Sarapan Bareng Surya Paloh, Ini yang Dibahas Jokowi

Rizki Nurmansyah | Erick Tanjung | Suara.com

Selasa, 22 November 2016 | 10:31 WIB
Sarapan Bareng Surya Paloh, Ini yang Dibahas Jokowi
Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh, lakukan sarapan pagi bersama di beranda belakang Istana Merdeka, Selasa (22/11/2016) [Suara.com/Erick Tanjung]

Suara.com - Presiden Joko Widodo lakukan sarapan pagi bersama dengan Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Surya Paloh, di beranda belakang Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (22/11/2016) pagi.

Sambil bersantap bubur ayam, bakmie, dan minuman teh yang tersaji, keduanya membicarakan berbagai permasalahan bangsa terkini.

"Tadi baru saja saya makan pagi dengan bapak Surya Paloh. Dan saya ingin menegaskan bahwa penguatan kembali spirit kemajemukan, spirit pluralisme, saling menghargai, saling menghormati, saling mengasihi, saling menyayangi antar anak bangsa sangat diperlukan sekarang dan akan datang," kata Jokowi kepada wartawan usai sarapan bersama Surya Paloh.

Dalam pertemuan itu, Jokowi juga membahas penguatan ideologi Pancasila bagi seluruh elemen masyarakat. Termasuk mengenai kebijakan-kebijakan pemerintah dan produk Undang-Undang yang dikeluarkan parlemen.

"Kami bicara pemantapan kembali ideologi pancasila oleh seluruh komponen bangsa, ini bukan pemerintah saja, tapi pemuka masyarakat, pemuka agama. Didalamya termasuk produk yang dikeluarkan DPR, maupun kebijakan pemerintah harus bermuara dalam ideologi pancasila," ujar dia.

Selain itu, lanjut Jokowi, yang paling penting saat ini adalah penanganan terhadap ideologi-ideologi ekstrim yang bertentangan dengan Pancasila dan mengancam NKRI.

"Ini yang sangat penting, pemerintah bertekad dengan semua kekuatan untuk mencegah tumbuh kembangnya paham radikalisme di Indonesia," tandas dia.

Sebelumnya, Senin (21/11/2016) siang, Jokowi makan siang bersama Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

Pekan sebelumnya, Jokowi juga menerima kedatangan Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto, di Istana Merdeka.

Selain membicarakan masalah kebangsaan, keduanya juga bersantap makan siang bersama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Setelah Prabowo dan Mega, Giliran Surya Paloh Diajak Makan Jokowi

Setelah Prabowo dan Mega, Giliran Surya Paloh Diajak Makan Jokowi

News | Selasa, 22 November 2016 | 09:20 WIB

Karnaval Cinta NKRI

Karnaval Cinta NKRI

Foto | Minggu, 20 November 2016 | 15:39 WIB

Surya Paloh Berharap Ahok Tak Jadi Terpidana Penistaan Agama

Surya Paloh Berharap Ahok Tak Jadi Terpidana Penistaan Agama

News | Kamis, 17 November 2016 | 18:49 WIB

Pertemuan Surya Paloh dan Setya Novanto

Pertemuan Surya Paloh dan Setya Novanto

Foto | Kamis, 17 November 2016 | 18:10 WIB

Pramono Anung Lapor Mega Soal Cara Jokowi Jaga Stabilitas Politik

Pramono Anung Lapor Mega Soal Cara Jokowi Jaga Stabilitas Politik

News | Kamis, 17 November 2016 | 18:02 WIB

Terkini

KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya

KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:05 WIB

Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz

Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:00 WIB

Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan

Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:39 WIB

Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"

Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:32 WIB

Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu

Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:32 WIB

Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir

Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:23 WIB

Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!

Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:28 WIB

'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?

'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:07 WIB

Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat

Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:03 WIB

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:54 WIB