Polisi Tangkis Tuduhan Bubarkan Pendemo Pakai Peluru Karet

Pebriansyah Ariefana, Agung Sandy Lesmana

Senin, 07 November 2016 | 17:53 WIB
Polisi Tangkis Tuduhan Bubarkan Pendemo Pakai Peluru Karet
Pendemo bentrok dengan aparat di depan Istana Merdeka. [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Polda Metro Jaya membantah tudingan Imam Besar Front Pembela Islam Rizieq Shihab kepolisian telah menggunakan peluru karet untuk membubarkan massa pendemo di Istana Merdeka, Jumat (4/11/2016) lalu.

"Tidak ada. Lihat saja tidak ada," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Awi Setiyono saat memaparkan video rekaman aksi 4 November di Polda Metro Jaya, Senin (7/11/2016).

Menurutnya, peluru karet baru digunakan aparat kepolisiam ketika membubarkan massa yang melakukan penjarahan mini market di Penjaringan, Jakarta Utara bersamaan dengan aksi demonstrasi di Istana Merdeka.

"Peluru karet digunakan di penjaringan, satu orang kita tembak. Ingat dia kriminal. Dia perusuh, dia penjarah minimarket," kata Awi.

Selain melakukan penjarahan, massa di kawasan Penjaringan juga melakukan pengerusakam sejumlah toko dan fasilitas umum. Bahkan massa juga membakar sepeda motor seorang jurnalis media elektronik yang tengah melakukan pelipuyan.

Polisi terpaksa melepaskan peluru karet ke arah massa, karena telah melakukan tindakan kriminal.

"Bakar motornya wartawan dari TVone. Halte dibakar, toko toko dirusak dan video sudah tersebar bagaimana mereka menjarah. Ketawa tawa mengambil barang milik orang. Pencurian itu," kataa dia.

Diberitakan sebelumnya, Rizieq yang merupakan Pembina Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) mengatakan Polri juga telah melakukan kebohongan. Sebab, menurutnya tak hanya menggunakan gas air mata, polisi juga menembakan peluru karet untuk memukul mundur massa pendemo. Bahkan, kata dia, ada pendemo yang dilindas oleh kendaraan polisi.

"Ternyata polisi juga bohong, polisi didalam mengawal aksi tidak hanya gunakan gas airmata tapi juga gunakan peluru karet, juga melakukan penganiayaan kepada peserta aksi dengan menggunakan kendaraan untuk menabrak peserta aksi lalu kemudian menggilasnya dengan motor," katanya.

Dia pun menyesalkan aksi aparat yang mengawal aksi yang dihadiri oleh ratusan ribu orang tersebut. Kata dia, polisi lebih mengutamakan aturan dan protap yang ada daripada memberikan atau menjamin keamanan dan kenyamanan bagi massa aksi yang disebutnya sebagai masyarakat.

"Kalau polisi alasan protap, malam tidak boleh demo, disini kita harus tahu bahwa keselamatan rakyat tu lebih penting daripada protap. Jadi ada aturan-aturan diatas protap itu sendiri, polisi harus cerdas. Yang hadir itu jutaan orang penembakan gas air mata tidak ada ruang peserta melarikan diri, menyelamatkan diri," kata Rizieq.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Sita Senjata Pendemo di Demo 4 November

Polisi Sita Senjata Pendemo di Demo 4 November

News | Senin, 07 November 2016 | 16:51 WIB

Kondisi Investasi di Indonesia Usai Demo 4 November Versi KADIN

Kondisi Investasi di Indonesia Usai Demo 4 November Versi KADIN

Bisnis | Senin, 07 November 2016 | 15:41 WIB

Presiden Bisa Dimakzulkan Jika Tudingannya Tak Terbukti

Presiden Bisa Dimakzulkan Jika Tudingannya Tak Terbukti

News | Senin, 07 November 2016 | 15:16 WIB

Situasi Panas Usai 4 November, Jokowi Beri Pengarahan TNI

Situasi Panas Usai 4 November, Jokowi Beri Pengarahan TNI

News | Senin, 07 November 2016 | 14:09 WIB

Pemprov Akan Ganti 6.600 Pohon yang Rusak Akibat Demo

Pemprov Akan Ganti 6.600 Pohon yang Rusak Akibat Demo

News | Senin, 07 November 2016 | 12:51 WIB

Ruhut Mengaku Tahu Aktor Politik yang Menunggangi Demo 4 November

Ruhut Mengaku Tahu Aktor Politik yang Menunggangi Demo 4 November

News | Senin, 07 November 2016 | 10:48 WIB

Ani Yudhoyono Anggap Ada Penghinaan Luar Biasa Kepada SBY

Ani Yudhoyono Anggap Ada Penghinaan Luar Biasa Kepada SBY

News | Senin, 07 November 2016 | 10:41 WIB

Polda Metro Jaya Periksa Ketum HMI Terkait Demo Rusuh di Istana

Polda Metro Jaya Periksa Ketum HMI Terkait Demo Rusuh di Istana

News | Senin, 07 November 2016 | 10:34 WIB

79 Polisi Terluka dalam Kerusuhan Demo 4 November

79 Polisi Terluka dalam Kerusuhan Demo 4 November

News | Senin, 07 November 2016 | 08:23 WIB

Dianggap Menghina Jokowi, Ahmad Dhani Dilaporkan ke Polisi

Dianggap Menghina Jokowi, Ahmad Dhani Dilaporkan ke Polisi

Entertainment | Senin, 07 November 2016 | 08:05 WIB

Terkini

Berita Buruk Bukan Sekadar Kabar: Di Balik Layar Ada Orang yang Menderita

Berita Buruk Bukan Sekadar Kabar: Di Balik Layar Ada Orang yang Menderita

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 10:30 WIB

4 Rekomendasi Cushion Anti Gesekan Helm Motor untuk Komuter, Sudah Ada SPF-nya

4 Rekomendasi Cushion Anti Gesekan Helm Motor untuk Komuter, Sudah Ada SPF-nya

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 10:27 WIB

KPK Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN Lampri, Bukti Aliran Uang Korupsi Ditemukan!

KPK Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN Lampri, Bukti Aliran Uang Korupsi Ditemukan!

News | Sabtu, 19 September 2026 | 10:19 WIB

Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis

Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 10:15 WIB

Pertumbuhan Mobil Listrik Dinilai Belum Ancam Industri Komponen Otomotif

Pertumbuhan Mobil Listrik Dinilai Belum Ancam Industri Komponen Otomotif

Otomotif | Sabtu, 19 September 2026 | 10:15 WIB

Bursa Makin Sepi, Asing Angkat Kaki dari Saham RI Usai Purbaya Dicopot Pekan Ini

Bursa Makin Sepi, Asing Angkat Kaki dari Saham RI Usai Purbaya Dicopot Pekan Ini

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 10:14 WIB

Presiden Prabowo Hina Pakar Goblok, Artis Ini Sindir Telak: Padahal Beliau 2+8 Aja 11

Presiden Prabowo Hina Pakar Goblok, Artis Ini Sindir Telak: Padahal Beliau 2+8 Aja 11

Entertainment | Sabtu, 19 September 2026 | 10:09 WIB

5 Sabun Cuci Muka Tanpa Busa Non Foaming untuk Kulit Iritasi

5 Sabun Cuci Muka Tanpa Busa Non Foaming untuk Kulit Iritasi

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 10:08 WIB

Kasus Keracunan Massal Meluas, Daerah Ramai-ramai Mulai Berani Tolak MBG

Kasus Keracunan Massal Meluas, Daerah Ramai-ramai Mulai Berani Tolak MBG

News | Sabtu, 19 September 2026 | 10:00 WIB

Hempaskan Kemerahan, 5 Korean Aloe Vera Gel yang Ampuh Menenangkan Kulit

Hempaskan Kemerahan, 5 Korean Aloe Vera Gel yang Ampuh Menenangkan Kulit

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 10:00 WIB

×