Suara.com - Serikat Pekerja Bank Danamon demonstrasi di Menara Bank Danamon, Jalan H. R. Rasuna Said, Kavling C, nomor 10, Jakarta Selatan, Jum'at (28/10/2016). Mereka protes kebijakan perusahaan dianggap merugikan karyawan.
Salah satu karyawan yang dirumahkan bernama Cecep Kurnia (51). Dia merupakan salah satu mantan karyawan Bank Danamon cabang Bandung, Jawa Barat.
"Kami tidak masalah dengan pemutusan hubungan pekerjaannya. Tapi seharusnya kan ngomong baik-baik bagian HR (human resource)-nya ke kita gitu, kan. Lah ini, kami cuma di SMS (short message service) yang isinya cukup terima kasih dari manajemen. Saya hari ini baru dapat SMS-nya. Saya sudah hampir 10 tahun bekerja, bahkan mungkin temen-temen di sini ada yang lebih, diperlakukan seperti ini, wajar nggak?" kata Cecep kepada Suara.com.
Laki-laki yang sudah mengabdikan diri kepada Bank Danamon sejak tahun 2006 itu kemudian menceritakan suka dukanya.
"Saya tidak munafik, saya hidup juga dari kerja di Danamon, tapi kami juga punya harga diri. Tidak seharusnya mereka selalu mengubah-ngubah kebijakan, seperti tidak ingin menyejahterakan kami sebagai karyawan kontrak," kata Cecep.
Melalui demonstrasi hari ini, Cecep tidak berharap banyak kepada manajemen. Hanya saja, setidaknya manajemen memberikan apa yang sudah menjadi hak karyawan yang terkena pemutusan hubungan kerja.
"Meskipun misalnya saat ini kami tidak diangkat sebagai pegawai tetap, ketika kami diberhentikan berikanlah hak kami, dua kali (pesangon) ditambah masa kerja. Uang lembur kami saja tidak pernah dibayar, pihak manajemen selalu saja banyak alasan, karena ditekan oleh atasan," kata dia.
Cecep mengatakan demonstrasi hari ini dilatarbelakangi sikap manajemen Danamon yang tidak membayarkan semua hak pekerja.
"Tuntutan dari pihak serikat penghentian PHK, intensif yang tidak dibayar, lembur juga nggak dibayar," ujarnya.
Cecep mengatakan seharusnya manajemen Danamon mengacu pada Undang Undang tentang Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003 Pasal 59.
"Jika dilihat dari Undang undang pekerjaan collection (pengelola piutang) bukan pekerjaan musiman, pekerjaan yang terus menerus, sementara pekerjaan PKWT (Pekerja Kontrak Waktu Tertentu) adalah perkerjaan yang ditentukan musim, itu tidak dilaksanakan oleh pihak manajemen (Danamon) " kata dia.
Menurut Cecep Danamon selalu mengubah peraturan sehingga pegawai Pekerja Kontrak Waktu Tertentu tidak diangkat sebagai pegawai tetap.
"Ketika kontrak PKWT habis selesai, tidak dapat apa apa, tapi kami tidak menuntut itu, karena bunyi UU Pasal 7 ketika PKWT habis kontrak maka otomatis diangkat pegawai tetap, tapi selalu diubah ubah sehingga tidak diangkat pegawai tetap," kata dia.
Cecep menilai manajemen tidak memperlakukan pegawai sebagaimana mestinya dan tidak ada jenjang karir.
"Kita dimarjinalkan karena tidak ada jenjang karir, alasannya karena kami pekerja kontrak bukan karyawan tetap," kata dia.
Ikuti Saluran Resmi Kami
Kumpulan Kuis Menarik
Terkait
Transaksi Makin Praktis, D-Bank PRO Hadirkan QRIS dengan Dua Pilihan Pembayaran
News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:48 WIB
Rajin Menabung di Danamon, Bisa Menang Berkali-kali di Danamon Hadiah Beruntun
News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:35 WIB
Bank Danamon dan MUFG Bergabung, Pakai Nama Baru
Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 16:30 WIB
Kredit Tumbuh Dua Digit, Laba Bersih Bank Danamon Naik 33% di Semester I-2026
Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 19:24 WIB
70 Tahun Danamon, Perkuat Komitmen Tumbuh Bersama Nasabah di Setiap Langkah
Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:33 WIB
Bank Danamon Proyeksikan Simpanan Valas Naik hingga 60 Persen, Ini Pendorong Utamanya
Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 08:40 WIB
OJK Buka Suara soal Isu MUFG Mau Caplok Bank Danamon
Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 10:07 WIB
Laba Bank Danamon Melesat 35% Jadi Rp 1,1 T di Kuartal I-2026
Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 11:46 WIB
Siap-siap! Investor Bank Danamon Raih Dividen Rp 142 per Saham
Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 16:39 WIB
Laba Bank Danamon Tumbuh 14 Persen Jadi Rp4 Triliun pada 2025
Bisnis | Jum'at, 20 Februari 2026 | 07:34 WIB
Terkini
Presiden Prabowo Bakal Beri Taklimat 400 Calon Pemimpin Masa Depan di Istana
News | Selasa, 03 November 2026 | 15:42 WIB
DPR Siapkan Jalur Cepat Pembentukan UU, Pembahasan Dibatasi Satu Masa Sidang
News | Selasa, 03 November 2026 | 15:41 WIB
Apakah Polisi Boleh Menyadap Pejabat? Ini Aturan Hukum yang Berlaku di Indonesia
News | Selasa, 03 November 2026 | 15:35 WIB
Bos CFX Buka-bukaan Soal Peralihan Investor Saham ke Kripto
Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 15:34 WIB
4 Lip Balm SPF Lokal Mengandung Vitamin C untuk Cerahkan Bibir Hitam
Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 15:30 WIB
Review The Diplomat Season 1: Hadirkan Plot Twist Penutup yang Mengejutkan!
Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 15:30 WIB
Eks Wali Kota Sibolga Resmi Ditahan di Kasus Korupsi Pasar Ikan Modern
Sumut | Selasa, 03 November 2026 | 15:26 WIB
Apa Bisa Shampoo Bayam Mustika Ratu untuk Merawat Rambut Rontok dan Tipis?
Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 15:25 WIB
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
Jogja | Selasa, 03 November 2026 | 15:22 WIB