Mendobrak Tabu, Gadis Pakistan dan Ibunya Gabung Klub Tinju

Ruben Setiawan

Senin, 31 Oktober 2016 | 19:36 WIB
Mendobrak Tabu, Gadis Pakistan dan Ibunya Gabung Klub Tinju
Razia dan ibunya Haleema sedang berlatih di sasana tinju di Karachi, Pakistan. (AFP)

Suara.com - Gadis langsing, kuat dan bertatapan mata berani ini bernama Razia Banu. Razia, yang berusia 19 tahun ini adalah seorang anggota sebuah klub tinju di Lyari, Karachi, Pakistan.

Lalu, siapa perempuan agak lebih tua yang bertarung dengannya? Jangan terkejut karena perempuan itu adalah sang ibu, yang juga menekuni olah raga yang identik dengan kaum adam itu.

Razia dan sang ibu sedang menggelar pertarungan eksibisi di Klub Tinju Pak Shaheen. Razia mulai bertinju tahun ini, setelah menyaksikan pemakaman petinju legendaris Mohammad Ali.

Atas izin sang ibu, Razia pun bergabung dengan klub tinju, yang juga baru dibuka tahun lalu. Klub ini merupakan klub tinju pertama di Pakistan yang diperuntukkan bagi kaum perempuan.

 

Awalnya, sang ibu, Haleema Abdul Aziz, khawatir apabila mengabulkan permintaan putrinya. Ada banyak pertimbangan, yang pertama adalah masalah ekonomi. Semenjak suaminya meninggal dunia lima tahun silam, dirinyalah yang menjadi tulang punggung keluarga.

Selain itu, masyarakat Pakistan yang cenderung konservatif masih menjadikan perempuan seolah-olah sebagai warga kelas dua, menjadi alasan ia berpikir dua kali untuk memberikan izin tersebut.

Namun, lantaran tidak ingin mengecewakan sang putri, Haleema pun mengizinkannya.

"Saya tidak mengecewakannya karena saya ingin ia berhasil dalam hidupnya," ujar Haleema.

Keinginan Razia yang kuat akhirnya membuat ibunya terinspirasi. Sang ibu pun akhirnya bergabung dalam klub tinju tersebut.

Selain bertinju, Razia punya kegiatan rutin. Perempuan berambut hitam itu bekerja sebagai penerima tamu di sebuah sekolah. Setelah bekerja, ia berangkat kuliah. Razia adalah mahasiswa jurusan perdagangan di kampusnya.

Sepulang kuliah, Razia berangkat ke klub tinju. Di tempat itu, Razia belajar memukul, teknik, serta menggenjot fisiknya. Selain Razia, ada 20 perempuan muda lainnya yang berlatih di klub tersebut.



Dengan fasilitas yang serba terbatas, para anggota berlatih dengan keras. Sebagian murid yang tidak bisa membayar iuran bulanan pun tetap dibiarkan berlatih.

"Kami bahkan tidak memiliki ruang ganti yang layak," kata pendiri dan pelatih di klub tersebut, Yunus Qanbarani.

Kendati berlatih di klub kecil, Razia punya cita-cita yang tinggi. Ia ingin suatu hari nanti bisa berlaga di Olimpiade.

"Saya berharap bisa bertinju di Olimpiade dan bukan hanya berpartisipasi tapi memenangkan emas," kata Razia dengan mata berbinar-binar.

"Saya akan mengejar mimpi saya. Kerja keras tentu tidak akan sia-sia," ujarnya. (AFP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×