Indonesia Tanpa Wakil di Final Denmark Terbuka

Ruben Setiawan | Suara.com

Minggu, 23 Oktober 2016 | 04:00 WIB
Indonesia Tanpa Wakil di Final Denmark Terbuka
Ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari [Badminton Photo/Yves Lacroix]

Suara.com - Indonesia dipastikan tanpa wakil di babak final Denmark Terbuka 2016 karena dua wakilnya gagal memenuhi ambisi setelah di babak semifinal di Kota Odense, Denmark, Sabtu, harus mengakui keunggulan lawan-lawannya.

Berdasarkan data dari situs PBSI, pasangan pertama yang gagal mencapai partai puncak adalah ganda putri Greysia Polii/Nitya Khrishinda Maheswari. Di pertandingan semifinal, unggulan ketiga ini harus menyerah dari pasangan Korea Selatan, Jung Kyung Eun/Shin Seung Chan dengan dua gim langsung 13-21 dan 24-26.

Berikutnya adalah pasangan ganda putra Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi yang kesulitan untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya setelah di semifinal dihadang oleh pasangan asal Thailand, Bodin Issara/Niphitphon Phuangphuapet dengan skor 11-21 dan 18-21.

Angga/Ricky yang merupakan unggulan ke tujuh ini sebenarnya sangat diharapkan untuk meraih hasil terbaik setelah beberapa ganda putra Indonesia seperti pasangan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya maupun pasangan baru Muhammad Ahsan/Berry Anggriawan, Hendra Setiawan/Rian Agung harus menyerah di babak-babak awal.

"Di game pertama dan kedua kami terus ketekan lawan. Di game kedua walaupun coba bangkit tapi ternyata nggak bisa. Mereka serangannya bagus hari, sementara kami banyak melakukan kesalahan sendiri. Permainan kami tidak keluar semuanya," kata Angga seperti yang dilansir situs resmi PBSI.

Hal sama dikatakan oleh Ricky Karanda Suwardi. Menurut dia, kekalahan yang didapat dari pasangan Thailand ini karena terlambat panas meski dalam perjalannya terus mengejar ketertinggalan dari lawan. Hanya saja upaya yang dilakukan tidak membuahkan hasil.

"Kami kurang panas di game pertama. Jadinya kecolongan lawan lebih dulu, kata Ricky.

Hasil kurang bagus di Denmark Terbuka 2016 ini juga cukup disayangkan oleh Ketua Umum PP PBSI Gita Wirjawan.

"Sayang sekali dua wakil Indonesia di ganda putra dan ganda putri harus mengalami kekalahan hari ini. Kekalahan ini menjadi proses pembelajaran bagi mereka untuk ke depannya, agar bisa tampil lebih baik lagi, kata pria yang saat ini kembali maju pada bursa pencalonan Ketua Umum PP PBSI periode 2016-2020 itu.

Setelah kejuaraan ini, seluruh pemain tim Indonesia kecuali pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, akan bertolak ke Perancis. Mereka akan melanjutkan pertandingan di French Open Super Series 2016. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Satgas PKH Setor Rp10,2 Triliun ke Kas Negara, Kejagung Klaim Selamatkan Jutaan Hektar Hutan

Satgas PKH Setor Rp10,2 Triliun ke Kas Negara, Kejagung Klaim Selamatkan Jutaan Hektar Hutan

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:27 WIB

Geledah Rumah Heri Black, KPK Temukan Bukti Dugaan Perintangan Penyidikan dalam Kasus Bea Cukai

Geledah Rumah Heri Black, KPK Temukan Bukti Dugaan Perintangan Penyidikan dalam Kasus Bea Cukai

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:20 WIB

Iran Gelar Latihan Anti-Helikopter, Siaga Hadapi Serangan AS-Israel

Iran Gelar Latihan Anti-Helikopter, Siaga Hadapi Serangan AS-Israel

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:06 WIB

WNI Tertangkap pada Kasus Jaringan Distributor Konten Asusila Anak di Kapal Pesiar Disney

WNI Tertangkap pada Kasus Jaringan Distributor Konten Asusila Anak di Kapal Pesiar Disney

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:54 WIB

Kesaksian Penumpang Kapal MV Hondius Karantina Massal 42 Hari karena Hantavirus

Kesaksian Penumpang Kapal MV Hondius Karantina Massal 42 Hari karena Hantavirus

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:53 WIB

Legislator PDIP Soroti Kelangkaan Solar Subsidi: Petani Bisa Gagal Panen

Legislator PDIP Soroti Kelangkaan Solar Subsidi: Petani Bisa Gagal Panen

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:49 WIB

Soal Pembubaran Nobar 'Pesta Babi', TB Hasanuddin: Tidak Ada Bukti Film Itu Melanggar UU

Soal Pembubaran Nobar 'Pesta Babi', TB Hasanuddin: Tidak Ada Bukti Film Itu Melanggar UU

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:42 WIB

Oditur Militer Puji Racikan Air Keras Penyerang Andrie Yunus 'Kreatif'

Oditur Militer Puji Racikan Air Keras Penyerang Andrie Yunus 'Kreatif'

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:35 WIB

'Ini Tidak Bisa Dilepas!', Nadiem Makarim Muncul Pakai Gelang Detektor di Sidang Korupsi Chromebook

'Ini Tidak Bisa Dilepas!', Nadiem Makarim Muncul Pakai Gelang Detektor di Sidang Korupsi Chromebook

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:32 WIB

KPK Duga Dua Ajudan Bantu Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terima Gratifikasi

KPK Duga Dua Ajudan Bantu Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terima Gratifikasi

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:28 WIB