Ahok Dicekal, Kapolri: Kita Tak Ingin Kecolongan

Pebriansyah Ariefana, Agung Sandy Lesmana

Rabu, 16 November 2016 | 11:01 WIB
Ahok Dicekal, Kapolri: Kita Tak Ingin Kecolongan
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) usai diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan penodaan agama di Mabes Polri, Jakarta, Senin (7/11). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Penyidik Bareksrim akan melakukan upaya pencekalan ke luar negeri terhadap Gubernur DKI Jakarta non aktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Ahok menjadi tersangka kasus dugaan penistaan agama

"Kita tidak ingin kecolongan, lebih baik kita cekal," kata Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (16/11/2016).

Ahok ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penistaan agama. Ahok diduga telah melanggar Pasal 156 a KUHP Tentang Penodaan Agama terkait ucapan kontroversialnya terkait surat Al Maidah ayat 51.

Sebelumnya, Ahok menanggapi status tersangkanya itu. Dia meminta seluruh pendukungnya di Pilkada Jakarta 2017 untuk tetap tenang.

Status tersangka Ahok tidak mempengaruhi statusnya sebagai calon gubernur DKI Jakarta. Dia hanya meminta kasus dugaan penistaan agama yang dituduhkan kepadanya dapat segera dilimpahkan ke pengadilan.

"Kalau memang ditentukan saya tersangka pun proses pemilihan masih berjalan kita akan fight di pengadilan ‎seperti kasus reklamasi, kasus Sumber Waras," ujar Ahok di Rumah Lembang, Jalan Lembang, nomor 25 dan 27, Mentang, Jakarta Pusat, Rabu siang.

"Saya bilang kayak kasus Sumber Waras buka berita acaranya biar semua orang nonton. Kalau kasus penistaan agama tuduh saya dinaikan ke persidangan, itu bagus menurut sya, biar semua orang menonton, melihat, masuk akal apa tidak?" kata Ahok.

Mantan Bupati Belitung Timur ini meminta pendukungya untuk lebih semangat memenangkan pasangan Ahok-Djarot Saiful Hidayat di pesta demokrasi tahun depan. Dia bahkan berharap dapat menang satu putaran.

"Yang penting bapak ibu jangan patah semangat. Bisa bayangin nggak malunya orang-orang yang memfitnah itu, kita ditersangkain, di pengadilan berdebat panjang kan tuh, eh kita menang satu putaran, malu dia," kata Ahok.

baca juga

"Jadi itu yang penting, kita harus fight, malu itu dia. Jadi kita satu putaran. Jadi bapak ibu jangan nggak mau ke TPS. Kita cuma butuh 50 persen plus satu kok," Ahok menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Politisi Golkar Ini Klaim Tahu Ahok Tersangka Sejak Kemarin

Politisi Golkar Ini Klaim Tahu Ahok Tersangka Sejak Kemarin

News | Rabu, 16 November 2016 | 10:55 WIB

Jadi Tersangka Penistaan Agama, Ahok Dicegah ke Luar Negeri

Jadi Tersangka Penistaan Agama, Ahok Dicegah ke Luar Negeri

News | Rabu, 16 November 2016 | 10:40 WIB

Jadi Tersangka Penistaan Agama, Ahok Siap Melawan

Jadi Tersangka Penistaan Agama, Ahok Siap Melawan

News | Rabu, 16 November 2016 | 10:30 WIB

Ahok Resmi Jadi Tersangka Penistaan Agama

Ahok Resmi Jadi Tersangka Penistaan Agama

News | Rabu, 16 November 2016 | 10:18 WIB

Ahok Sebut Ada Oknum Penyidik Pantau Youtube Buat Cari Kesalahan

Ahok Sebut Ada Oknum Penyidik Pantau Youtube Buat Cari Kesalahan

News | Rabu, 16 November 2016 | 10:06 WIB

Kasus Ahok, Kompolnas: Polri Bekerja Optimal

Kasus Ahok, Kompolnas: Polri Bekerja Optimal

News | Rabu, 16 November 2016 | 09:47 WIB

Kasus Ahok, Kompolnas: Tunggu Hasilnya, Jangan Terpancing Isu

Kasus Ahok, Kompolnas: Tunggu Hasilnya, Jangan Terpancing Isu

News | Selasa, 15 November 2016 | 22:55 WIB

Dokter Cantik Bella Pun Kesengsem Ikut Ahok Kampanye

Dokter Cantik Bella Pun Kesengsem Ikut Ahok Kampanye

News | Selasa, 15 November 2016 | 22:13 WIB

Didatangi Agus, Kok Pedagang Pasar Ini Malah Pilih Ahok

Didatangi Agus, Kok Pedagang Pasar Ini Malah Pilih Ahok

News | Selasa, 15 November 2016 | 21:47 WIB

Kasus Ahok, Bareskrim: Pelapor dan Terlapor Tak Dibeda-bedakan

Kasus Ahok, Bareskrim: Pelapor dan Terlapor Tak Dibeda-bedakan

News | Selasa, 15 November 2016 | 21:29 WIB

Terkini

Pakar Ingatkan BGN: Sertifikat Higiene Tak Cukup Cegah Keracunan MBG

Pakar Ingatkan BGN: Sertifikat Higiene Tak Cukup Cegah Keracunan MBG

News | Senin, 21 September 2026 | 22:20 WIB

KPK Sita Dokumen dan Bukti Elektronik dari Kantor Summarecon Agung di Kabupaten Bogor

KPK Sita Dokumen dan Bukti Elektronik dari Kantor Summarecon Agung di Kabupaten Bogor

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:19 WIB

Dua Jenderal TNI Dilaporkan ke Puspom Terkait Dugaan Penyerobotan Lahan di Menteng

Dua Jenderal TNI Dilaporkan ke Puspom Terkait Dugaan Penyerobotan Lahan di Menteng

News | Senin, 21 September 2026 | 22:17 WIB

Konflik Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg Berakhir Damai, Warga Minta Maaf Secara Terbuka

Konflik Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg Berakhir Damai, Warga Minta Maaf Secara Terbuka

Banten | Senin, 21 September 2026 | 22:14 WIB

Heboh Penemuan Jasad Wanita Belanda Tewas di Hotel Bandung, Polisi Gelar Penyelidikan

Heboh Penemuan Jasad Wanita Belanda Tewas di Hotel Bandung, Polisi Gelar Penyelidikan

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 22:11 WIB

Kasus Korupsi MBG, Kejagung Periksa 7 Saksi Termasuk Penyedia Peralatan SPPG

Kasus Korupsi MBG, Kejagung Periksa 7 Saksi Termasuk Penyedia Peralatan SPPG

News | Senin, 21 September 2026 | 22:08 WIB

Bawaslu Kabupaten Bogor Perkuat Pencegahan Politik Uang Lewat Desa Anti Politik Uang

Bawaslu Kabupaten Bogor Perkuat Pencegahan Politik Uang Lewat Desa Anti Politik Uang

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:06 WIB

Kasus Suap HGB Summarecon Bogor Naik Penyidikan, Mungkinkah Nusron Wahid Diperiksa KPK?

Kasus Suap HGB Summarecon Bogor Naik Penyidikan, Mungkinkah Nusron Wahid Diperiksa KPK?

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 21:52 WIB

Amnesty Minta Pelaku Pembubaran Ibadah GKPI Tangerang Diproses Hukum

Amnesty Minta Pelaku Pembubaran Ibadah GKPI Tangerang Diproses Hukum

News | Senin, 21 September 2026 | 21:41 WIB

Ahli Soroti Kerugian Negara Rp2 Triliun di Kasus TPL: Harus Diaudit BPK

Ahli Soroti Kerugian Negara Rp2 Triliun di Kasus TPL: Harus Diaudit BPK

News | Senin, 21 September 2026 | 21:36 WIB

×