Lulung Bawa Rombongan Temui SBY di Cikeas Dukung Agus-Sylvi

Senin, 17 Oktober 2016 | 13:26 WIB
Lulung Bawa Rombongan Temui SBY di Cikeas Dukung Agus-Sylvi
Abraham Lunggana (Lulung) [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan Abraham Lunggana (Lulung) dan rombongan menemui Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, beberapa waktu yang lalu. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Ketua Umum Demokrat Syarif Hasan, hari ini.

"Ya mereka mendukung Agus-Sylvi, hampir dipastikan semuanya begitu," kata Syarief di DPR, Jakarta, Senin (17/10/2016).

Hal ini semakin menegaskan jika PPP kubu Djan Faridz terpecah di pilkada Jakarta periode 2017-2022. Selama ini, Lulung merupakan kelompok Djan Faridz. Djan Fariz merupakan pendukung pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat.

Lulung dan rombongan datang ke Cikeas mengikuti langkah PPP kubu Romahurmuziy yang sejak awal mendukung pasangan Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni. Pasangan ini diukung empat partai, PPP, Demokrat, PAN, dan PKB.

Partai Demokrat dan koalisi, kata Syarif, bersyukur dengan bertambahnya dukungan dari Lulung.

"Tentunya terimakasih, karena ini tujuannya untuk perubahan kita mengharapkan betul-betul dukungan ini bisa membuat terjadinya perubahan di Jakarta," ujarnya.

Adanya dualisme di internal PPP, kata dia, tidak akan mempengaruhi dukungan terhadap Agus-Sylviana. Sebab, berdasarkan Peraturan KPU Nomor 5 Tahun 2016 menyatakan dukungan partai politik yang resmi adalah yang diberikan pada saat pendaftaran dan tidak bisa dicabut. Artinya, dukungan PPP kubu Romahurmuziy sudah final.

"Jadi (dukungan PPP ke Agus-Sylviana) sudah final," kata dia.

Dihubungi secara terpisah, Sekretaris Jenderal PPP kubu Djan Faridz, Ahmad Dimyati, mengatakan akan ada sanksi yang diberikan kepada Lulung atas sikapnya yang menyeberang ke Cikeas.

"‎Kalau misalnya tidak patuh dengan garis partai ada sanksi dong. Partai kan ada punishment and reward," katanya.

Dimyati mengatakan sebelum ada deklarasi, seluruh kader PPP boleh-boleh saja mendukung calon sesuai pilihan masing-masing. Tapi, jika nanti sudah ada deklarasi partai, maka seluruh kader harus tunduk pada perintah partai.

"Setelah deklarasi pada hari ini, dengan sendirinya nanti ada instruksi dari ketua umum. Semua kader simpatisan harus patuh dengan apa yang digariskan ketua umum," katanya.

PPP kubu Djan Faridz akan deklarasi mendukung Ahok-Djarot sore nanti di aula DPP PPP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat. Acara ini rencananya juga dihadiri Djarot.

Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Partai Golkar ‎Yorrys Raweyai mengatakan koalisi pendukung Ahok-Djarot terbuka menerima dukungan, terutama PPP.

Dia tidak mempermasalahkan legalitas PPP kubu Djan Faridz.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI