung sikap Presiden Jokowi Widodo.

"Tergantung presidennya, sangat tergantung seperti saya katakan tadi. Presidennya mau membersihkan BUMN atau hanya menggunakan untuk tujuan lain," kata Said Didu‎ di Gado-gado Boplo, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (15/10/2016).

Saat dirinya menjadi staf mantan Menteri Sudirman Said, kata Said, presiden betul-betul mengfungsikan atasannya sebagai bumper untuk melakukan pembersihan dan pembenahan di lingkungan Kementerian ESDM.

"Saat itulah kami dengan gagah berani membubarkan Petral, mencabut subsidi ESDM, dan ketiga adalah mencoba membuka mafia Minerba dan gas ESDM. Tapi apa yang terjadi, justru yang membongkar mafia itu dibalik dengan dituduh sebagai mafia," katanya.

Menurut dia, hal ini karena presiden tak mengambil sikap bahwa Kementerian ESDM harus dibersihkan dari permainan mafia-mafia. duet antara Isnasius Jonan dan Archandra Tahar sebagai menteri dan wakil menteri ESDM pun tidak akan mampu memberantas mafia itu jika presiden tidak mempunyai sikap.

"Jadi saya katakan, siapapun menterinya, kalau presidennya goyang, maka dia tidak akan mampu. Tapi, saya percaya betul Jonan memiliki karakter yang tidak gampang digoyangkan," kata Said.

Namun, menurut dia, yang bisa menjadi potensi untuk menimbulkan masalah kedepannya adalah jika Jonan dan Archandra tidak sinkron dalam bekerja.

"Misalnya wakil Menteri merasa lebih dekat dengan presiden dan dia lebih banyak melapor presiden dari menterinya. Itu bisa menjadi gangguan. Dan kemungkinan besar pemain-pemain Migas ESDM yang ingin main tidak jujur lagi, tidak mungkin lewat Jonan kan, dia bisa masuk pintu lain. Jonan nggak mungkin jadi pintu masuknya permaianan, tapi pemain tidak akan diam, pasti akan tetap mencari pintu," kata Said Didu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jadi Menteri ESDM, Jonan Diminta Tetap Profesional dan Tegas

Jadi Menteri ESDM, Jonan Diminta Tetap Profesional dan Tegas

News | Sabtu, 15 Oktober 2016 | 13:58 WIB

Wakil Ketua DPR: Duet Jonan-Arcandra Mampu Atasi Persoalan Energi

Wakil Ketua DPR: Duet Jonan-Arcandra Mampu Atasi Persoalan Energi

News | Sabtu, 15 Oktober 2016 | 12:27 WIB

Ini Tantangan Berat Sektor ESDM Buat Duet Jonan-Arcandra

Ini Tantangan Berat Sektor ESDM Buat Duet Jonan-Arcandra

Bisnis | Jum'at, 14 Oktober 2016 | 15:01 WIB

Menhub Tinjau Pelabuhan Tanjung Perak

Menhub Tinjau Pelabuhan Tanjung Perak

Ramadan1437h | Sabtu, 25 Juni 2016 | 17:54 WIB

Terkini

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:57 WIB

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 13 September 2026: Masa Sulit Segera Berlalu

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 13 September 2026: Masa Sulit Segera Berlalu

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 06:56 WIB

Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan

Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan

Jabar | Minggu, 13 September 2026 | 06:50 WIB

Igor Tolic Pasang Badan Usai Persib Bandung Tumbang di Tangan Persija Jakarta

Igor Tolic Pasang Badan Usai Persib Bandung Tumbang di Tangan Persija Jakarta

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:45 WIB

BRICS Desak Amerika Serikat Hentikan Blokade Ekonomi di Kuba

BRICS Desak Amerika Serikat Hentikan Blokade Ekonomi di Kuba

News | Minggu, 13 September 2026 | 06:35 WIB

Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?

Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 06:30 WIB

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:10 WIB

Kenapa Kangen Band Bubar?

Kenapa Kangen Band Bubar?

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 06:05 WIB

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 06:00 WIB

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:30 WIB

×