Mendikbud: Bahasa Indonesia Terbukti Pemersatu Ribuan Suku Bangsa

Dythia Novianty, Ummi Hadyah Saleh

Sabtu, 29 Oktober 2016 | 19:31 WIB
Mendikbud: Bahasa Indonesia Terbukti Pemersatu Ribuan Suku Bangsa
Mendikbud Muhadjir Effendy. (suara.com/Nikolaus Tolen)

Suara.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan, peringatan Bulan Bahasa dan Sastra yang digelar tahun ini bertepatan dengan hari lahir Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2016, menandakan jati diri bangsa Indonesia.

Hal ini dikatakannya, pada puncak penyelenggaraan Bulan Bahasa dan Sastra denan tema "Martabatkan Bahasa dan Sastra, Rayakan Kebhinekaan", di Jakarta, beberapa waktu lalu.

"Kita berarti telah memartabatkan jati diri kita, sebagai bangsa Indonesia yang terbentuk dari berbagai suku bangsa. Untuk itu, kita Warga Negara Indonesia wajib memartabatkan bahasa dan sastra Indonesia," ujar Muhadjir dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Sabtu (29/10/2016).

Tak hanya itu, dia menuturkan, dalam visi Kemendikbud terdapat frasa yang memberi arah semua aktivitas yang dilakukan Kemendikbud dan para pemangku kepentingan, yaitu "terbentuknya insan serta ekosistem pendidikan dan kebudayan yang berkarakter".

Di dalam tema Bulan Bahasa dan Sastra 2016, berkaitan membentuk insan Indonesia yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter.

“Kita patut bersyukur bangsa Indonesia memiliki bahasa Indonesia. Kita patut berbangga para pemuda Angkatan 1928 memiliki kesadaran dan pemikiran yang visioner untuk menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu bangsa," katanya.

Menurut dia, bahasa Indonesia telah terbukti dapat mempersatukan ribuan suku bangsa serta sarana peneguh karakter keindonesiaan.

“Bahasa harus kita isi. Bahasa harus kita hidupi dengan karya, maka karya akan akan membuat hidup manusia menjadi berarti," ucap Muhadjir.

Di kesempatan yang sama, Kepala Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Dadang Sunendar mengatakan, bangsa Indonesia patut berbangga memiliki ratusan bahasa daerah dengan kekayaan sastra daerahnya.

“Dengan semangat memartabatkan bahasa dan sastra Indonesia dan daerah, kami mengajak semua unsur masyarakat untuk bersama-sama merayakan berkah kebinekaan bangsa Indonesia melalui keterlibatan dalam kegiatan kebahasaan dan kesastraan," ungkap Dadang.

Acara tersebut juga melibatkan masyarakat, terutama generasi muda, ditujukan untuk menggugah kesadaran bangsa Indonesia tentang peran penting bahasa Indonesia dalam mempersatukan ribuan suku bangsa, dan penutur ratusan bahasa daerah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mendikbud Sidak ke Dua Sekolah di Jakbar, Hari Ini

Mendikbud Sidak ke Dua Sekolah di Jakbar, Hari Ini

News | Senin, 26 September 2016 | 20:24 WIB

Mendikbud Ajak Pemda Kembangkan Sekolah Keberbakatan Olahraga

Mendikbud Ajak Pemda Kembangkan Sekolah Keberbakatan Olahraga

News | Minggu, 25 September 2016 | 10:52 WIB

Kemendikbud: Program Pegiat Budaya Tetap Dilaksanakan

Kemendikbud: Program Pegiat Budaya Tetap Dilaksanakan

News | Jum'at, 16 September 2016 | 18:30 WIB

Perjuangan Kemendikbud Tingkatkan Kompetensi Guru

Perjuangan Kemendikbud Tingkatkan Kompetensi Guru

News | Jum'at, 16 September 2016 | 18:20 WIB

Misi Budaya Gagal, Koordinasi Kemendikbud dan Kemenkeu Buruk

Misi Budaya Gagal, Koordinasi Kemendikbud dan Kemenkeu Buruk

DPR | Rabu, 14 September 2016 | 22:29 WIB

Terkini

Detak Jantung Matahari Tak Lagi Normal, Ilmuwan Khawatir Efeknya Membahayakan Bumi

Detak Jantung Matahari Tak Lagi Normal, Ilmuwan Khawatir Efeknya Membahayakan Bumi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:40 WIB

Sorot Transparansi Biaya Lawatan Prabowo, CELIOS Ingatkan Risiko Penggunaan Kocek Pribadi

Sorot Transparansi Biaya Lawatan Prabowo, CELIOS Ingatkan Risiko Penggunaan Kocek Pribadi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:38 WIB

Florida Gugat Sam Altman dan OpenAI, ChatGPT Dituding Membahayakan Anak-anak

Florida Gugat Sam Altman dan OpenAI, ChatGPT Dituding Membahayakan Anak-anak

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:37 WIB

Hasto Kristiyanto: Pancasila Merupakan Gugatan terhadap Imperialisme dan Kolonialisme

Hasto Kristiyanto: Pancasila Merupakan Gugatan terhadap Imperialisme dan Kolonialisme

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:34 WIB

Kiamat, Langit Siang Mendadak Gelap! Kesaksian Warga Saat Badai Pasir Raksasa Menerjang

Kiamat, Langit Siang Mendadak Gelap! Kesaksian Warga Saat Badai Pasir Raksasa Menerjang

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:30 WIB

Analis: Presiden Prabowo Kini Terhimpit di Antara PDIP dan Jokowi

Analis: Presiden Prabowo Kini Terhimpit di Antara PDIP dan Jokowi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:28 WIB

Polda Metro Hormati Putusan Praperadilan Andrie Yunus, Tegaskan Tak Hentikan Penyidikan Diam-diam

Polda Metro Hormati Putusan Praperadilan Andrie Yunus, Tegaskan Tak Hentikan Penyidikan Diam-diam

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:18 WIB

PDIP Sebut Persahabatan Prabowo dan Megawati Kokoh, Bukan Sekadar Pertemanan 'Nasi Goreng'

PDIP Sebut Persahabatan Prabowo dan Megawati Kokoh, Bukan Sekadar Pertemanan 'Nasi Goreng'

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:15 WIB

Serangan Siber Pentagon, Propaganda Pro-Iran Susup VIP Militer AS Lewat Instagram

Serangan Siber Pentagon, Propaganda Pro-Iran Susup VIP Militer AS Lewat Instagram

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:11 WIB

Mendiktisaintek Klarifikasi Isu Penutupan Jurusan Kuliah yang Tak Sesuai Kebutuhan Industri

Mendiktisaintek Klarifikasi Isu Penutupan Jurusan Kuliah yang Tak Sesuai Kebutuhan Industri

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:03 WIB