Jokowi Hapal Pengusaha di Sulsel Masih Simpan Dana di Luar Negeri

Tomi Tresnady

Sabtu, 26 November 2016 | 05:11 WIB
Jokowi Hapal Pengusaha di Sulsel Masih Simpan Dana di Luar Negeri
Presiden Joko Widodo didampingi Menkop dan UMKM Anak Agung Ngurah Puspayoga dan Mensesneg Pratikno bertemu pengusaha UMKM di Istana Merdeka, Jumat (25/11/2016). [Antara]

Suara.com - Presiden Joko Widodo pada sosialisasi "Tax Amnesty" atau amnesti pajak periode kedua, Oktober-Desember 2016, menyindir beberapa pengusaha yang duduk dibagian terdepan agar segera ikut program ini.

"Masih banyak dana rakyat Indonesia itu masih tersimpan di luar negeri dan di sini juga saya masih hafal satu dua orang mukanya yang menyimpan uangnya di luar negeri," ujarnya dihadapan 4.000 warga Sulsel di Makassar, Jumat malam (26/11/2016), seperti diberitakan Antara.

Ia mengatakan, sejumlah nama-nama pengusaha yang ada di Sulsel juga masih dikenalnya dan menyimpan dananya di luar negeri. Beliau mengharapkan agar pada periode kedua ini segera ikut amnesti pajak.

"Nama-namanya ada di kantong saya. Masih saya hafal mukanya. Saya ke sini tak sekadar jumpa pers. Tapi saya mau tax amnesty ini semuanya bergerak, mulai yang kecil, menengah hingga yang besar," katanya.

Bukan cuma itu, dalam sambutannya juga dirinya menyatakan jika pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan itu sangat tinggi dengan pencapaian 8-9 persen.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyebut jika pertumbuhan ekonomi juga sebagai proses kenaikan kapasitas produksi suatu perekonomian yang diwujudkan dalam bentuk kenaikan pendapatan nasional.

Namun dirinya kembali mengingatkan agar dengan pertumbuhan ekonomi yang termasuk tertinggi di Indonesia itu dibarengi dengan kepatuhan membayar pajak.

"Ingat, saat ini biaya tebusannya masih sangat rendah yakni tiga persen. Di periode pertama itu 2,5 persen. Untuk orang per orang dan UMKM itu hanya 0,5 persen," sebutnya.

Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengingatkan kepada 4.000 warga yang ada di ruangan hotel agar segera melaporkan harta kekayaannya pada periode kedua ini.

"Berdasarkan data, jumlah warga Sulawesi Selatan yang ikut program tax amnesty ini hanya 8.871 orang atau dua kali lebih banyak dari yang ada di ruangan ini," katanya.

Dia menuturkan, tarif pajak penghasilan (PPh) normal dan sanksi bunga dua persen per bulan berlaku bagi Wajib Pajak yang kedapatan memiliki harta yang selama ini tidak dilaporkan di Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan PPh dan tidak ikut tax amnesty.

"Kalau tidak ikut tax amnesty dalam jangka waktu tiga tahun terhitung sejak tax amnesty berlaku, apabila Ditjen Pajak menemukan data terkait harta, maka harta tersebut dianggap sebagai tambahan penghasilan jadi kena tarif normal bisa 25 persen dan sanksi bunga dua persen per bulan," tegas Sri Mulyani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

DJP Ingin Kesadaran Pajak Masuk Kurikulum Sekolah

DJP Ingin Kesadaran Pajak Masuk Kurikulum Sekolah

Bisnis | Selasa, 15 November 2016 | 14:06 WIB

Pakar Perpajakan: Tax Amnesty Merupakan Kebijakan Terobosan

Pakar Perpajakan: Tax Amnesty Merupakan Kebijakan Terobosan

Bisnis | Rabu, 02 November 2016 | 04:26 WIB

H-1, Amnesti Pajak Catat Harta Rp3.195 Triliun

H-1, Amnesti Pajak Catat Harta Rp3.195 Triliun

Bisnis | Jum'at, 30 September 2016 | 08:19 WIB

DJP Beri Kemudahan Adminisrasi Peserta Amnesti Pajak Periode I

DJP Beri Kemudahan Adminisrasi Peserta Amnesti Pajak Periode I

Bisnis | Jum'at, 23 September 2016 | 22:54 WIB

Kemenkeu Sempurnakan 6 Aturan Terkait Amnesti Pajak

Kemenkeu Sempurnakan 6 Aturan Terkait Amnesti Pajak

Bisnis | Kamis, 22 September 2016 | 02:48 WIB

Tommy Soeharto Ikut Amnesti Pajak

Tommy Soeharto Ikut Amnesti Pajak

Foto | Kamis, 15 September 2016 | 14:43 WIB

Tebusan Amnesti Pajak Per 10 September Capai Rp8,5 Triliun

Tebusan Amnesti Pajak Per 10 September Capai Rp8,5 Triliun

Bisnis | Sabtu, 10 September 2016 | 22:26 WIB

Misbakhun: Ingin Jadi Bangsa Merdeka, Bayarlah Pajak!

Misbakhun: Ingin Jadi Bangsa Merdeka, Bayarlah Pajak!

Bisnis | Selasa, 06 September 2016 | 13:55 WIB

Terkini

Kemarau Salah, Hujan Salah: Menguji Tata Kelola Lingkungan di Indonesia

Kemarau Salah, Hujan Salah: Menguji Tata Kelola Lingkungan di Indonesia

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 16:17 WIB

Ketimpangan Relasi: Rakyat Berjuang Tanpa Bantuan, Negara Menarik Pungutan

Ketimpangan Relasi: Rakyat Berjuang Tanpa Bantuan, Negara Menarik Pungutan

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 16:15 WIB

Zaskia Sungkar Doakan Raffi Ahmad: Semoga Allah Kembalikan Sahabat Kami dari Dunianya Sekarang

Zaskia Sungkar Doakan Raffi Ahmad: Semoga Allah Kembalikan Sahabat Kami dari Dunianya Sekarang

Entertainment | Senin, 02 November 2026 | 16:14 WIB

Tegaskan Wantimpres Tak Bahas Putusan MA Soal Gibran, Margarito: Itu Bukan Isu Presiden

Tegaskan Wantimpres Tak Bahas Putusan MA Soal Gibran, Margarito: Itu Bukan Isu Presiden

News | Senin, 02 November 2026 | 16:11 WIB

Sikap Golkar Tanggapi Desakan Gibran Mundur Usai Putusan MA: Kami Pelajari Kata per Kata!

Sikap Golkar Tanggapi Desakan Gibran Mundur Usai Putusan MA: Kami Pelajari Kata per Kata!

News | Senin, 02 November 2026 | 16:10 WIB

Pebalap Muda Astra Honda Raih Podium di Sepang Malaysia

Pebalap Muda Astra Honda Raih Podium di Sepang Malaysia

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 16:08 WIB

Banner 'Oligarki' di Rawa Buntu Tangsel Diturunkan Satpol PP, Netizen: Giliran Begini Cepet

Banner 'Oligarki' di Rawa Buntu Tangsel Diturunkan Satpol PP, Netizen: Giliran Begini Cepet

News | Senin, 02 November 2026 | 16:06 WIB

BPOM dan Polri Perketat Pengawasan Narkotika, Vape hingga Kosmetik Ilegal

BPOM dan Polri Perketat Pengawasan Narkotika, Vape hingga Kosmetik Ilegal

News | Senin, 02 November 2026 | 16:03 WIB

Golkar Minta Para Pimpinan Parpol Segera Bertemu Sikapi Putusan MA Soal Suket Gibran

Golkar Minta Para Pimpinan Parpol Segera Bertemu Sikapi Putusan MA Soal Suket Gibran

News | Senin, 02 November 2026 | 16:01 WIB

Sinopsis Akka, Angkat Kisah Gangster Perempuan di India Era 1980-an

Sinopsis Akka, Angkat Kisah Gangster Perempuan di India Era 1980-an

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 16:00 WIB

×