PDIP Perintahkan 2 Anggota DPR Ini Temani Ahok ke Kantor Polisi

Pebriansyah Ariefana, Bagus Santosa

Senin, 07 November 2016 | 18:26 WIB
PDIP Perintahkan 2 Anggota DPR Ini Temani Ahok ke Kantor Polisi
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) usai diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan penodaan agama di Mabes Polri, Jakarta, Senin (7/11). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Anggota Komisi III dari Fraksi PDI Perjuangan Junimart Girsang menemani Gubernur non aktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ke Bareskrim Polri sebagai petugas partai. Dia disuruh partainya.

Hal ini sekaligus membantah bila disebutkan dirinya melakukan intervensi kepada Bareskrim Polri. Apalagi, Komisi III merupakan mitra Polri.

"Saya dan Pak Trimedya Pandjaitan (Anggota Komisi III DPR Fraksi PDI Perjuangan) dalam rangka kepentingan partai, bukan sebagai Anggota Komisi III," kata Junimar di DPR, Senin (7/11/2016).

Mereka berdua ditugasi partai untuk mendampingi Ahok dalam sekaligus mengkoordinir advokat yang menjadi pendamping Ahok. Sebab, Junimart merupakan Kepala Badan Hukum dan Advokasi Pusat PDI Perjuangan, sedangkan Trimedya adalah Ketua DPP Bidang Hukum.

Dia pun sudah memberikan klarifikasi mengenai kedatangannya yang hanya mendampingi advokat untuk Ahok, kepada Kabareskrim Komjen Pol Ari Dono Sukmanto dan Kadiv Propam Mabes Polri Irjen Idham Azis.

"Kami sebagai kepala, tentu harus mengkordinir para advokat yang berada dalam badan bantuan hukum PDI Perjuangan. Itu yang tadi kami bawa ke sana, kami antarkan ke sana, ya sudah mereka dampingi di sana. Itu saja," tuturnya.

Dia beranggapan, kehadiran mereka ke Bareskrim ‎tidak melanggar hukum. Sebab, kasus ini masih proses penyelidikan dan belum masuk ke ranah penyidikan.

"‎Kalau lidik itu kan untuk polisi melakukan klarifikasi kepada pak Ahok. Bukan penyidikan, ini penyelidikan. Penyelidikan itu tentu sifatnya bukan pro justisia. Kalau INI penyidikan tentu kami bisa dipersalahkan untuk itu. Tapi kedatangan kami ke sana untuk mengantar teman-teman advokat badan bantuan hukum PDIP. Setelah itu selesai, kami pulang," kata Junimart.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok Diperiksa 9 Jam di Bareskrim

Ahok Diperiksa 9 Jam di Bareskrim

Foto | Senin, 07 November 2016 | 18:14 WIB

Jubir FPI Sebut Video Porno Ariel-Luna Buat Gambarkan Kasus Ahok

Jubir FPI Sebut Video Porno Ariel-Luna Buat Gambarkan Kasus Ahok

News | Senin, 07 November 2016 | 18:12 WIB

PDIP Yakin Polisi Independen di Kasus Ahok

PDIP Yakin Polisi Independen di Kasus Ahok

News | Senin, 07 November 2016 | 18:10 WIB

Mengapa Buni Yani Meminta Maaf?

Mengapa Buni Yani Meminta Maaf?

News | Senin, 07 November 2016 | 18:00 WIB

Usai Diperiksa 9 Jam, Ahok: Saya Mau Pulang, Sudah Lapar Nih

Usai Diperiksa 9 Jam, Ahok: Saya Mau Pulang, Sudah Lapar Nih

News | Senin, 07 November 2016 | 17:44 WIB

Usai Diperiksa 9 Jam, Diberi 22 Pertanyaan, Ahok Cuma Tersenyum

Usai Diperiksa 9 Jam, Diberi 22 Pertanyaan, Ahok Cuma Tersenyum

News | Senin, 07 November 2016 | 17:22 WIB

Dalang 4 November, PDIP: Kita Sudah Tahu

Dalang 4 November, PDIP: Kita Sudah Tahu

News | Senin, 07 November 2016 | 17:14 WIB

Pascaaksi 4 November, Jokowi Kumpulkan Prajurit, Lalu ke PBNU

Pascaaksi 4 November, Jokowi Kumpulkan Prajurit, Lalu ke PBNU

News | Senin, 07 November 2016 | 16:20 WIB

Buni Yani: Saya Bersaksi Demi Allah, Tidak Mengubah Isi Video

Buni Yani: Saya Bersaksi Demi Allah, Tidak Mengubah Isi Video

News | Senin, 07 November 2016 | 16:05 WIB

Ma'ruf Amin Diperiksa, MUI Tegaskan Sikap ke Ahok Sudah Benar

Ma'ruf Amin Diperiksa, MUI Tegaskan Sikap ke Ahok Sudah Benar

News | Senin, 07 November 2016 | 15:35 WIB

Terkini

Sembunyi di Bekas Gudang, Pria di Bandar Lampung Ditangkap Usai Cabuli Anak di Bawah Todongan Pisau

Sembunyi di Bekas Gudang, Pria di Bandar Lampung Ditangkap Usai Cabuli Anak di Bawah Todongan Pisau

Lampung | Sabtu, 19 September 2026 | 10:49 WIB

Review Film Taboo: The Silent Day, Malapetaka di Balik Pengabaian Adat Bali

Review Film Taboo: The Silent Day, Malapetaka di Balik Pengabaian Adat Bali

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 10:45 WIB

Bromo Tutup Akibat Karhutla, Kemenpar Klaim Minat Kunjungan Wisatawan Tidak Menurun

Bromo Tutup Akibat Karhutla, Kemenpar Klaim Minat Kunjungan Wisatawan Tidak Menurun

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 10:42 WIB

Harga Emas Antam Naik Lagi, Tembus Rp2,6 Juta per Gram

Harga Emas Antam Naik Lagi, Tembus Rp2,6 Juta per Gram

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 10:41 WIB

Danny Setiawan Meninggal Dunia, Eks Gubernur Jabar yang Dikenal Dedi Mulyadi sebagai 'Ahli Kebaikan'

Danny Setiawan Meninggal Dunia, Eks Gubernur Jabar yang Dikenal Dedi Mulyadi sebagai 'Ahli Kebaikan'

News | Sabtu, 19 September 2026 | 10:40 WIB

Berita Buruk Bukan Sekadar Kabar: Di Balik Layar Ada Orang yang Menderita

Berita Buruk Bukan Sekadar Kabar: Di Balik Layar Ada Orang yang Menderita

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 10:30 WIB

4 Rekomendasi Cushion Anti Gesekan Helm Motor untuk Komuter, Sudah Ada SPF-nya

4 Rekomendasi Cushion Anti Gesekan Helm Motor untuk Komuter, Sudah Ada SPF-nya

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 10:27 WIB

KPK Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN Lampri, Bukti Aliran Uang Korupsi Ditemukan!

KPK Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN Lampri, Bukti Aliran Uang Korupsi Ditemukan!

News | Sabtu, 19 September 2026 | 10:19 WIB

Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis

Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 10:15 WIB

Pertumbuhan Mobil Listrik Dinilai Belum Ancam Industri Komponen Otomotif

Pertumbuhan Mobil Listrik Dinilai Belum Ancam Industri Komponen Otomotif

Otomotif | Sabtu, 19 September 2026 | 10:15 WIB

×