Keberadaan WNA di Puncak Berdampak Positif dan Negatif

Ardi Mandiri | Suara.com

Minggu, 16 Oktober 2016 | 03:12 WIB
Keberadaan WNA di Puncak Berdampak Positif dan Negatif
Imigrasi Amankan 11 WNA Afrika

Suara.com -  Kepala Kantor Wilayah Kemenkum HAM Jawa Barat, Susy Susilawati menyebutkan keberadaan warga negara asing membawa dampak positif dan negatif.

"Dampak positif kehadiran WNA ini adanya sirkulasi ekonomi, masyarakat mendapat keuntungan dengan kontrakan yang ditempati oleh warga asing," kata Susy usai operasi pendataan WNA di Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu.

Menurut Susy, beberapa masyarakat menyewakan tempat tinggalnya untuk disewakan kepada warga negara asing yang mencari suaka. Harga sewa relatif mahal yakni mencapai Rp2 juta per bulannya.

Seperti villa milik Haji Andiansyah di Desa Citeko, dihuni sekitar 38 warga negara asing asal Afganistan. Mereka sudah tinggal hampir delapan bulan hingga satu tahun. Selain kontrakan, aktivitas ekonomi seperti jual beli barang dan makanan juga dirasakan masyarakat.

"Kebanyakan pemilik villa ini warga Jakarta, warga sekitar hanya menjadi penjaga saja," katanya.

Selain dampak positif, keberadaan imigran tersebut juga menimbulkan lebih banyak dampak negatif dengan adanya perbedaan budaya.

"Ada kecemburuan sosial masyarakat yang disewakan rumahnya dengan yang tidak disewakan. Mereka mendapat keuntungan dengan harga sewa yang mahal," katanya.

Dampak negatif lainnya, perbedaan budaya, perbedaan jam tidur. Saat siang semua warga beraktivitas, WNA tidak beraktivitas lebih banyak tidur. Tetapi di malam hari ketika warga setempat sudah beristirahat, warga asing lebih banyak beraktivitas malam hari.

"Yang menjadi masalah lain, adanya perkawinan campuran antara warga negara asing dengan penduduk lokal setempat. Ini timbul persoalan terkait status anaknya," katanya.

Menurut Susy, kondisi tersebut menjadi problem tersediri, secara manusia warga negara asing yang menjadi pencari suaka tersebut memiliki hak asasi untuk beraktivitas layaknya manusia normal, menikah dan berkeluarga.

"Tetapi ada aturan yang tidak membolehkan orang asing ini bekerja, menikah dengan warga setempat. Tetapi, mereka juga butuh hidup dan membutuhkan uang untuk kehidupan sehari-hari, menjadi dilemati bagi kita," katanya.

Kepala Kantor Imigrasi Wilayah Bogor, Herman Lukman mengimbau masyarakat untuk tidak menyewakan tempat tinggalnya kepada warga negara asing, untuk menghindari dampak negatif dengan kehadirannya.

"Terkadang masyarakat kita juga usil, mereka sudah menyewakan rumahnya senilai Rp40 juta, lalu laporkan ke kita minta ditertibkan. Orang asingnya tidak mau, karena mereka merasa sudah membayar sewa," kata Herman.

Herman mengatakan, biasanya kedatang warga negara asing ke satu wilayah berdasarkan informasi dari warga negara asing yang juga sudah tinggal di sana. Sehingga informasi tersebut terus berkembang dan warga asing pencari suaka mendatangi lokasi tersebut.

"Mereka juga menyebarkan informasi dari mulut ke mulut, sebelum mereka menuju negara ketiga, mereka diinformasikan wilayah Cisarua ini tempat aman sementara untuk menetap," kata Herman.

Kantor Imigrasi Wilayah Bogor melakukan operasi pendataan warga negara asing skala besar dengan melibatkan 200 orang personel gabungan terdiri atas anggota Tim PORA, pegawai Imigrasi, Taruna Imigasi, Satpol PP, Polisi, TNI, dan Brimob. Tahun lalu, tercatat jumlah warga negara asing yang berada di kawasan Puncak mencapai 1.447 orang. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polres Bandara Soeta Terjunkan 900 Personel hingga Anjing Pelacak

Polres Bandara Soeta Terjunkan 900 Personel hingga Anjing Pelacak

News | Selasa, 05 Juli 2016 | 12:28 WIB

H-1 Lebaran, Kalimalang Sampai Jalur Pantura Terlihat Sepi

H-1 Lebaran, Kalimalang Sampai Jalur Pantura Terlihat Sepi

News | Selasa, 05 Juli 2016 | 10:38 WIB

Terkini

Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai

Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:57 WIB

Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!

Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:46 WIB

Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun

Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:38 WIB

Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini

Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:37 WIB

Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini

Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:25 WIB

Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz

Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:21 WIB

Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup

Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:16 WIB

Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif

Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:10 WIB

Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil

Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:06 WIB

Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum

Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:02 WIB