Marquez Rasakan Sensasi Aneh Usai Melihat Lorenzo Jatuh

Ruben Setiawan

Minggu, 16 Oktober 2016 | 15:37 WIB
Marquez Rasakan Sensasi Aneh Usai Melihat Lorenzo Jatuh
Pebalap Honda Marc Marquez merayakan kemenangannya di Motegi bersama timnya, (16/10). (AFP)

Suara.com - Marc Marquez memastikan diri sebagai juara kompetisi MotoGP musim ini usai menjadi yang tercepat pada balapan di Sirkuit Motegi, Jepang, Minggu (16/10/2016). Memberikan pernyataan sesaat seusai lomba, Marquez mengaku merasakan sensasi aneh saat dirinya di ambang finis.

Seperti dikutip Crash.net, Marquez mengaku jadi seolah linglung sesaat ketika menyadari bakal memenangkan gelar juara dunia ketiganya.

"Luar biasa - sejujurnya perasaan ini luar biasa. Ketika saya terbangun pagi ini saya merasa biasa-biasa saja, seperti ketika menghadapi balapan lain, karena saya merasa tidak mungkin bisa memenangkan balapan di sini (Motegi-red)," kata Marquez.

Perasaan yang campur aduk membuat Marquez kehilangan konsentrasi, beberapa lap jelang finis. Itu terjadi terutama setelah ia mengetahui Jorge Lorenzo, pebalap Yamaha yang menguntit, dan mengancam posisinya tepat di belakangnya, terjatuh.

"Sejujurnya ketika saya melihat Lorenzo terjatuh, saya melupakan semuanya, saya mengalami selip pada perpindahan transmisi sekitar tiga, empat atau lima kali di lap tersebut, saya bahkan lupa di sirkuit mana saya sedang balapan! Amat sulit untuk berkonsentrasi dan saya menengok ke belakang dan saya melihat Dovi (Dovizioso)," terang Marquez.

Beruntung, Marquez bisa segera mengendalikan perasaan dan kembali berkonsentrasi hingga menyentuh garis finis. Pebalap Spanyol mempersembahkan gelar juara dunianya bagi sang nenek.

"Saya tidak ingin melupakan nenek saya yang berkata, 'hati-hati, namun tidak ada yang tidak mungkin - teruslah berusaha', Ia tentu akan amat bahagia juga," ujar Marquez.

Marquez finis terdepan, disusul pebalap Ducati Andrea Dovizioso dengan selisih waktu 2,9 detik di posisi dua, dan Maverick Vinales di posisi tiga. Kini, si "Baby Alien" berada di puncak klasemen pebalap dengan raihan 273 poin, berselisih 77 poin dari Valentino Rossi.

Tiga balapan yang tersisa hanya menyediakan poin maksimal sebanyak 75 poin, sehingga sudah tak mungkin bagi Rossi untuk mengejar ketertinggalannya dari Marquez. (Crash)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rossi Ungkap Alasan Mengapa Dirinya Jatuh di GP Jepang

Rossi Ungkap Alasan Mengapa Dirinya Jatuh di GP Jepang

News | Minggu, 16 Oktober 2016 | 16:44 WIB

Senyum Bahagia Marquez, Perihnya Derita Rossi

Senyum Bahagia Marquez, Perihnya Derita Rossi

Foto | Minggu, 16 Oktober 2016 | 16:08 WIB

Hasil Lengkap MotoGP Jepang, Klasemen Pebalap dan Pabrikan

Hasil Lengkap MotoGP Jepang, Klasemen Pebalap dan Pabrikan

News | Minggu, 16 Oktober 2016 | 15:06 WIB

Marquez Juara Dunia, Rossi Jatuh!

Marquez Juara Dunia, Rossi Jatuh!

News | Minggu, 16 Oktober 2016 | 13:54 WIB

Raih Pole di MotoGP Jepang, Rossi: Ini Fantastis

Raih Pole di MotoGP Jepang, Rossi: Ini Fantastis

News | Sabtu, 15 Oktober 2016 | 16:13 WIB

Rossi Start Terdepan di Jepang, Lorenzo Dilarikan ke RS

Rossi Start Terdepan di Jepang, Lorenzo Dilarikan ke RS

News | Sabtu, 15 Oktober 2016 | 13:58 WIB

Pedrosa Digantikan Aoyama di MotoGP Jepang

Pedrosa Digantikan Aoyama di MotoGP Jepang

News | Jum'at, 14 Oktober 2016 | 18:57 WIB

Tiga Balapan dalam Tiga Minggu, Rossi: Bikin Stres

Tiga Balapan dalam Tiga Minggu, Rossi: Bikin Stres

News | Kamis, 13 Oktober 2016 | 21:15 WIB

'Hitung Mundur' Jelang Balapan MotoGP Jepang Sejak dari Aragon

'Hitung Mundur' Jelang Balapan MotoGP Jepang Sejak dari Aragon

News | Kamis, 13 Oktober 2016 | 19:55 WIB

Terkini

Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F

Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:30 WIB

Panut Rilis Buku Otobiografi, Tegaskan Komitmen Kawal Benteng Hijau Sumatra

Panut Rilis Buku Otobiografi, Tegaskan Komitmen Kawal Benteng Hijau Sumatra

Sumut | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:29 WIB

Perjalanan Putra Samuel Silitonga Dikenal Jutaan Penonton Berkat Sosok Mumu Warintil

Perjalanan Putra Samuel Silitonga Dikenal Jutaan Penonton Berkat Sosok Mumu Warintil

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:29 WIB

Cluster Beverly Hills Resmi Show Unit, Tawarkan Hunian American Classic di Semarang

Cluster Beverly Hills Resmi Show Unit, Tawarkan Hunian American Classic di Semarang

Jawa Tengah | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:28 WIB

Mau ke Monas Malam Ini? Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkir Konser Akbar 2026

Mau ke Monas Malam Ini? Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkir Konser Akbar 2026

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:19 WIB

Dua Mahasiswa Diduga Jadikan Instagram Lapak Tembakau Sintetis

Dua Mahasiswa Diduga Jadikan Instagram Lapak Tembakau Sintetis

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:05 WIB

Pelatih Spanyol Lebih Takut Naik Helikopter Dibanding Lawan Lionel Messi di Final Piala Dunia 2026

Pelatih Spanyol Lebih Takut Naik Helikopter Dibanding Lawan Lionel Messi di Final Piala Dunia 2026

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:05 WIB

Kanker pada Perempuan Kini Bisa Ditangani Lebih Personal, Terapi Presisi Bawa Harapan Baru

Kanker pada Perempuan Kini Bisa Ditangani Lebih Personal, Terapi Presisi Bawa Harapan Baru

Health | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:01 WIB

Dari Propaganda hingga Pengawasan: Mengapa 1984 Tetap Relevan di Zaman Digital

Dari Propaganda hingga Pengawasan: Mengapa 1984 Tetap Relevan di Zaman Digital

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:00 WIB

DPR Sentil Pihak SPPG saat Rapat: 120 Juta Penerima Manfaat, Siapa yang Mau Diberi Makan?

DPR Sentil Pihak SPPG saat Rapat: 120 Juta Penerima Manfaat, Siapa yang Mau Diberi Makan?

Video | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:00 WIB

×