Agus Yudhoyono Menginginkan Jakarta Jadi Kota Romantis

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Senin, 31 Oktober 2016 | 07:12 WIB
Agus Yudhoyono Menginginkan Jakarta Jadi Kota Romantis
Calon Gubernur DKI Agus Harimurti Yudhoyono menarik perhatian sejumlah perempuan di Jakarta, Sabtu (29/10/2016). [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Calon Gubernur DKI Agus Harimurti Yudhoyono ingin agar Jakarta menjadi kota yang romantis dan penuh nostalgia dengan membuatnya lebih aman dan nyaman.

"Alangkah bersyukur dan bangganya Indonesia jika di masa depan Jakarta menjadi kota yang bersih dan tertib dan menjadi kota yang maju secara finansial serta menjadi kota yang romantis dan penuh nostalgia," kata dia dalam pidato politik pertama di Jakarta, Minggu.

Di samping banyak kemajuan dan pencapaian, menurut pria 38 tahun itu, tidak sedikit keadaan dan hal-hal yang belum baik serta masalah yang tidak diselesaikan sebagaimana mestinya.

Ia mencontohkan masalah yang ada di Ibu Kota, antara lain sulitnya mendapatkan pekerjaan, turunnya daya beli masyarakat, belum tercapainya kesejahteraan rakyat terutama bidang pendidikan dan kesehatan serta belum adanya perasaan aman oleh masyarakat.

"Bahkan saya melihat banyak bom waktu yang kalau dibiarkan akan berbahaya. Berbahaya bagi kehidupan masyarakat Jakarta yang kita cintai bersama ini," katanya.

Oleh karena itu, kata dia, masalah yang ada tidak boleh dibiarkan, dan harus diatasi serta dicarikan jalan keluarnya.

Jika penduduk Jakarta mau bekerja keras, dan dipimpin oleh pemimpin yang visioner, ujar dia, Jakarta yang maju, modern dan ramah lingkungan akan dapat diwujudkan.

Ia berharap Jakarta di masa depan memiliki ekonomi yang kuat, infrastruktur maju, nilai demokrasi yang dihormati, perlindungan pada hak-hak asasi manusia, serta menjunjung identitas, seni budaya dan akar tradisinya.

Pilkada DKI Jakarta 2017 diikuti tiga kandidat pasangan calon. Mereka antara lain nomor urut satu Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat serta nomor urut tiga Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Masa kampanye diberlakukan mulai 28 Oktober 2016 hingga 11 Februari 2017. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Rencana Anies Baswedan untuk KIP dan KJP di DKI

Ini Rencana Anies Baswedan untuk KIP dan KJP di DKI

News | Senin, 31 Oktober 2016 | 03:41 WIB

Agus Pidato Sindir Ahok dan DPRD yang Dapat Teriakan Malah Lulung

Agus Pidato Sindir Ahok dan DPRD yang Dapat Teriakan Malah Lulung

News | Minggu, 30 Oktober 2016 | 20:12 WIB

Elektabilitas Ahok Anjlok, Gerindra: Posisi Jokowi Kian Sulit

Elektabilitas Ahok Anjlok, Gerindra: Posisi Jokowi Kian Sulit

News | Minggu, 30 Oktober 2016 | 18:16 WIB

Agus Meroket Ancam Ahok, karena SBY atau Annisa Pohan?

Agus Meroket Ancam Ahok, karena SBY atau Annisa Pohan?

News | Minggu, 30 Oktober 2016 | 19:20 WIB

Terkini

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB

Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!

Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB

Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal

Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:38 WIB

50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS

50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:34 WIB

Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab

Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:26 WIB

Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo

Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:24 WIB

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:09 WIB

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:04 WIB

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:59 WIB

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:55 WIB